Aturan Baru Misa di Gereja, Umat Daftar Online hingga Persingkat Kegiatan Liturgi Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Rm Adi Prasojo (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Gereja Katedral Jakarta memastikan bakal membuka kegiatan peribadatan di Gereja pada Minggu 12 Juli. Kegiatan peribadatan hanya berlangsung sekali, yakni pukul 09.00 WIB.

Sekretaris Keusukupan Agung Jakarta, Rm Adi Prasojo mengatakan gereja hanya dibatasi 20 persen saja umat yang bisa masuk.

"Untuk tahap awal, kami tetapkan pembukaan hanya satu kali ibadah saja di seluruh gereja," kata Adi kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (10/7).

Baca Juga:

New Normal Bukan Era Kebebasan

Semua umat yang ingin hadir harus mendaftar secara online dan itu hanya umat dari paroki itu sendiri yang menjadi prioritas.

"Hal itu agar jelas dan sesuai dengan data sehingga kami bisa bekerjasama dengan pemerintah dan fasilitas kesehatan jika terjadi sesuatu," sebut Adi.

Tak hanya umat yang dibatasi, namun jumlah petugasnya akan dibatasi. Seperti petugas tata laksana hingga koor. "Karena jumlah petugas itu juga mempengaruhi kuota setiap paroki. Jadi akan dibatasi sehingga memberi kesempatan kepada umat yang lain untuk mengikuti perayaan misa," sebut Adi.

Halaman depan Gereja Katedral (Foto: MP/Rizki Fitranto)

Sementara, dari segi liturgi, KAJ menyarankan agar perayaan misa dilakukan secara singkat dan tidak perlu lama-lama. "Kalau misalnya lagu biasanya 5 bait maka dikurangi hanya 2 bait, tidak perlu koor yang banyak dan cukup 5 orang, sehingga umat bisa lebih banyak hadir," imbuh Adi.

Pada tahap awal ini, yang baru diizinkan adalah pembukaan untuk ibadah bersama saja. "Kegiatan yang lain itu belum. Ibadah hari mingguan dan harian saja yang sudah dibuka," ucap dia.

Sementara itu, egiatan penyuluhan, bimbingan rohani, hingga paroki tetap dijalankan secara online. "Kami berharap gereja-gereja juga tetap melakukan misa online karena ada beberapa umat seperti anak-anak dan lansia masih dilarang untuk ke gereja," imbuh Adi.

Baca Juga:

Jelang New Normal, Menaker Berharap Karyawan Ter-PHK Bisa Dipekerjakan Lagi

Ia berharap agar umat melakukan self assessment atau memeriksa diri untuk yakin bahwa dirinya sehat. Bukan untuk diri sendiri, tapi demi kepentingan sesama umat yang lain bisa beribadah dengan aman dan nyaman. "Lalu, pastikan diri anda terdaftar dan ikuti saja aturan dan arahan ketika di dalam gereja. Karena semua diatur sedemikian rupa demi kebaikan bersama," jelas Adi.

"Karena kita akan segera masuk ke dalam tatanan kehidupan yang baru, maka kami mengajak umat untuk memiliki semangat yang baru, menjalani masa ini dengan disiplin yang baru juga," tutup Adi. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH