Aston Martin Tunda Perilisan Mobil Listrik Terbarunya? Ada Apa? Aston Martin tunda produksi mobil listrik mewahnya (Foto: Aston Martin)

SEPERTI yang diketahui, saat ini sejumlah produsen mobil besar di dunia mulai menghadirkan mobil berbahan bakar listrik. Seperti BWM, Honda, Toyota, Nissan dan sebagainya.

Salah satu brand mewah yang akan merilis mobil listrik yakni Aston Martin. Namun baru-baru ini Aston Martin dikabarkan resmi menunda peluncuran semua kendaraan listriknya. Usut punya usut, perusahaan asal Britania Raya ini tengah berusaha mencari pijakan keuangan yang kuat.

Baca juga:

GMC Hadirkan Mobil Listrik Hummer Bertenaga 1000 HP

Mobil Listrik Aston Martin ditunda produksinya karena suatu hal (Foto: aston martin)

Seperti yang dilansir dari laman engadget, baru-baru ini, Aston Martin mengatakan rencananya untuk mengambil dana darurat sekitar USD$659 juta atau sekitar Rp9,5 triliun dari sekelompok investor yang dipimpin oleh milarder Kanada, Lawrence Stroll.

Sebagai bagian dari rencana keuangan baru, Aston Martin akan fokus pada mobil bensin sebelum memproduksi mobil listrik.

Baca Juga:

Tips Ampuh Membeli Mobil Bekas agar Kamu Untung Besar

Karena itu Rapide E yang seharusnya jadi mobil listrik Aston Martin pertama, ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Namun kabarnya Aston Martin akan menghadirkan mobil listrik baru hingga sekitar tahun 2025.

Sejak Aston Martin pertama kali mengumumkan Rapide E pada tahun 2015, produsen mobil tersebut mengalami banyak kemunduran.

Usai krisis keuangan yang dialami perusahaan Tiongkok pada tahun 2017, Aston Martin mengatakan akan memproduksi 155 Rapide E pada tahun 2019. Namun awal bulan ini, Automaker menerbitkan laporan yang mengatakan Aston Martin memutuskan untuk mengubah mobil tersebut menjadi proyek penelitian.

Seandainya mobil Rapide E mulai diproduksi, Aston Martin mengklaim motor listrik 800V twin Rapide E akan menghasilkan setara dengan 604 tenaga kuda, dengan kecepatan tertinggi 155 mil per jam.

Sementara itu, Mobil listrik Rapide E Aston Martin tersebut dikabarkan memiliki baterai mobil dengan kapasitas 65 kWh, yang memungkinkan untuk digunakan sejauh lebih dari 200 mil. (ryn)

Baca Juga:

10 Tahun Lagi Subaru Hanya Akan Menjual Mobil Listrik?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH