Aturan Lengkap PPKM Luar Jawa-Bali Selama Lebaran Aktivitas warga berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

MerahPutih.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel untuk menekan transmisi COVID-19 di wilayah luar Jawa-Bali diperpanjang mulai hari ini, 26 April hingga 9 Mei 2022 mendatang.

Aturan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2022 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Selasa (26/4).

Baca Juga

Pertengahan Ramadan, Nihil Daerah Level 4 dan Tersisa 2 Daerah Level 3 PPKM

Dalam pelaksanaannya, ada sejumlah aturan pembatasan kegiatan masyarakat sesuai level assessment untuk aman COVID-19. Berikut, aturan lengkap PPKM luar Jawa-Bali:

Pelaksanaan Kegiatan Perkantoran

Level 3: Diberlakukan 50 persen maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat, namun apabila ditemukan klaster penyebaran COVID-19, maka sektor yang bersangkutan ditutup selama lima hari

Level 2: Work From Home (WFH) 25 persen dan WFO sebesar 75 persen

Level 1: Menerapkan WFO sebesar 100 persen

Sektor Esensial (Posyandu)

Level 3, 2, dan 1: Beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat

Pasar Tradisional - Pedagang Kaki Lima

Level 3, 2, dan 1: Dibuka diatur oleh pemerintah daerah

Restoran atau Rumah Makan dan Kafe

Level 3:

- melayani makan ditempat/dine in dibatasi jam operasional sampai Pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen atau 2 orang per meja

Level 2:

- Melayani makan/minum di tempat sebesar 75 persen

- jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat

- layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat

- untuk restoran yang hanya melayani pesan antar/dibawa pulang dapat beroperasi selama 24 jam

Level 1:

- makan/minum di tempat sebesar 100 persen (seratus persen) dari kapasitas

- jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat

- untuk layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan jam 22.00 waktu setempat

- untuk restoran yang hanya melayani pesan antar/dibawa pulang dapat beroperasi selama 24 jam

Pusat Perbelanjaan/Mall/Pusat Perdagangan

Level 3:

- Jam beroperasi 50 persen pada Pukul 10.00 hingga 21.00 waktu setempat

Level 2:

- Jam operasional sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat

- Pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 75 persen

Level 1:

- Jam operasional sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat

- pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 100 persen

Bioskop

Level 3:

- Kapasitas maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam PeduliLindungi yang diperkenankan masuk

- Anak usia enam sampai dengan 12 tahun wajib didampingi orang tua dan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama

- Restoran dan kafe di dalam area bioskop dapat melayani makan ditempat/dine in dengan kapasitas pengunjung 50 persen, dua orang per meja

Level 2:

- Kapasitas maksimal 75 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning dalam PeduliLindungi yang boleh masuk

- Anak usia enam sampai dengan 12 (dua belas) tahun wajib didampingi orang tua dan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama

- Restoran dan kafe di dalam area bioskop dapat melayani makan ditempat/dine in dengan kapasitas pengunjung 75 persen), dua orang per meja

Level 1:

- Kapasitas maksimal 100 persen dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam PeduliLindungi yang boleh masuk

- Anak usia enam sampai dengan 12 (dua belas) tahun wajib didampingi orang tua dan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama;

- Restoran dan kafe di dalam area bioskop dapat melayani makan di tempat/dine in dengan kapasitas pengunjung 100 persen

Tempat Ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah)

Level 3:

- Pengaturan kapasitas maksimal 50 persen

- Lebih mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah dan memperhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Agama

Level 2:

- Pengaturan dilakukan paling banyak 75 persen (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas

Level 1:

- Dapat dilakukan paling banyak 100 persen dari kapasitas

Area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya)

Level 3:

- Diizinkan beroperasi 50 persen

Level 2:

- Diizinkan dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimal 75 persen

Level 1:

- Diizinkan dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimal 100 persen

Baca Juga

Aturan Terbaru PPKM Luar Jawa-Bali: Mulai dari WFO sampai Seminar

Kegiatan olahraga atau pertandingan olahraga

Level 3:

- Diselenggarakan oleh Pemerintah tanpa penonton atau suporter dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat

- Olahraga mandiri/individual dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat;

- Fasilitas olahraga di ruang terbuka diizinkan dibuka dengan jumlah orang 50 persen

- Fasilitas pusat kebugaran/gym diizinkan dibuka dengan jumlah orang 50 persen

Level 2:

- Kegiatan di pusat kebugaran/gym diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 75 persen

Level 1:

- Kegiatan di pusat kebugaran/gym diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 100 persen

Resepsi Pernikahan

Level 3:

- Maksimal 50 persen dari kapasitas atau maksimal 50 orang dan tidak ada hidangan makanan ditempat

Level 2:

- Diizinkan paling banyak 50 persen dari kapasitas

Level 1:

- Diizinkan paling banyak 75 persen

Transportasi Level 3:

- Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen

- 100 persen untuk pesawat terbang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat

Level 2:

- Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen

- 100 persen untuk pesawat terbang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturan lebih lanjut diatur oleh pemerintah daerah

Level 1:

- Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen

Dalam perpanjangan PPKM kali ini, ada perubahan level untuk setiap daerah berdasarkan cakupan vaksinasi. Perubahan ini menilai seberapa besar tingkat kekebalan yang ada di masyarakat dengan program vaksinasi.

"Luar Jawa Bali saat ini kami lihat kondisinya semakin membaik," kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Safrizal dalam keterangan resmi.

Berdasarkan catatan otoritas dalam negeri, sejumlah daerah mengalami perubahan yang cukup signifikkan dibandingkan dengan pengaturan PPKM luar Jawa Bali yang sebelumnya diatur dalam Inmendagri 21/2022.

Berikut Daftar Daerah PPKM Terbaru Luar Jawa-Bali:

PPKM level 1 dari sebelumnya 84 daerah menjadi 131 daerah

PPKM level 2 dari sebelumnya 259 daerah menjadi 216 daerah

PPKM level 3 dari sebelumnya 43 daerah menjadi 39 daerah

PPKM level 4 nihil

"Kenaikan yang sangat tinggi pada daerah dengan level 1 memiliki konsekuensi baik pada jumlah daerah yang berada pada level 2 dan level 3 yang mengalami penurunan," kata Safrizal. (Knu)

Baca Juga

PPKM Jelang Lebaran, Simak Perubahan Aturannya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perang Lawan Hoaks dan Buzzer, MUI DKI Bentuk Mujahid Cyber
Indonesia
Perang Lawan Hoaks dan Buzzer, MUI DKI Bentuk Mujahid Cyber

Berita bohong atau hoaks menjadi PR (pekerjaan rumah) bersama dalam menyelesaikannya. Sehingga tidak lagi berseliweran di platform media sosial dan dapat merugikan masyarakat. Hoaks saat ini memang menjadi momok yang mengerikan, karena akan menggiring informasi yang benar dan dirombak jadi berita tidak sebenarnya.

Pasokan Batu Bara Bagi PLTU PLN Hanya Cukup Untuk 15 Hari Operasi
Indonesia
Pasokan Batu Bara Bagi PLTU PLN Hanya Cukup Untuk 15 Hari Operasi

PLN telah melakukan perubahan paradigma dalam monitoring dan pengendalian pasokan batu bara, yang semula berfokus pada pengawasan di titik bongkar menjadi berfokus di titik muat.

Lima Titik Lokasi Vaksinasi Keliling, Senin (2/8)
Indonesia
Lima Titik Lokasi Vaksinasi Keliling, Senin (2/8)

Cara daftar vaksin keliling ini mudah, masyarakat hanya mendaftar melalui aplikasi resmi vaksin Pemprov DKI yaitu JAKI.

Migrasi TV Digital Dukung Pertumbuhan Siaran Televisi Komunitas
Indonesia
Migrasi TV Digital Dukung Pertumbuhan Siaran Televisi Komunitas

Migrasi televisi analog ke televisi digital atau Analog Switch Off (ASO) memberikan kemungkinan bertumbuhnya siaran televisi komunitas.

Kepala Rutan Bareskrim Diperiksa Dalam Perkara Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Kepala Rutan Bareskrim Diperiksa Dalam Perkara Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Sebanyak tujuh anggota polisi yang bertugas di rutan diperiksa Propam Polri di kasus ini, termasuk Kepala Rutan Bareskrim.

Rumah Sakit di Kota Bogor Penuh, Bima Arya Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak
Indonesia
Rumah Sakit di Kota Bogor Penuh, Bima Arya Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak

Sejumlah rumah sakit di kota Bogor hampir penuh akibat lonjakan kasus COVID-19. Bahkan, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah mencapai 83 persen.

Jurus Pemkot Yogyakarta Tekan Kasus Demam Berdarah
Indonesia
Jurus Pemkot Yogyakarta Tekan Kasus Demam Berdarah

Tahun 2021, jumlah kasus terbanyak terjadi pada April yakni sebanyak 11 kasus

Resmikan Smelter Nikel, Jokowi: Beli Bahan Mentah Sudah Tidak Bisa Lagi
Indonesia
Resmikan Smelter Nikel, Jokowi: Beli Bahan Mentah Sudah Tidak Bisa Lagi

Tahun ini diperkirakan ekspor stainless Indonesia akan meningkat menjadi kurang lebih USD 20,8 miliar. Angka tersebut merupakan lompatan yang sangat besar.

Jenderal Andika Perkasa Positif COVID-19, Tak Hadiri Rapim TNI-Polri
Indonesia
Jenderal Andika Perkasa Positif COVID-19, Tak Hadiri Rapim TNI-Polri

"Yang saya hormati Panglima TNI yang pagi hari ini diwakili oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) karena beliau baru terkena COVID-19," kata Presiden Jokowi, Selasa.

Pemprov DKI Diminta Segera Tindaklanjuti Temuan Parasetamol di Teluk Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Segera Tindaklanjuti Temuan Parasetamol di Teluk Jakarta

Seharusnya di tengah menyusun upaya revitalisasi, pencegahan terhadap beban pencemaran dilakukan terlebih dahulu