Aturan Baru Ganjil Genap Resmi Berlaku Hari Ini Petugas memberhentikan pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap di Jalan Sudirman, Jumat (13/8/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

MerahPutih.com - Aturan baru ganjil genap di wilayah DKI Jakarta resmi berlaku, mulai hari ini, Senin (18/10).

Waktu pemberlakuan pembatasan mobil berdasarkan pelat ganjil dan genap di Jakarta berubah di Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, dan HR Rasuna Said.

"Terkait jam operasional jadi kami kembalikan kepada peraturan gubernur. Bahwa yang pertama ganjil genap berlaku dari jam 06.00-10.00 WIB, kemudian dari jam 16.00-20.00 WIB," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Baca Juga:

Polda Metro Bakal Perluas Titik Ganjil Genap di Jakarta

Sebelumnya, ganjil genap selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tiga ruas jalan tersebut adalah pukul 06.00-20.00 WIB.

Sambodo mengatakan, dengan perubahan itu, maka aturan ganjil genap tak berlaku pada akhir pekan dan hari libur nasional.

"Hanya belaku hari Senin sampai Jumat, dan untuk Sabtu kemudian Minggu dan libur nasional ganjil genap tidak berlaku," ucap Sambodo.

Polisi berjaga di pos pengendalian mobilitas ganjil-genap kendaraan, Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj
Polisi berjaga di pos pengendalian mobilitas ganjil-genap kendaraan, Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj

Sambodo menyampaikan, pada pekan ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal mengkaji soal pemberlakuan kembali sistem ganjil genap di 25 ruas jalan di Jakarta, seperti sebelum pandemi.

Rencana pemberlakuan ganjil genap di 25 ruas jalan muncul karena volume kendaraan kian meningkat pada masa PPKM Level 3.

"Secara fakta di lapangan maupun data-data menunjukkan bahwa memang sudah terjadi pertambahan volume kendaraan dari rata-rata harian sekitar 30 sampai 40 persen penambahannya," kata Sambodo.

Baca Juga:

Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII

Berikut daftar 25 ruas jalan tersebut:

1. Jalan Medan Merdeka Barat

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Jenderal Sudirman

4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto

5. Jalan Gatot Subroto

6. Jalan MT Haryono

7. Jalan HR Rasuna Said

8. Jalan DI Panjaitan

9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan

10. Jalan Pintu Besar Selatan

11. Jalan Gajah Mada

12. Jalan Hayam Wuruk

13. Jalan Majapahit

14. Jalan Sisingamangaraja

15. Jalan Panglima Polim

16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang

17. Jalan Suryopranoto

18. Jalan Balikpapan

19. Jalan Kyai Caringin

20. Jalan Tomang Raya

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro

23. Jalan Kramat Raya

24. Jalan Stasiun Senen

25. Jalan Gunung Sahari. (Knu)

Baca Juga:

Gubernur Bali Hapus Kebijakan Ganjil Genap di Sanur dan Kuta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Profil Kolonel Putu Sucahyadi, Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia
Profil Kolonel Putu Sucahyadi, Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan

Kolonel Putu menjabat sebagai Asops Kosekhanudnas II Makassar

Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya
Indonesia
Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya

Terpisah, usai Jokowi pulang berziarah petugas pengawal rombongan Presiden Jokowi membagikan puluhan paket sembako di pinggir Jalan Raya Solo-Purwodadi. Warga pun langsung berebut sembako, meskipun dalam kondisi hujan rintik

BKN Beberkan Indikator TWK Penyebab 51 Pegawai KPK Dipecat
Indonesia
BKN Beberkan Indikator TWK Penyebab 51 Pegawai KPK Dipecat

Sebanyak 51 dari 71 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) bakal dipecat.

Jokowi Awasi Proses Evakuasi Korban dan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air
Indonesia
Jokowi Awasi Proses Evakuasi Korban dan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air

Presiden Joko Widodo memastikan tengah mengawasi proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ182 di sekitar Kepulauan Seribu.

Periksa Legislator Sulsel, KPK Telusuri Aliran Duit Suap ke Nurdin Abdullah
Indonesia
Periksa Legislator Sulsel, KPK Telusuri Aliran Duit Suap ke Nurdin Abdullah

KPK juga memeriksa pihak swasta bernama Nuwardi alias Hj. Momo

DPR Tunggu Keputusan Resmi Jokowi Soal Revisi UU ITE
Indonesia
DPR Tunggu Keputusan Resmi Jokowi Soal Revisi UU ITE

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui draf implementasi revisi UU ITE

Varian Mu Semakin Menyebar, Pengetatan Pintu Masuk Dari Luar Negeri Harus Dilakukan
Indonesia
Varian Mu Semakin Menyebar, Pengetatan Pintu Masuk Dari Luar Negeri Harus Dilakukan

Ada lima negara asal kedatangan dengan catatan hasil positif COVID-19 yang tinggi setelah sampai ke Indonesia yakni Arab Saudi, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, dan Singapura.

TNI AL Targetkan Pengangkatan Bangkai KRI Nanggala-402 Rampung Akhir Mei
Indonesia
TNI AL Targetkan Pengangkatan Bangkai KRI Nanggala-402 Rampung Akhir Mei

TNI Angkatan Laut (AL) menargetkan pengangkatan potongan besar kapal selam KRI Nanggala-402 selesai pada Akhir Mei 2021.

Pusat Minta DKI Tingkatkan Pengetatan, PPKM Darurat?
Indonesia
Pusat Minta DKI Tingkatkan Pengetatan, PPKM Darurat?

Pemprov DKI Jakarta akan mengumumkan kebijakan ihwal peningkatan pengetatan PPKM, Rabu (30/6), menyusul lonjakan kasus COVID-19 secara drastis.

Ketua KPK Ingatkan Kepala Daerah di Jateng Agar Jadi 'Leader' Berintegritas
Indonesia
Ketua KPK Ingatkan Kepala Daerah di Jateng Agar Jadi 'Leader' Berintegritas

Tolong kepala daerah cek apakah program di APBD-nya sudah mengarah pada upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat