Asup Cokelat untuk Redakan Kecemasan Cokelat bisa bantu redakan kecemasanmu. (foto: pixabay/webandi)

KETIDAKPASTIAN di masa pandemi saat ini menimbulkan masalah pada kejiwaan pada beberapa orang. Rasa cemas bisa muncul kapan saja. Rasa khawatir akan tertular membuat orang menjadi cemas. Kecemasan berlebih bisa berbahaya untuk kesehatan mental kamu loh.

Padahal nih, menjaga kesehatan mental di masa seperti ini sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisikmu. Oleh karena itu, kamu harus pintar mengelola rasa cemas atau bahkan meredakannya. Tak susah. Makan cokelat bisa jadi solusi.

BACA JUGA: Mengapa Hubungan Berubah Setelah Memiliki Anak?

Manfaat cokelat sudah banyak diungkap dalam penelitian. Sebagian besar memberi kesan positif terhadap cokelat. Hal itu tak mengherankan mengingat sebagian besar studi itu disponsori produsen cokelat.

Sebuah tim ilmuwan yang dipimpin Sunil Kochhar, PhD, Kepala Bioanalisis pada Departemen Sains di Pusat Riset Nestle, Swiss, mendesain sebuah studi terbaru. Studi itu bertujuan menemukan apakah mengonsumsi dark chocolate setiap hari selama dua minggu dapat memengaruhi cara tubuh memetabolism hormon stres.

Para ilmuwan di studi itu merekrut 30 peserta yang sehat. Sebelas orang di antaranya ialah laki-laki, sisanya ialah perempuan. Para relawan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok bertingkat kecemasan tinggi dan kelompok bertingkat kecemasan rendah. Kedua kelompok itu diberi 40 gram dark chocolate, yang terdiri atas 74% kokoa, setiap hari selama dua minggu.

chocolate
Cokelat menurunkan hormon stres. (foto: pixabay/stux)

Hasil tes urine setelah konsumsi cokelat menunjukkan gurp bertingkat kecemasan tinggi mengalami penurunan hormon stres. Selain itu, konsumsi cokelat mengubah biologis mereka secara signifikan. Menurut Kochhar, orang cenderung merasakan kecemasan mereka berkurang setelah mengudap cokelat.

Meskipun demikian, hal sebaliknya terjadi pada mereka yang punya level kecemasan rendah. "Kami mengamati bahwa kelompok ini malah mengalami peningkatan kecemasan segera setelah mereka mengonsumsi cokelat," ujarnya.

Kochhar menyatakan cokelat dengan kandungan kokoa di atas 60% akan memberikan manfaat yang sama, yakni mengurangi kecemasan. Selain itu, meskipun cokelat gelap memberi tambahan 220 kalori setiap hari, mereka tidak mengalami lonjakan gula darah.

Meskipun demikian, jika berencana mengunyah dark chocolate setiap hari selama dua minggu, kamu mungkin harus memangkas kalori dari menu lainnya. Itu jika kamu tidak mau bertambah 10 kg dalam setahun.(*)

BACA JUGA: Tiga Nutrisi Penting yang Tak Boleh Terlupakan Saat Diet


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH