Asita Keluhkan Lesunya Penjualan Paket Wisata Yogyakarta Kawasan Malioboro, Yogyakarta mulai ramai diserbu wisatawan. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluhkan masih lesunya penjualan paket wisata dan perjalanan ke DIY. Penjualan paket wisata tak ikut terkerek naik seperti jumlah kunjungan wisata.

Ketua Asita DIY, Hery Satyawan mengatakan, banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta tak berbanding lurus dengan tingkat pemesanan jasa paket wisata.

Baca Juga

Pemkot Yogyakarta Hadirkan Nuansa Sekaten Dalam Mal

Lantaran sebagian besar wisatawan datang secara mandiri dan tidak dalam kelompok besar. Pelancong juga didominasi wisata keluarga dan datang menggunakan transportasi pribadi.

"Memang terlihat banyak yang datang ke Malioboro tetapi kebanyakan datang sendiri-sendiri tanpa menggunakan jasa biro perjalanan wisata. Kalaupun ada yang pakai bus, mereka kordinir sendiri," kata Hery melalui keterangan pers di Yogyakarta, Kamis (14/10).

Ia menjelaskan sebelum pandemi memghantam, pemesanan paket perjalanan wisata di DIY didominasi oleh wisatawan mancanegara. Sedangkan pemesanan dari wisatawan nusantara atau domestik sebagian besar berasal dari perusahaan serta instansi pemerintahan.

Alun-alun kidul Yogyakarta mulai ramai diserbu wisatawan. Foto: MP/Teresa Ika
Alun-alun kidul Yogyakarta mulai ramai diserbu wisatawan. Foto: MP/Teresa Ika

Masih sepinya pemesanan dari rombongan karyawan perusahaan, menurut dia, dapat dimaklumi sebab tidak sedikit perekonomian perusahaan yang menurun karena terdampak pandemi.

"Dulu memang yang banyak (memesan paket wisata) tamu-tamu asing. Tapi yang dari perusahaan-perusahaan kini juga masih banyak yang sulit mengalokasikan dana untuk piknik karena masih masa pamulihan," kata dia.

Untuk kembali memulihkan tingkat okupansi biro perjalanan wisata, Hery berharap Pemda DIY dapat memberikan kejelasan peraturan sekaligus penerapan di lapangan.

"Jangan sampai kami sudah bawa tamu tapi enggak boleh masuk, ya nanti kami bisa dikomplain sama tamunya," kata dia. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Pariwisata Yogyakarta Mulai Bergairah, Okupansi Hotel Capai 80 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemda Tidak Boleh Paksakan Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pemda Tidak Boleh Paksakan Sekolah Tatap Muka

Para orang tua/komite sekolah termasuk organisasi guru dan komunitas untuk bersama-sama mengawasi dan memantau rencana pembukaan sekolah.

 Tahap 1, Pemprov DKI Suntik Sinovac ke 131 Ribu Nakes Hari Ini
Indonesia
Tahap 1, Pemprov DKI Suntik Sinovac ke 131 Ribu Nakes Hari Ini

Vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan yang mendapatkan SMS blast dan sudah mendaftar ulang

1.925 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta Api Gegara Bawa Anak di Bawah 12 Tahun
Indonesia
1.925 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta Api Gegara Bawa Anak di Bawah 12 Tahun

Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan

Kasus COVID-19 di Jakarta Mengkhawatirkan, Anies Didesak Lockdown RT/RW Zona Merah
Indonesia
Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG
Indonesia
Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan total tenaga medis yang wafat akibat terinfeksi COVID-19 sejak Maret hingga Oktober 2020 mencapai 161 orang.

Pemprov DKI Tutup Pajangan Rokok di Minimarket, Wagub: Bukan Berarti Melarang
Indonesia
Pemprov DKI Tutup Pajangan Rokok di Minimarket, Wagub: Bukan Berarti Melarang

Kebijakan itu bertujuan untuk menekan angka perokok di Ibu Kota

Vaksinasi Menjadi Syarat Warga Menerima Bantuan di Majalengka
Indonesia
Vaksinasi Menjadi Syarat Warga Menerima Bantuan di Majalengka

"Perpres 14 tahun 2021 intinya akan mempersyaratkan setiap bantuan apapun dari APBN, APBD Provinsi dan APBD seperti Bansos, hibah dan sebagainya," kata Bupati Majalengka.

Utang Indonesia ke Arab Saudi Penyebab Pembatalan Haji Tahun Ini? Ini Klarifikasi Menag
Indonesia
Utang Indonesia ke Arab Saudi Penyebab Pembatalan Haji Tahun Ini? Ini Klarifikasi Menag

"Jadi info terkait tagihan tadi adalah 100 persen berita hoaks atau berita sampah jangan dipercaya," ujar Yaqut

[Hoaks atau Fakta]: Mahasiswa Minta Bantuan Tentara Saat Ingin Demo
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Mahasiswa Minta Bantuan Tentara Saat Ingin Demo

Kewenangan Panglima TNI tidak termasuk kewenangan untuk mengizinkan dan memberikan pengawalan demonstran