Atur PTM 100 Persen, Pemerintah Terbitkan SKB 4 Menteri Terbaru Sejumlah siswa mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah menerbitkan surat keputusan bersama (SKB) terbaru mengenai pembelajaran tatap muka 100 persen pada masa pandemi COVID-19. SKB itu diputuskan melalui Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Pada penyesuaian keenam tersebut, penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan berdasarkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat dan capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta warga lanjut usia.

Baca Juga:

Ada 10.979 Sekolah di Jakarta Ikut PTM 100 Persen

"Penetapan level PPKM masih diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri yang disesuaikan berkala," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Suharti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Bagi satuan pendidikan yang berada pada PPKM Level 1 dan Level 2 dengan capaian vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lansia di atas 60 persen, diwajibkan menyelenggarakan PTM 100 persen setiap hari dengan jam pembelajaran (JP) sesuai kurikulum. Bagi yang capaian vaksinasi PTK di bawah 80 persen dan lansia di bawah 60 persen juga diwajibkan menyelenggarakan PTM 100 persen setiap hari dengan durasi pembelajaran paling sedikit enam JP.

Bagi satuan pendidikan yang berada di wilayah PPKM Level 3 dengan capaian vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lansia di atas 60 persen, diwajibkan menyelenggarakan PTM 100 persen setiap hari dengan JP sesuai kurikulum, sedangkan yang capaian vaksinasi PTK di bawah 80 persen dan lansia di bawah 60 persen diwajibkan menyelenggarakan PTM 50 persen setiap hari secara bergantian dengan moda pembelajaran campuran maksimal enam JP.

Untuk satuan pendidikan pada wilayah PPKM Level 4, dengan vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lansia lebih dari 60 persen diwajibkan menyelenggarakan PTM 50 persen setiap hari secara bergantian dengan moda pembelajaran campuran maksimal enam JP.

"Sementara yang vaksinasi PTK-nya di bawah 80 persen dan vaksinasi lansianya di bawah 60 persen masih diwajibkan untuk melaksanakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," katanya.

Satuan pendidikan yang berada pada daerah khusus, berdasarkan kondisi geografis terpencil, sesuai dengan Kepmendikbudristek Nomor 160/P/2021, juga dapat menyelenggarakan PTM secara penuh dengan kapasitas peserta didik 100 persen.

Baca Juga:

Mulai Jumat, 1 April 2022 Sekolah di Jakarta Terapkan PTM 100 Persen

Suharti mengatakan penyesuaian aturan telah melalui pembahasan lintas sektor dengan mempertimbangkan hasil penilaian situasi pandemi COVID-19 terkini dan melibatkan para pakar pendidikan dan epidemiolog.

"SKB empat menteri yang terbaru menjadi acuan untuk pemerintah daerah dalam pelaksanaan PTM. Pemerintah daerah tidak diperkenankan menambahkan pengaturan atau persyaratan lain," kata dia.

Beberapa perubahan aktivitas dalam PTM, di antaranya dapat kembali dilaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga dengan ketentuan aktivitas dilakukan di luar ruangan/ruang terbuka.

Selain itu, kantin kembali dibuka dengan kapasitas pengunjung maksimal 75 persen untuk PPKM Level 1, 2, dan 3, serta 50 persen bagi satuan pendidikan di PPKM Level 4. Pengelolaan kantin dilaksanakan sesuai dengan kriteria kantin sehat dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Karena tidak semua anak bisa membawa bekal dari rumah, maka kita berikan izin agar kantin sekolah dapat kembali beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan," kata dia.

Ia juga menjelaskan tentang aktivitas penjual makanan di luar pagar sekolah yang wajib berkoordinasi terlebih dahulu dengan Satgas Penanganan COVID-19.

"Untuk pedagang makanan di luar pagar wajib dikoordinasikan dengan Satgas Penanganan COVID-19 setempat dan diperbolehkan berdagang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan pengaturan PPKM. Pastikan anak-anak kita mengonsumsi makanan yang bergizi dan dimasak dengan baik," kata dia. (*)

Baca Juga:

COVID-19 di DKI Melandai, PTM Berpotensi 100 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Sindir Moeldoko: Kalau Mau Jadi Presiden Bikin Partai Sendiri
Indonesia
Demokrat Sindir Moeldoko: Kalau Mau Jadi Presiden Bikin Partai Sendiri

Herzaky menyarankan, jika Moeldoko memiliki ambisi menjadi presiden lebih baik mendirikan partai politik sendiri seperti sejumlah jenderal TNI lainnya.

Hadapi Libur Nataru, Pertamina Tambah Stok BBM di Yogyakarta Sebanyak 10 Persen
Indonesia
Hadapi Libur Nataru, Pertamina Tambah Stok BBM di Yogyakarta Sebanyak 10 Persen

PT Pertamina wilayah Jawa bagian tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menambah stok BBM gasolin di wilayah DIY sebesar 175 kiloliter per hari.

Kasus Kematian Novia, Bripda Randy Dipecat dari Polri
Indonesia
Kasus Kematian Novia, Bripda Randy Dipecat dari Polri

"Hasil putusannya adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Kamis (26/1).

Gibran Pamer Mobil Listrik Klasik Wisata, Menperin: Mobilnya 'Smooth'
Indonesia
Gibran Pamer Mobil Listrik Klasik Wisata, Menperin: Mobilnya 'Smooth'

Ia menegaskan untuk wisata lain di Bali, Solo, dan Yogyakarta bisa gunakan kendaraan ramah lingkungan

Khawatir Muncul Kasus COVID-19, Libur Maulid Nabi Terpaksa Digeser
Indonesia
Khawatir Muncul Kasus COVID-19, Libur Maulid Nabi Terpaksa Digeser

Pergeseran ini hanya berlaku bagi hari liburnya saja

Depok Bagikan Bantuan Bagi Warga dari Donasi ASN
Indonesia
Depok Bagikan Bantuan Bagi Warga dari Donasi ASN

"Kami langsung salurkan ke warga untuk menghindari kerumunan, sekaligus melihat kondisi mereka," Wakil Wali Kota Depok Iman.

Politisi Gerindra Ungkap Peluang Riza Patria-Airin Jadi Pasangan di Pilkada DKI 2024
Indonesia
Politisi Gerindra Ungkap Peluang Riza Patria-Airin Jadi Pasangan di Pilkada DKI 2024

"Bisa aja berpasangan Ariza-Airin," kata Ketua Penasehat DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohammad Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (14/3).

Pemerintah Minta Warga Tetap Patuh Prokes saat Ibadah Ramadan
Indonesia
Pemerintah Minta Warga Tetap Patuh Prokes saat Ibadah Ramadan

Pemerintah memberikan kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat termasuk ibadah saat bulan suci Ramadan.

Polres Wonogiri Kerahkan Patroli Pantau Daerah Rawan Bencana Saat Hujan Deras
Indonesia
Polres Wonogiri Kerahkan Patroli Pantau Daerah Rawan Bencana Saat Hujan Deras

Satu rumah milik Slamet (60) Dukuh Cubluk Kelurahan Giritirto Kecamatan/Kabupaten Wonogiri roboh tertimpa material longsoran. Kejadian itu mengakibatkan satu orang luka ringan.

KPK Sidik Dugaan Korupsi Proyek Fiktif di Amarta Karya
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Proyek Fiktif di Amarta Karya

KPK menduga proyek yang dikerjakan oleh perusahaan BUMN itu adalah fiktif