Aturan Larangan Mudik Dirombak Lagi, Pengamat: Harusnya Pemerintah Jangan Mencla-Mencle Pemeriksaan pemudik oleh petugas kepolisian (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Pengamat transportasi Edison Siahaan menilai, langkah Kementerian Perhubungan yang memperbolehkan adanya transportasi ke luar kota memiliki dampak buruk.

Menurut Edison, kebijakan yang dikeluarkan Menhub Budi Karya Sumadi ini bisa makin memperluas penyebaran corona.

Baca Juga:

Polisi Selidiki Sindikat Penyelundupan Pemudik Ilegal

"Pasti dampak buruk terhadap upaya pencegahan penyebaran dan penularan COVID-19. Transportasi sarana paling efektif memicu terjadinya penyebaran dan penularan, karena terjadi kerumunan," jelas Edison kepada Merahputih.com di Jakarta, Rabu (6/5).

Presidium Indonesia Traffic Watch ini menambahkan, pemerintah pusat terkesan mencla mencle dengan kebijakan yang disusun sendiri.

"Seharusnya pemerintah pusat jangan mencla-mencle apapun alasannya menyelamatkan jiwa rakyat adalah hukum tertinggi. Tak boleh ada kebijakan yang justru potensi memberikan peluang penyebaran dan penularan COVID-19 semakin masif," imbuh Edison.

Pemerintah akan kembali memberikan izin operasi untuk berbagai transportasi untuk mengangkut penumpang ke luar daerah. Hal ini dilakukan setelah larangan operasi transportasi diberlakukan dalam mencegah mudik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa hal ini bukan relaksasi ataupun kelonggaran, melainkan penjabaran Permen 25 tahun 2020 soal pengaturan transportasi saat Mudik Lebaran.

"Intinya adalah penjabaran, bukan relaksasi lho ya, artinya dimungkinkan semua moda angkutan, baik udara, kereta api, laut, bus, untuk kembali beroperasi dengan catatan satu harus mentaati protokol kesehatan," jelas Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Rabu (6/5).

Budi Karya menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan dan BNPB akan menyusun kriteria penumpang yang boleh berpergian keluar daerah di tengah larang mudik. Mulai besok semua transportasi mulai boleh melayani masyarakat berpergian.

Baca Juga:

Dapat Izin Khusus dari Kemenhub, Lion Air Group Kembali 'Terbang'

"BNPB akan berikan kriterianya, nanti Menkes dan BNPB bisa tentukan dan bisa dilakukan siapa saja yang boleh berpergian. Operasinya mulai 7 Mei, pesawat segala macam dengan penumpang khusus tapi tidak boleh mudik sama sekali," kata Budi Karya.

Budi Karya menjelaskan bahwa masyarakat yang boleh berpergian keluar daerah hanya untuk penugasan pekerjaan, kegiatan bisnis, dan logistik. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mobil Hangus Terbakar di Tol Cawang, Begini Nasib Pengemudinya
Indonesia
Mobil Hangus Terbakar di Tol Cawang, Begini Nasib Pengemudinya

Mobil Range Rover B 8793 BD hangus terbakar di Jalan Tol Dalam Kota KM 01.200 B, Cawang, Jakarta Timur.

Kekerasan Terhadap Jurnalis Masih Terjadi, DPR Bakal Tegur Kapolri
Indonesia
Kekerasan Terhadap Jurnalis Masih Terjadi, DPR Bakal Tegur Kapolri

Ia memastikan, tindakan penangkapan terhadap Jurnalis itu akan menjadi bahan dirinya dalam rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Idham Azis. Ia akan mempersoalkannya.

[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit

Selain itu, klaim bahwa petugas yang mengawal Rizieq di persidangan menyeret dan menganiaya Rizieq tidak terbukti.

Cek Kawasan Senen, Anies Terenyuh Ruko Buku Ikut Hangus Terbakar
Indonesia
Cek Kawasan Senen, Anies Terenyuh Ruko Buku Ikut Hangus Terbakar

Sejumlah lapak dagangan ikut hangus dalam kebakaran gedung bekas Bioskop Senen, Jakarta Pusat.

Pecatan Polda Sumsel Ditangkap karena Terlibat Penipuan Jual Beli Apartemen
Indonesia
Pecatan Polda Sumsel Ditangkap karena Terlibat Penipuan Jual Beli Apartemen

Subdit III Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap RMF (39) yang melakukan penipuan terhadap korbannya berinisial S, warga Jakarta Timur. Ternyata, pelaku merupakan pecatan polisi.

Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan
Indonesia
Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan

Total ada sebanyak 4.935 pasien positif virus corona tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4 - 7 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.

Puluhan Orang Ambil Paksa Jenazah Wanita Positif COVID-19, Polisi Ciduk Provokatornya
Indonesia
Puluhan Orang Ambil Paksa Jenazah Wanita Positif COVID-19, Polisi Ciduk Provokatornya

22.40 WITA tim gugus tugas membawa jenazah ke Pemakaman Macanda untuk dikebumikan

Secapa TNI AD Jadi Klaster Corona, MPR: Protokol Kesehatan Harus Diperketat
Indonesia
Secapa TNI AD Jadi Klaster Corona, MPR: Protokol Kesehatan Harus Diperketat

"Protokol kesehatan harus dibuat lebih detail, jelas dan konkret dan harus diberlakukan jauh lebih ketat dan disiplin,” ujar Melki Laka Lena

Terima Ratusan Laporan Soal Bansos, KPK: Jatim Paling Bermasalah
Indonesia
Terima Ratusan Laporan Soal Bansos, KPK: Jatim Paling Bermasalah

Sedangkan instansi yang paling banyak menerima keluhan adalah Pemprov Jawa Timur