Aturan Terbaru PPKM Luar Jawa-Bali: Mulai dari WFO sampai Seminar Ilustrasi pekerja perkantoran saat pandemi COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah untuk kesekian kalinya kembali memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang.

Keputusan itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 21 Tahun 2022 yang berlaku efektif dari 12-25 April 2022.

Baca Juga

PPKM 12 Sampai 25 April: Tidak Ada Zona Merah di Luar Jawa Bali

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan, PPKM diperpanjang ketika hasil evaluasi level asesmen menunjukkan, transisi komunitas (TK) kasus konfirmasi terus menurun.

Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan, tidak ada provinsi yang berada di Level 4. Tingkat Kematian juga terus terkendali.

Lalu, sebanyak 16 Provinsi masih memiliki Kapasitas Respon terbatas akibat testing atau tracing yang terbatas, tujuh Provinsi lain di kategori sedang, dan 4 Provinsi lain berkategori memadai.

"Dengan kondisi tersebut maka hasil evaluasi adalah untuk level asesmen 3, terdapat 7 provinsi, level asesmen 2 ada 17 provinsi, dan level asesmen 1 ada 3 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kepulauan Riau (Kepri)," jelas dia kepada wartawan, Selasa (12/4).

Sementara jika dilihat perkembangan level asesmen pada 386 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali, rinciannya adalah level asesmen 1 meningkat menjadi 88 kabupaten/kota, dan level asesmen 2 meningkat menjadi 287 kabupaten/kota.

Lalu, level asesmen 3 menurun menjadi 11 kabupaten/kota. Di pekan sebelumnya, level asesmen 3 meliputi 69 kabupaten kota. Sedangkan level asesmen 4 sebanyak 0 kabupaten/kota.

"Penerapan Level PPKM di luar Jawa-Bali mengalami perbaikan yang signifikan dimana level 3 turun (membaik) dari 110 menjadi 43 kabupaten/kota, dan Level 1 naik (membaik) dari 26 menjadi 84 kabupaten/kota,” papar Airlangga.

Adapun rincian dan komposisi level PPKM untuk 386 kabupaten/kota di luar Jawa – Bali yaitu:

1. Level 1 meningkat dari 26 menjadi 84 kabupaten/kota.

2. Level 2 meningkat dari 250 menjadi 259 kabupaten/kota.

3. Level 3 menurun dari 110 menjadi 43 kabupaten/kota

Adapun untuk mengetahui detail lebih lanjut, berikut merupakan aturan selama PPKM Level 1-3 di luar Jawa-Bali dua pekan ke depan.

Baca Juga

Dua Bulan Terapkan PPKM Level 3, Pekan Ini Bandung Turun Level

1. Work From Office (WFO)

Pemerintah menetapkan aturan pada kantor atau kegiatan sektor non esensial daerah PPKM Level 3 dapat beroperasi 50 persen WFO bagi pegawai yang sudah divaksin.

Namun apabila ditemukan klaster penyebaran COVID-19, maka sektor yang bersangkutan ditutup selama lima hari kerja.

Sementara pada daerah PPKM Level 2 menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 25 persen dan WFO sebesar 75 persen.

Sedangkan pada daerah Level 1 diperkenankan 100 persen WFO. Selama masa PPKM, perusahaan juga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

2. Tempat Ibadah

Tempat ibadah baik Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah di daerah PPKM Level 3 dapat mengadakan kegiatan peribadatan. Atau keagamaan berjamaah dengan maksimal 50 persen kapasitas dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dengan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Adapun pada daerah PPKM Level 2, aktivitas peribadatan dibatasi dengan maksimal 75 persen kapasitas, sementara pada daerah PPKM Level 1 sudah diperkenankan 100 persen.

Namun khusus untuk daerah yang berada di Level 3, disarankan untuk lebih dioptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah masing-masing sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Agama.

3. Kegiatan di Mal

Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal atau pusat perdagangan di daerah PPKM Level 3 luar Jawa-Bali, diizinkan beroperasi 50 persen pada Pukul 10.00 hingga 21.00 waktu setempat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

Sementara pada daerah PPKM Level 2 diizinkan beroperasi 75 persen dengan jam operasi yang diperpanjang hingga pukul 22.00 waktu setempat.

Selanjutnya, maksimal kapasitas pusat perbelanjaan sebesar 100 persen bagi daerah PPKM Level 1 di luar Jawa-Bali dengan jam operasi hingga pukul 22.00 waktu setempat.

4. Rumah Makan dan Kafe

Selama PPKM level 3 di luar Jawa-Bali, restoran atau rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang atau besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan atau mal.

Maka mereka dapat melayani makan di tempat dengan dibatasi jam operasional sampai Pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen atau dua orang per meja.

Adapun pada daerah PPKM Level 2, untuk aktivitas di rumah makan dan kafe disediakan kapasitas sebesar 75 persen dengan jam operasional yang diperpanjang hingga pukul 22.00 waktu setempat.

Sementara pada PPKM Level 1 berlaku ketetapan 100 persen kapasitas dan maksimal beroperasi pukul 22.00 waktu setempat.

5. Bioskop

Bioskop di daerah PPKM level 3 dapat beroperasi dengan ketentuan kapasitas maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Selain itu, anak usia 6-12 tahun wajib didampingi orang tua dan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama. Sementara operasional Bioskop pada daerah PPKM Level 2 wajib memberlakukan kapasitas maksimal 75 persen, dan daerah Level 1 maksimal 100 persen.

6. Area Publik dan Taman

Pemerintah juga mengatur, fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya di daerah PPKM Level 3 boleh dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Selanjutnya, anak usia di bawah 12 tahun wajib didampingi orang tua, dan khusus untuk anak usia 6 tahun sampai dengan 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Adapun pada daerah PPKM Level 2, diberlakukan kapasitas sebesar 75 persen. Sementara pada PPKM Level 1 berlaku ketetapan 100 persen kapasitas.

7. Kegiatan Seni di Fasilitas UmumTerkini, kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) di daerah level 3 dapat dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Sementara daerah PPKM Level 2 wajib memberlakukan kapasitas maksimal 75 persen, dan daerah Level 1 maksimal 100 persen.

8. Tempat Gym atau Fitnes

Pemerintah juga memperketat kegiatan di pusat kebugaran atau gym yang PPKM level 3, saat ini diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Tererta wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Adapun pada daerah PPKM Level 2, diberlakukan kapasitas sebesar 75 persen. Sementara pada PPKM Level 1 berlaku ketetapan 100 persen kapasitas.

9. Resepsi

Pelaksanaan resepsi di daerah PPKM Level 3 dan level 2 dapat diadakan dengan maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Sedangkan pada daerah PPKM Level 1 sudah bisa memberlakukan resepsi dengan kapasitas maksimal 75 persen.

10. Seminar

Pelaksanaan kegiatan rapat, seminar dan pertemuan luring masih belum diizinkan dilaksanakan di daerah PPKM Level 3.

Namun, kegiatan seminar luring diizinkan dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimal 75 persen bagi daerah PPKM Level 2, dan pada PPKM Level 1 sudah diberlakukan kapasitas maksimal 100 persen.

Selain itu, kegiatan seminar boleh dilakukan dengan syarat wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh pemerintah daerah. (Knu)

Baca Juga

PPKM Diperpanjang, Jam Buka Mal di Jabodetabek Sampai Pukul 22.00

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perkembangan Baru Kasus COVID-19 di Kota Gudeg
Indonesia
Perkembangan Baru Kasus COVID-19 di Kota Gudeg

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat total angka akumulasi kematian sejak awal pandemi sampai Minggu (17/10) sebanyak 5.232 kasus.

Polda NTB Ungkap Motif Anggota Polsek Wanasaba Tembak Mati Rekan Kerjanya
Indonesia
Polda NTB Ungkap Motif Anggota Polsek Wanasaba Tembak Mati Rekan Kerjanya

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan motif anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, berinisial MN yang menembak mati rekan kerjanya, Brigadir Polisi Satu berinisial HT

Forum B20 Bahas Pasar Karbon dan Penyaluran Dana Biayai Transisi Energi
Indonesia
Forum B20 Bahas Pasar Karbon dan Penyaluran Dana Biayai Transisi Energi

Sektor energi merupakan sektor yang memiliki tantangan yang paling kritis untuk beralih ke energi berkelanjutan sebagai upaya mengurangi emisi karbon yang menjadi penyebab gas rumah kaca.

KAI Daop 6 Siapkan 8 KA Tambahan Selama Libur Nataru
Indonesia
KAI Daop 6 Siapkan 8 KA Tambahan Selama Libur Nataru

PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan delapan kereta api tambahan selama libur Natal dan Tahun Baru 2022. KA tambahan dijalankan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang ke kota wisata ini.

Cak Imin Usul Pemilu 2024 Ditunda, PKS Singgung Rezim Otoriter
Indonesia
Cak Imin Usul Pemilu 2024 Ditunda, PKS Singgung Rezim Otoriter

Mardani mengingatkan rezim otoriter muncul karena waktu berkuasa yang terlalu lama. Karena itu, PKS menolak usul penundaan Pemilu 2024.

Polresta Surakarta Musnahkan 1.259 Knalpot Brong Seharga Rp 1 Miliar
Indonesia
Polresta Surakarta Musnahkan 1.259 Knalpot Brong Seharga Rp 1 Miliar

Kasus knalpot brong ini kerap muncul keluhan dari masyarakat

[HOAKS atau FAKTA]: Kartu Nikah Versi Baru dengan Empat Kolom Foto Istri
Indonesia
Kepatuhan Prokes Pakai Masker Mulai Turun
Indonesia
Kepatuhan Prokes Pakai Masker Mulai Turun

Pemerintah memutuskan akan ada beberapa pengendalian untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di Nataru.

Aksi Sopir Ferdy Sambo Intimidasi Wartawan Rusak Citra Institusi
Indonesia
Aksi Sopir Ferdy Sambo Intimidasi Wartawan Rusak Citra Institusi

Sopir Irjen Ferdy Sambo, Bharada Sadam rampung menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Pemerintah Yakin Target 70 Persen Vaksin Lengkap Tercapai April
Indonesia
Pemerintah Yakin Target 70 Persen Vaksin Lengkap Tercapai April

Kemenkes terus meningkatkan angka vaksinasi dosis kedua atau lengkap untuk mencapai target 70 persen dari total penduduk.