Aturan Berpergian Diperketat Cegah Warga Curi Start Mudik Penumpang menunggu kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (18/4/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

MerahPutih.com - Pemerintah memperketat aturan perjalanan sebelum dan sesudah larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan, tambahan aturan ini diberlakukan karena hasil survei masyarakat yang hendak mudik sebelum dan sesudah larangan mudik.

Baca Juga

Gibran Pastikan Jokowi Tidak Mudik ke Solo

"Ditemukan bahwa masih adanya sekelompok masyarakat yang hendak pergi mudik pada rentang waktu H-7 dan H+7 pemberlakuan peraturan peniadaan mudik Idul Fitri," ujar Wiku dalam siaran langsung di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/4).

Berangkat dari hasil survei ini, maka pemerintah memperketat aturan. Tes Corona hanya berlaku maksimal 1x24 jam saja.

Oleh karena itu, sejak dari tanggal 22 April sampai dengan 5 Mei 2021, dan tanggal 18 Mei sampai 24 Mei 2021, diberlakukan masa berlaku surat tanda negatif untuk pelaku perjalanan baik PCR/Rapid Antigen maksimal 1x24 jam.

"Sebelum keberangkatan atau surat tanda negatif dari tes Genose C19 yang dilakukan di tempat keberangkatan," kata Wiku.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito berbicara dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (20/04/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito berbicara dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (20/04/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Namun, ada pengecualian bagi pelaku perjalanan nonmudik. Pelaku perjalanan tersebut harus mencantumkan surat izin.

"Selain itu diberlakukan penambahan kriteria pelaku perjalanan yang dapat mengajukan surat izin pelaku perjalanan yaitu masyarakat yang memiliki kepentingan bepergian nonmudik," tuturnya.

Selama masa pengetatan aturan perjalanan ini, sejumlah aturan diterapkan. Bagi pelaku perjalanan udara dan laut, diwajibkan surat keterangan negatif tes antigen yang dilakukan sehari sebelum keberangkatan.

Atau bisa juga melampirkan hasil tes negatif GeNose C19 yang dilakukan di bandara. Hal yang sama diberlakukan bagi pengguna Kereta Api.

Untuk pengguna transportasi darat baik umum maupun pribadi, dihimbau agar melakukan tes PCR atau tes antigen yang dilakukan sehari sebelum perjalanan. Satgas mengatakan akan melakukan tes acak antigen atau GeNose, jika dinilai diperlukan.

Satgas juga menghimbau penggunaan e-HAC bagi pengguna transportasi darat. Bagi pengguna transportasi udara dan laut, e-HAC wajib diisi.

Selain itu, Addendum ini juga menambahkan kriteria pelaku perjalanan dalam aturan perjalanan, yang dapat mengajukan surat izin pelaku pekjalanan. Yaitu masyarakat yang memiliki kepentingan bepergian non mudik.

"Nantinya kriteria lebih rinci akan diatur oleh kementerian lembaga atau pemerintah daerah setempat," kata Wiku. (Knu)

Baca Juga

Kapolri Tekankan Jajarannya Pelarangan Mudik Sesuai Asas Salus Populi Suprema Lex Esto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Agung Peringatkan Anak Buahnya Tutup Celah Korupsi
Indonesia
Jaksa Agung Peringatkan Anak Buahnya Tutup Celah Korupsi

Jaksa Agung juga menekankan untuk memperhatikan etika, adab, dan sopan santun

Bom Bunuh Diri Bandara Kabul, BNPT: Kita Antisipasi Serangan Serupa di Indonesia
Indonesia
Bom Bunuh Diri Bandara Kabul, BNPT: Kita Antisipasi Serangan Serupa di Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan pada aparat penegak hukum agar tetap meningkat intelijen di dalam negeri.

PT KAI Temukan Calon Penumpang KRL Bawa STRP Tanpa Kop Perusahaan
Indonesia
PT KAI Temukan Calon Penumpang KRL Bawa STRP Tanpa Kop Perusahaan

Dokumen tersebut berlaku di hari yang sama

Kejati Sumatera Selatan Panggil Jimly Asshiddiqie, Kasus Apa?
Indonesia
Kejati Sumatera Selatan Panggil Jimly Asshiddiqie, Kasus Apa?

Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Khaidirman menuturkan, Jimly diperiksa sebagai saksi karena kapasitas-nya selaku Ketua Pembina Yayasan Masjid Sriwijaya.

Lansia Perlu 28 Hari untuk Vaksinasi COVID-19 Kedua
Indonesia
Lansia Perlu 28 Hari untuk Vaksinasi COVID-19 Kedua

Belum lagi ada degenerasi sistem imunitas pada lansia yang menyebabkan pembentukan antibodi lebih lama

Kasus Suap Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Ajudan Lili Pintauli Siregar
Indonesia
Kasus Suap Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Ajudan Lili Pintauli Siregar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ajudan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, Oktavia Dita Dari.

Sudah Dapat Persetujuan, Jokowi Lantik Fadjroel Rachman dan Para Dubes RI
Indonesia
Sudah Dapat Persetujuan, Jokowi Lantik Fadjroel Rachman dan Para Dubes RI

Komisi I DPR RI sebelumnya menggelar uji kelayakan terhadap 33 calon Dubes RI pada 12-14 Juli 2021. Fit and proper test dilakukan dalam beberapa sesi.

Perayaan Imlek, Nyaris Seluruh Jakarta Bakal Diguyur Hujan
Indonesia
Perayaan Imlek, Nyaris Seluruh Jakarta Bakal Diguyur Hujan

Kota Tangerang, Banten juga diperkirakan turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada pagi hingga malam nanti.

Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo
Indonesia
Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo

Budaya literasi melalui buku, oleh Bung Karno menjadi tempat untuk terus melakukan dialektika

Warga Solo Serbu Minyak Goreng Murah Operasi Pasar
Indonesia
Warga Solo Serbu Minyak Goreng Murah Operasi Pasar

Harga minyak goreng di pasar tradisional Kota Solo, Jawa Tengah, masih di atas HET Rp 14.000 yang telah ditetapkan pemerintah. Hal itu membuat Pemkot Solo melakukan operasi pasar murah (OP) di Pasar Legi, Solo, Kamis (27/1).