Aturan Baru Bersepeda di Jalan, Dilarang Berboncengan dan Pakai Payung Jalur sepeda di Jalan Raya Pemuda, Jakarta Timur (ANTARA/Andi Firdaus).

MerahPutih.com - Trend penggunaan sepeda di Indonesia tengah meningkat tajam selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Petugas Satpol PP maupun kepolisian terkadang kewalahan untuk mengatur keberadaan mereka agar tak mengganggu pengguna jalan yang lain, serta tetap menjaga social distancing. Sehingga diperlukan regulasi untuk mengatur penggunaan sepeda.

Baca Juga

Selamat Hari Sepeda Dunia, Ayo Gowes Biar Bebas Corona

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusun aturan mengenai pedoman pengguna sepeda di jalan. Berbagai poin terkait operasional pengguna sepeda akan dibahas dalam aturan tersebut.

Setidaknya, akan ada 5 hal yang dilarang oleh Kemenhub bagi pengguna sepeda. Para, pengguna sepeda dilarang untuk mengangkut penumpang atau berboncengan, kecuali sepeda tersebut memang dilengkapi dengan tempat duduk penumpang.

"Ada kebiasaan tidak baik di negara kita. Kadang-kadang sepeda tidak ada boncengannya di belakang, tapi digunakan oleh dua orang, yang satu orang ada di depan kita, apakah di stangnya, atau satu sadel berdua. Sangat membahayakan," tutur Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi kepada wartawan.

Sejumlah warga bersepeda di jalan Sudirman, Jakarta Pusat pada Minggu (28/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Warga bersepeda di Jalan Sudirman-Thamrin. Foto: ANTARA

Pengguna sepeda juga dilarang untuk mengoperasikan perangkat seluler seperti handphone ketika sedang bersepeda. Pesepeda juga dilarang menggunakan payung pada saat berkendara, kecuali bagi pedagang asongan. Namun, penggunaan payung bagi pedagang asongan juga dibatasi, yakni hanya diperbolehkan untuk dibuka ketika sedang berhenti.

Kemenhub juga melarang pengguna sepeda untuk berjalan secara berdampingan dengan kendaraan lain, kecuali diatur rambu lalu lintas.

Baca Juga

Pemprov DKI Minta Perkantoran dan Mal Siapkan 10 Persen Lahan Parkir Sepeda

"Sepeda itu enggak boleh seperti sekarang, pada saat sekarang banyak oleh komunitas, banyak kumpulan, kemudian dipakai lajur kiri, lajur kanan digunakan, atau bahkan sampai setengah jalan digunakan. Itu yang tidak boleh," tutur Budi.

Budi menyebutkan, pihaknya akan membatasi jumlah pesepeda dalam suatu jalur. Kemenhub tidak membolehkan lebih dari dua pesepeda berjalan secara berdampingan.

"Artinya kalau sudah 3 berjajar enggak boleh. Kalau 2 boleh," ucapnya.

Menurut Budi, kecenderungan masyarakat saat ini banyak menggunakan sepeda. Untuk itu pihaknya tengah merancang Peraturan Menteri Perhubungan terkait keselamatan bagi pesepeda.

"Misalnya mungkin tata cara penggunaannya, kalau mau lurus, belok harus seperti apa, kalau menggunakan helm harus seperti apa. Ini sedang kita persiapkan dan saya harapkan minggu depan sudah selesai," katanya.

Ke depan pihaknya juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan infrastruktur bagi pesepeda.

Harapannya, sepeda yang saat ini cenderung menjadi gaya hidup akan berubah fungsinya sebagai sarana transportasi ke kantor, sekolah, pasar maupun ke tempat lainnya.

Baca Juga

Pecinta Gowes Mesti Punya 3 Aksesoris Sepeda yang Super Canggih Ini

"Jadi untuk kepentingan ekonomis. Ini yang kita harapkan agar nantinya penggunaan sepeda akan sama dengan negara lain. Dan sejalan dengan kita membangun by the service, sepeda ini juga nantinya akan menjadi moda transportasi yang first mile dan last mile," kata Budi.

Diharapkan juga nanti di halte-halte bus akan disediakan juga tempat penitipan sepeda. Sehingga masyarakat yang akan bepergian menggunakan bus, dari rumah bisa menggunakan sepeda ke halte bus. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aa Gym Positif COVID-19
Indonesia
Aa Gym Positif COVID-19

KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym positif terinfeksi COVID-19. Informasi itu lewat rekaman video Instagram miliknya @aagym pada Selasa (29/12) pagi.

KPK Sebut Pencegahan Korupsi di Papua Masih di Bawah Rata-Rata Nasional
Indonesia
KPK Sebut Pencegahan Korupsi di Papua Masih di Bawah Rata-Rata Nasional

lembaga antirasuah meminta Pemprov Papua memenuhi dan menjalankan rencana aksi yang tertuang dalam beberapa indikator yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018.

KPK Klaim Deteksi Keberadaan Harun Masiku
Indonesia
KPK Klaim Deteksi Keberadaan Harun Masiku

Ali enggan mengungkap daerah atau titik yang terdeteksi

Kalangan Industri Dukung Komitmen Pemerintah untuk Penggunaan Energi Terbarukan
Indonesia
Kalangan Industri Dukung Komitmen Pemerintah untuk Penggunaan Energi Terbarukan

Kementerian Enegeri dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pemerintah berkomitmen untuk penggunaan energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2030, serta 31% pada 2050.

Vanessa Angel dan Suami Diciduk Kasus Narkoba, Polisi Amankan Psikotropika
Indonesia
Vanessa Angel dan Suami Diciduk Kasus Narkoba, Polisi Amankan Psikotropika

Dia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat

Penanganan COVID-19 Masuk Dalam Agenda Forum Kebencanaan Dunia 2022
Indonesia
Penanganan COVID-19 Masuk Dalam Agenda Forum Kebencanaan Dunia 2022

Dalam forum ini akan dibahas mengenai bencana alam dan nonalam

Radioaktif Sebabkan Leukimia Hingga Kanker Kelenjar Getah Bening
Indonesia
Radioaktif Sebabkan Leukimia Hingga Kanker Kelenjar Getah Bening

Paparan radioaktif juga dapat menyebabkan pembengkakan pada usus

Jalanan Jogja Kembali Ramai, Sultan Instruksikan Aparat Bubarkan Kerumunan
Indonesia
Jalanan Jogja Kembali Ramai, Sultan Instruksikan Aparat Bubarkan Kerumunan

Sri Sultan menegaskan aparat harus lebih meningkatkan patroli dijalanan.

Pemburu COVID-19 Bakal Langsung Bubarkan dan Lakukan Tes di Tempat Kerumunan
Indonesia
Pemburu COVID-19 Bakal Langsung Bubarkan dan Lakukan Tes di Tempat Kerumunan

"Kami jemput bola dan lebih aktif. Karena di Jakarta penyebaran COVID-19 masih di atas seribu," kata Heru.

Guncangan Gempa M 6,3 Bangkalan Dirasakan hingga Pangandaran
Indonesia
Guncangan Gempa M 6,3 Bangkalan Dirasakan hingga Pangandaran

Sejak pertama kali gempa terjadi hingga pukul 04.00 WIB, terjadi satu kali gempa susulan dengan kekuatan di bawa 5 magnitudo.