AS Serang Venezuela, Presiden Donald Trump Nyatakan Telah Tangkap Nicolas Maduro

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
AS Serang Venezuela, Presiden Donald Trump Nyatakan Telah Tangkap Nicolas Maduro

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pasukan AS telah menangkap pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, Sabtu (3/1). Penangkapan itu dilakukan setelah AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap negara Amerika Selatan tersebut.

Pengumuman mengejutkan Trump itu dilontarkan setelah berbulan-bulan tekanan militer dan ekonomi AS yang terus meningkat terhadap pemimpin berhaluan kiri tersebut serta perekonomian Venezuela yang bergantung pada ekspor minyak.

“Amerika Serikat telah melaksanakan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dan pemimpinnya. Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya, telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu. Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS,” ujar Trump di Truth Social.

Dalam wawancara singkat via telepon dengan The New York Times, Trump memuji operasi tersebut sebagai brilian. “Banyak perencanaan yang baik dan banyak pasukan serta orang-orang hebat,” kata Trump.

Baca juga:

Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Mengancam Perdamaian dan Stabilitas Internasional



CBS News melaporkan unit elite Delta Force Angkatan Darat AS melaksanakan operasi penangkapan Maduro. Namun, pejabat AS belum segera mengonfirmasi laporan tersebut. Aksi militer AS kini telah selesai. Maduro dilaporkan ditangkap untuk ‘diadili’ di Amerika Serikat. Demikian disebut dalam pernyataan seorang senator AS yang mengutip Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

“Ia memperkirakan tidak akan ada tindakan lebih lanjut di Venezuela sekarang setelah Maduro berada dalam tahanan AS,” ujar Senator Mike Lee dari Partai Republik X, setelah apa yang ia sebut sebagai percakapan telepon dengan Rubio.

Pemerintahan Trump pada Agustus 2025 menawarkan hadiah sebesar USD 50 juta bagi informasi yang mengarah pada penangkapan Maduro. Trump menuduh Maduro memimpin organisasi perdagangan narkoba yang disebut ‘Kartel Matahari’.(dwi)


Baca juga:

Trump Labeli Venezuela di Bawah Maduro Teroris, Kirim Armada Blokade Terbesar AS

#Amerika Serikat #Donald Trump #Venezuela
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Bagikan