ASITA: Pariwisata NTT Mulai Bergerak Objek wisata Pulau Pasir di Dusun Meko, Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

MerahPutih.com - Kondisi pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai bergerak atau bergeliat sejak penerapan kenormalan baru (new normal).

“Sudah ada pergerakan positif untuk kondisi pariwisata di NTT saat ini. Saya dapat informasi dari beberapa teman pengelola hotel di Labuan Bajo dan Maumere bahwa pesanan kamar mulai masuk,” kata Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) NTT Abed Frans dihubungi di Kupang, Minggu (5/7), dikutip Antara.

Baca Juga:

NTT Tetapkan Akses Pulau Komodo Melalui Membership

Ia mengatakan, hal itu berkaitan dengan kondisi terkini pariwisata di Nusa Tenggara Timur setelah diberlakukan kenormalan baru di provinsi setempat pada 15 Juni 2020.

Abed Frans mengatakan sejak diberlakukan normal baru, sektor pariwisata mulai kembali bergerak setelah lesu akibat pandemi virus corona jenis baru (COVID-19).

Ketua AISTA NTT, Abed Frans. (ANTARA/HO-DPD ASITA NTT)
Ketua AISTA NTT Abed Frans. (ANTARA/HO-DPD ASITA NTT)

Selain pesanan kamar hotel yang mulai masuk di beberapa daerah, lanjut dia, di Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi, juga sudah ada upaya dari pemerintah kota untuk menggunakan hotel sebagai tempat pertemuan, pelatihan, dan sebagainya.

“Ini langkah yang perlu diapresiasi karena langkah pemerintah kota seperti ini sangat membantu hotel-hotel di Kota Kupang untuk kembali bergairah dengan aktivitas bisnisnya,” katanya.

Menurut Abed Frans, selain itu kebijakan pemerintah daerah untuk tidak mewajibkan tes cepat atau rapid test untuk perjalanan di NTT mendapat respons positif dari para wisatawan.

Baca Juga:

Kesadaran Masyarakat dan Kontrol Pemda Jadi Kunci Penanganan COVID-19 di NTT

Untuk itu, pihaknya selaku operator tur juga terus melakukan promosi secara digital baik berupa email ke relasi maupun pelanggan, maupun lewat brosur yang disebarkan melalui jejaring media sosial lainnya.

“Komunikasi antaroperator tur juga sudah semakin intensif mencari waktu terbaik untuk rencana sebatas family trip antarsesama operator tur atau agen travel maupun terkait rencana untuk membawa tamu-tamu mereka ke NTT,” kata pemilik operator tur PT Flobamor Tour itu. (*)

Baca Juga:

Di NTT, Program Kartu Pra Kerja Tak Bisa Diakses Lantaran Banyak Pendaftar


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH