Aturan 'Ajaib' Pemerintah Jepang demi Memutus Rantai COVID-19 Tak boleh berteriak selama menaiki wahana roller coaster di Jepang (Foto Pixabay shinjingsjgem)

TIDAK boleh berteriak di roller coaster, wahana berhantu dengan social distancing, hingga maskot superhero tidak boleh tos dengan pengunjung. Itulah aturan yang dibuat pemerintah Jepang untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19. Unik dan terasa aneh saat diterapkan.

The Japan Times mengabarkan, sejak Jepang melonggarkan karantina pada Mei 2020 lalu, banyak peraturan yang dibuat pemerintah. Mulai dari ventilasi kereta yang tidak boleh ditutup hingga peraturan di wahana bermain yang dirasa aneh.

BACA JUGA:Canggih, Kafe Ini Gunakan Robot Untuk Tegakkan Social Distancing

Aturan pertama, saat menaiki roller coaster, pengunjung wahana harus tetap menggunakan masker. Selain itu, mereka juga tidak boleh berteriak kencang dan ketakutan selama bermain. Peraturan itu mereka buat mencegah liur atau tetesan air yang terhempas ke udara saat pengunjung berteriak, meski menggunakan masker.

wahana
Tak boleh teriak saat naik wahana. (foto: pixabay/alexas-photos)

Di sini letak anehnya. Roller coaster kan wahana bermain yang cepat, penuh liku-liku, dan membawa pengunjung tinggi dari permukaan tanah. Jadi kira-kira bagimana cara mereka menahan teriakan takut dan kaget saat wahana melaju kencang?

Aturan lainnya, selama social distancing, staf yang menggunakan kostum hantu tidak boleh bertatap muka secara dekat, memegang pengunjung, apalagi membuat pengunjung ketakutan. Nah, lantas apa gunanya wahana rumah berhantu ya?

wahana
Maskot tidak boleh berdekatan dan kontak fisik dengan pengunjung. (Foto Pixabay Couleur

Aturan lain yang tak kalah 'ajaib' ialah staf yang mengenakan kostum maskot di wahana bermain tidak boleh berdekatan dengan pengunjung, berjabat tangan, atau melakukan tos. Maskot superhero juga tidak boleh melakukan adegan aksi dengan maskot lain untuk mencegah pengunjung berteriak. Jadi apa serunya nih kalau superhero tidak beraksi?

Semua peraturan 'ajaib' untuk wahana bermain tersebut akan diimplementasikan dalam waktu dekat ini. Aturan baru dicabut setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan bahwa infeksi COVID-19 sudah menurun.

Well, ada yang ingin berlibur ke wahana bermain di Jepang dan merasakan aturan 'ajaib' ini?(dnz)

BACA JUGA: Robotika DOF Hadirkan Solusi Perawatan Kesehatan Memerangi COVID-19


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH