Atasi Banjir, Pemprov DKI Bangun 150 Ribu Sumur Resapan di 2021 Ilustrasi (YouTube)

Merahputih.com - Pemprov DKI Jakarta akan membuat 150 ribu sumur resapan. Hal itu sebagai upaya mengatasi banjir yang kerap menghantui warga DKI Jakarta setiap tahunnya.

Rencana itu tertuang dalam Rancangan APBD tahun 2021 yang sedang digodok Legislatif dan Eksekutif DKI Jakarta.

Baca Juga

Pemprov DKI Akui Drainase Vertikal Tak Mampu Atasi Banjir Kiriman

Program ini sudah dimatangkan Komisi D DPRD DKI Jakarta, yang membidangi masalah infrastruktur dan pembangunan.

"Dinas Sumber Daya Air (SDA) sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya nanti," ujar Anggota Komisi D DPRD DKI Dedi Supriadi di Jakarta, Rabu (2/12).

Nantinya, 150 ribu sumur resapan ini akan ditempatkan di lahan-lahan milik Pemprov DKI seperti perkantoran dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) lainnya.

Proyek drainase di Jakarta
Ilustrasi: Salah satu proyek drainase di Jakarta (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Dewan juga meminta Pemprov menanam sumur resapan ini di daerah-daerah yang seringkali mudah mengalami genangan saat hujan turun.

Program ini juga bentuk keseriusan Pemprov DKI dalam mengatasi dampak banjir sekaligus sebagai konservasi air. Sehingga, air hujan ataupun air habis pakai tidak langsung dialirkan ke saluran yang muaranya sampai ke laut.

"Jika air diserap dulu ke tanah melalui sumur resapan ini, maka debit air di saluran juga akan berkurang, kemudian persediaan air tanah juga terjaga," tutur Dedi.

Baca Juga

Pemprov DKI Ajak Warga Buat Drainase Vertikal, Segini Harganya

Sumur resapan nantinya dalam beberapa bentuk. Yaitu beton, sumur dalam dan modular tank.

"Tentu hal tersebut mempertimbangkan banyak hal seperti kapasitas air yang ingin diserap dan medium tempat ditanamnya," tutup Dedi. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Siklon Tropis Timbulkan Cuaca Ekstrem Sejumlah Wilayah
Indonesia
Siklon Tropis Timbulkan Cuaca Ekstrem Sejumlah Wilayah

Siklon tropis yang dinamakan siklon tropis Seroja ini terbentuk dari bibit siklon tropis yang diprediksi semakin menguat.

HIPMI Diharap Jadi Inisiator Pembuka Lapangan Kerja Warga Terdampak COVID-19
Indonesia
HIPMI Diharap Jadi Inisiator Pembuka Lapangan Kerja Warga Terdampak COVID-19

HIPMI mengungkapkan jenis usaha yang masih dapat dikembangkan masyarakat

Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Siap Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Siap Disuntik Vaksin COVID-19

Pemprov DKI akan memastikan dulu vaksin corona sudah siap dan ada di Indonesia termasuk Jakarta.

Penyidik KPK Geledah Kantor KKP
Indonesia
Penyidik KPK Geledah Kantor KKP

Gedung Kementerian Kelautan Perikanan digeledah sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 DPR Awasi Perppu Corona Agar Tidak Terjadi Penyelewengan
Indonesia
DPR Awasi Perppu Corona Agar Tidak Terjadi Penyelewengan

"Kami akan mengawasi tugas-tugas dari mitra kerja Komisi XI DPR RI sesuai dengan ruang lingkup kewenangan yang termuat di dalam Perppu 1/2020," kata Dito.

Wali Kota Bogor Bima Arya Cerita Tak Percaya Hasil Tes Swab Rizieq
Indonesia
Wali Kota Bogor Bima Arya Cerita Tak Percaya Hasil Tes Swab Rizieq

Sejauh ini ?tidak ada nama Rizieq Shihab dalam kasus positif yang dilaporkan RS Ummi

Angka Kasus COVID-19 di Solo Melonjak, TNI AD Bikin RS Darurat di Benteng Vastenburg
Indonesia
Angka Kasus COVID-19 di Solo Melonjak, TNI AD Bikin RS Darurat di Benteng Vastenburg

TNI AD melalui Korem 074/Warastratama bakal membangun rumah sakit (RS) darurat COVID-19 di dalam kompleks Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah. Pendirian RS darurat tersebut dilakukan seiring tingginya kasus COVID-19 di Soloraya.

Istri Nurhadi Bungkam Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Istri Nurhadi Bungkam Usai Diperiksa KPK

Istri dari tersangka kasus suap mafia peradilan di MA itu bungkam saat dicecar pertanyaan oleh awak media.

Moeldoko Sebut Presiden Jokowi Sering Ingatkan Menteri Jangan Korupsi
Indonesia
Moeldoko Sebut Presiden Jokowi Sering Ingatkan Menteri Jangan Korupsi

Menurut Moeldoko, Jokowi selalu menyampaikan bahaya korupsi kepada para menterinya dalam setiap kesempatan rapat terbatas kabinet.

Cegah Kenaikan Sembako, Satgas Pangan DIY Tingkatkan Pengawasan ke Pasar Tradisional
Indonesia
Cegah Kenaikan Sembako, Satgas Pangan DIY Tingkatkan Pengawasan ke Pasar Tradisional

Menurut dia, potensi gangguan distribusi pangan seperti penimbunan serta manipulasi harga perlu diantisipasi setiap menghadapi momentum hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru.