MerahPutih.com - PSSI menjadikan ASEAN Championship 2026 sebagai titik balik untuk mengembalikkan kepercayaan publik terhadap Timnas Indonesia. Skuad Garuda pun diharapkan mampu meraih gelar juara.
Hal ini seperti disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji.
Ia menjelaskan bahwa pasca kegagalan di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, kepercayaan publik terhadap Skuad Garuda menurun.
Jujur saja, kami semua itu di PSSI sangat-sangat merindukan dan kita tahu bahwa kita setelah kita tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan terhadap publik terhadap timnas menurun ini. Real-nya seperti itu. Maka kami ingin membuktikan bahwa memang anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak untuk bisa mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi,
kata Sumardji.
"Punya fans yang betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang. Kami merindukan seperti itu."
Baca juga:
John Herdman Ungkap Peluang Marselino Ferdinan Menjadi Starter dalam Laga Timnas Indonesia Vs Oman
Timnas Indonesia tergabung di Grup A ASEAN Championship 2026. Skuad Garuda akan bersaing dengan juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang kualifikasi di penyisihan.
Timnas Indonesia belum sekalipun mencicipi gelar juara di ASEAN Championship, yang sebelumnya dikenal Piala AFF. Pencapaian terbaik runner-up pada 2020, 2016, 2010, 2004, 2002, 2000.
Maka pelan-pelan, step by step, kami akan membuktikan, memberikan motivasi yang terbaik dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita agar supaya timnas ini ke depan kembali dipercaya lagi oleh seluruh fans Indonesia, masyarakat Indonesia,
ujar Sumardji.
Sumardji juga mengomentari keputusan PSSI dan John Herdman yang membagi Timnas Indonesia menjadi dua tim untuk FIFA Matchday Juni kontra Oman dan Mozambik dan ASEAn Championship 2026.
Timnas Indonesia turun dengan hampir semua pemain terbaiknya di FIFA Matchday. Hanya Jay Idzes, Dean James, dan Mees Hilgers yang absen. Sementara itu, Thom Haye dan Shayne Pattynama tidak masuk skuad FIFA Matchday karena mendapatkan sanksi.
Adapun, di kejuaraan ASEAN, Timnas Indonesia hampir dipastikan bakal turun dengan mayoritas pemain-pemain yang berlaga di kompetisi domestik.
Pasalnya, Piala AFF 2026 digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Jadwal itu bentrok dengan persiapan tim-tim Eropa jelang musim baru, sehingga para pemain abroad yang berkarier di Benua Biru dipastikan bakal absen.
"Yang harus kita lihat adalah, FMD (FIFA Matchday) ini bisa kita panggil seluruh pemain diaspora yang bermain di luar. Sementara, kalau kita Piala AFF, turnamen ini kan tidak bisa kita memanggil pemain dari luar," ujar Sumardji. (*)