Aturan Baru Naik Kereta: Anak Usia 6-17 Tahun Tak Perlu Tes COVID-19 Penumpang kereta api (KA) di stasiun Tanjungkarang, Bandarlampung. Selasa, Bandarlampung, (19/4/2022). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menerbitkan aturan baru bagi pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi berbasis rel ini.

Mulai Rabu (20/4), anak usia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, namun wajib sudah divaksinasi dosis kedua.

Baca Juga

Antusiasme Mudik Gunakan Kereta Api Belum Mampu Samai Tahun 2019

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 49 Tahun 2022 tentang Perubahan atas SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 19 April 2022.

"Sedangkan untuk anak usia 6-17 tahun yang baru divaksin dosis pertama, tetap diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam," VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keteranganya, Rabu (20/4).

Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh terbaru:

a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening COVID-19

b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam

c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam

d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam

e) Pelanggan berusia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

f) Pelanggan berusia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

Baca Juga

Pemesan Tiket Kereta Api untuk Angkutan Lebaran Terus Melonjak

Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes COVID-19 pelanggan.

Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access dan pada saat boarding. Meski demikian, bukti vaksin dan hasil tes COVID-19 fisik masih tetap dapat diterima.

"Dengan penetapan persyaratan ini, calon pelanggan diimbau untuk dapat segera melakukan vaksinasi agar perjalanan mudik kali ini Aman dan Sehat," ujar Joni.

KAI masih menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi masyarakat dan pelanggan KA Jarak Jauh di berbagai stasiun dan klinik kesehatan milik KAI. Yaitu di Klinik Mediska hasil dari kerja sama antara KAI dengan Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan setempat untuk mendukung program vaksinasi pemerintah.

Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat naik KA di masa pandemi COVID-19, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial KAI121. (Knu)

Baca Juga

PT KAI Minta Warga Tidak 'Ngabuburit' di Jalur Kereta Api

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi: Pers Pegangan Dalam Memilih Informasi
Indonesia
Jokowi: Pers Pegangan Dalam Memilih Informasi

Rangkaian kegiatan peringatan HPN 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara diselenggarakan mulai 6—9 Februari 2022

Produk Pertanian Dihambat, Indonesia Ingin Perundingan Dagang Uni Eropa Rampung
Indonesia
Produk Pertanian Dihambat, Indonesia Ingin Perundingan Dagang Uni Eropa Rampung

Perundingan IEU–CEPA telah dimulai pada 2016 dan akan memasuki putaran ke-12 pada Oktober 2022.

Bareskrim Polri Sita Aset Fantastis Triliunan Rupiah dari KSP Indosurya
Indonesia
Bareskrim Polri Sita Aset Fantastis Triliunan Rupiah dari KSP Indosurya

Direktorat Tipideksus Bareskrim Polri hari ini menyita aset-aset milik tiga petinggi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

Sepur Kelinci Wisata Terguling di Ladang, Dua Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Sepur Kelinci Wisata Terguling di Ladang, Dua Orang Meninggal Dunia

Akibat kejadian itu dua orang meninggal dunia dan belasan penumpang lain mengalami luka-luka dilarikan di rumah sakit terdekat.

Jokowi Perintahkan Vaksinasi Booster Dilakukan di Tempat Interaksi Warga
Indonesia
Jokowi Perintahkan Vaksinasi Booster Dilakukan di Tempat Interaksi Warga

Pemerintah telah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap 189,3 juta orang. Sebanyak 139,1 juta orang di antaranya telah mendapat dua dosis vaksin.

Respons Pemprov DKI soal Usulan Pengaturan Jam Kerja
Indonesia
Respons Pemprov DKI soal Usulan Pengaturan Jam Kerja

Menurut Riza, keputusan itu harus dibicarakan dengan seluruh pihak terkait. Sebab, katanya, kebijakan tersebut tidak bisa diputuskan sepihak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pemerintah Jamin Transisi Energi Berjalan Baik
Indonesia
Pemerintah Jamin Transisi Energi Berjalan Baik

Indonesia telah berkomitmen untuk dapat mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

DPR Beberkan 2 Mekanisme Pemilihan Anggota KPU-Bawaslu
Indonesia
DPR Beberkan 2 Mekanisme Pemilihan Anggota KPU-Bawaslu

Komisi II DPR RI membeberkan 2 mekanisme pemilihan anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, yakni musyawarah mufakat dan voting.

Keterisian Kamar Perawatan RSDC Wisma Atlet Naik Jadi 7,56 Persen
Indonesia
Keterisian Kamar Perawatan RSDC Wisma Atlet Naik Jadi 7,56 Persen

RSDC Wisma Atlet Kemayoran sampai saat ini telah didatangi pasien COVID-19 mencapai 130.462 orang

Komnas HAM Berpotensi Periksa 25 Oknum Polisi di Kasus Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Berpotensi Periksa 25 Oknum Polisi di Kasus Brigadir J

Komnas HAM menyampaikan tak menutup kemungkinan mengagendakan pemeriksaan terhadap 25 polisi yang disebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak profesional itu.