AS Tidak Senang Israel Hancurkan Depot Bahan Bakar Iran, Bikin Harga Minyak Melonjak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
AS Tidak Senang Israel Hancurkan Depot Bahan Bakar Iran, Bikin Harga Minyak Melonjak

Ledakan akibat serangan misil Iran ke Tel Aviv, Israel, Sabtu (28/2/2026). (ANTARA/Xinhua/Chen Junqing)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel dan Amerika Serikat melancarkan duet serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan itu juga selain menewaskan termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, juga menyerag infrastruktur minyak Iran, termasung kilang.

Amerika Serikat (AS) dilaporkan kecewa dengan skala serangan udara Israel terhadap depot bahan bakar Iran pada akhir pekan, dan hal itu menjadi perbedaan pendapat yang menonjol pertama antara kedua sekutu tersebut sejak dimulainya penyerbuan terhadap Iran.

Laporan Axios, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, menyebutkan bahwa serangan pada Sabtu menargetkan sekitar 30 depot bahan bakar di berbagai wilayah Iran, jumlah yang melebihi perkiraan pejabat AS setelah Israel sebelumnya memberi tahu Washington mengenai operasi tersebut.

Kebakaran besar dilaporkan terjadi di ibu kota Iran, Teheran, setelah serangan tersebut, dengan asap tebal terlihat membubung di atas tangki penyimpanan bahan bakar dan kawasan industri.

Baca juga:

Berkah Harga Minyak Dunia Naik Bikin Pendapatan Industri Hulu Naik

Pernyataan pihak militer Israel menyebutkan, depot bahan bakar yang menjadi sasaran serangan itu digunakan pemerintah Iran untuk memasok bahan bakar kepada berbagai pihak, termasuk unit-unit militernya.

Para pejabat AS mengatakan Israel telah memberi tahu militer AS sebelum operasi dilaksanakan, namun Washington tetap terkejut dengan luasnya cakupan serangan tersebut.

“Presiden tidak menyukai serangan terhadap fasilitas minyak. Ia ingin menyelamatkan minyak itu, bukan membakarnya. Dan hal itu mengingatkan orang pada kenaikan harga bensin,” kata seorang penasihat Presiden AS Donald Trump.

Pejabat AS khawatir serangan terhadap infrastruktur yang melayani masyarakat Iran dapat menimbulkan dampak strategis yang berbalik arah dengan memperkuat dukungan publik terhadap kepemimpinan Iran serta mendorong kenaikan harga minyak global.

“Kami tidak berpikir itu adalah ide yang baik,” kata seorang pejabat senior AS tersebut.

Laporan itu menyebutkan bahwa meskipun fasilitas yang diserang bukan merupakan lokasi produksi minyak, para pejabat di Washington khawatir rekaman yang memperlihatkan depot bahan bakar yang terbakar dapat mengguncang pasar energi.

Pejabat Iran memperingatkan bahwa serangan yang terus berlanjut terhadap infrastruktur energi dapat memicu pembalasan.

Juru bicara Markas Khatam al-Anbiya Iran, yang mengawasi operasi militer, mengatakan Teheran dapat merespons dengan serangan serupa di berbagai wilayah jika serangan semacam itu terus terjadi.

Ia menambahkan bahwa Iran sejauh ini menghindari menargetkan infrastruktur energi di kawasan, namun memperingatkan bahwa jika langkah tersebut diambil, harga minyak global dapat melonjak hingga 200 dolar AS (sekitar Rp3,4 juta) per barel..

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan, Teheran akan melakukan pembalasan “tanpa penundaan” jika serangan terhadap infrastruktur terus berlanjut.

#Harga Minyak Dunia #Israel #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Bagikan