Aturan Naik KRL Makin Ketat, Penumpang Wajib Bawa Surat Perintah Perusahaan Penumpang KRL. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah masih memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 6 September 2021.

KAI Commuter menegaskan, pengguna kereta rel listrik (KRL) masih wajib membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat tugas. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 58 tahun 2021.

Baca Juga

52.226 Warga Berpergian Gunakan KRL saat PPKM Level 3

"Pengguna KRL masih diwajibkan menunjukkan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (1/9).

Anne menegaskan, pengguna KRL juga tetap diwajibkan menunjukan kelengkapan dokumen yang disyaratkan tersebut kepada petugas di stasiun.

Operasional dan layanan KAI Commuter juga masih berjalan sesuai ketentuan pada masa PPKM yaitu sebanyak 983 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00 WIB hingga 22.00 WIB.

KAI Commuter juga memberlakukan pembatasan kapasitas maksimal pengguna KRL yaitu 52 orang per kereta untuk penerapan jaga jarak yang aman.

KRL
Penumpang KRL. (Foto: MP/Kanugrahan)

Para pengguna diimbau mengikuti protokol kesehatan secara ketat antara lain dengan jmencuci tangannya sebelum dan sesudah naik KRL memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan tambahan di stasiun-stasiun.

Dia memastikan, petugas di lapangan akan melakukan penyekatan jika kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota. Terutama pada jam sibuk yaitu pagi hari pukul 07.00 WIB-08.00 WIB dan sore hari pukul 17.00 WIB -18.00 WIB.

“Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun pada jam-jam sibuk melalui aplikasi KRL Access secara real time,” tutur Anne.

Sementara itu, operasional di Stasiun Rangkasbitung, Citeras, dan Maja mulai Selasa (31/8) kembali melayani naik atau turun pengguna sesuai jam operasional KRL.

Sebelumnya, pengguna KRL di tiga stasiun tersebut hanya dapat naik atau turun pada pukul 04.00-07.30 WIB dan 16.15-19.15 WIB.

Hal ini, dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mengizinkan kembali ketiga stasiun di wilayahnya melayani naik turun pengguna KRL tanpa pembatasan jam layanan di pagi dan sore hari. (Knu)

Baca Juga

Kantor Mulai Dilonggarkan, Penumpang KRL Mulai Meningkat Lagi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Anak Buah Anies Bangun Proyek DP 0 Persen di Tanah yang Tak Penuhi Syarat
Indonesia
Eks Anak Buah Anies Bangun Proyek DP 0 Persen di Tanah yang Tak Penuhi Syarat

Lahan tanah Munjul yang dibeli PPSJ dari PT Adonara Propertindo tersebut berada dalam zona hijau rekreasi

Dukung Duet Ganjar-Puan, FX Rudy Yakin Indonesia Bisa Lebih Maju Lagi
Indonesia
Dukung Duet Ganjar-Puan, FX Rudy Yakin Indonesia Bisa Lebih Maju Lagi

Rudy menambahkan, jika Ganjar dan Puan dapat bekerja sama untuk bangsa dan negara, maka diyakini Indonesia akan dapat lebih maju lagi.

Warga Miskin Ekstrem Ditargetkan Berkurang 3 Juta di 2023
Indonesia
Warga Miskin Ekstrem Ditargetkan Berkurang 3 Juta di 2023

Pada 2023, pemerintah akan menyusun anggaran secara sangat hati-hati dengan tetap memperhatikan tekanan dari pandemi COVID-19.

Pemerintah Akan Memusnahkan Vaksin COVID-19 yang Kedaluwarsa
Indonesia
Pemerintah Akan Memusnahkan Vaksin COVID-19 yang Kedaluwarsa

Stok vaksin di sejumlah daerah sudah kedaluwarsa imbas dari sebagian besar masyarakat Indonesia sudah divaksinasi. Pemerintah akan segera memusnahkannya agar tak disalahgunakan. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui banyak negara maju memberikan vaksin COVID-19 untuk Indonesia. Namun, pemerintah mampu menggencarkan stok vaksin sehingga tidak terbuang.

Bayangan Jokowi tentang Ibu Kota Negara di Masa Depan
Indonesia
Bayangan Jokowi tentang Ibu Kota Negara di Masa Depan

Pembangunan IKN baru harus menjadi momentum untuk membangun sebuah kota yang sehat, efisien, dan produktif.

Penendang Sesajen Gunung Semeru Dituntut 7 Bulan Bui Denda Rp 50 Juta
Indonesia
Penendang Sesajen Gunung Semeru Dituntut 7 Bulan Bui Denda Rp 50 Juta

Sempat viral di media sosial tentang Hadfana Firdaus yang menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru pada awal Januari 2022

Ragam Kegiatan Ramadan di DKI, Termasuk Salat Idul Fitri di JIS
Indonesia
Ragam Kegiatan Ramadan di DKI, Termasuk Salat Idul Fitri di JIS

Ramadan Market dan Jazz Festival dalam bentuk bazar untuk menggairahkan aktivitas ekonomi UMKM.

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Wajib 10 Hari Karantina
Indonesia
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Wajib 10 Hari Karantina

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Letjen TNI Suharyanto menyatakan warga negara Indonesia (WNI) yang baru saja melakukan perjalanan internasional akan dikarantina selama 10 hari di tempat yang telah disediakan Satgas Penanganan COVID-19.

Hadapi Libur Nataru, Pertamina Tambah Stok BBM di Yogyakarta Sebanyak 10 Persen
Indonesia
Hadapi Libur Nataru, Pertamina Tambah Stok BBM di Yogyakarta Sebanyak 10 Persen

PT Pertamina wilayah Jawa bagian tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menambah stok BBM gasolin di wilayah DIY sebesar 175 kiloliter per hari.

Pengacara Brigadir J Kecewa Tidak Diperbolehkan Ikuti Proses Rekonstruksi
Indonesia
Pengacara Brigadir J Kecewa Tidak Diperbolehkan Ikuti Proses Rekonstruksi

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak tak diizinkan mengikuti proses rekonstruksi di kediaman Ferdy Sambo, Selasa (30/8).