AS Konfirmasi 15 Positif Virus Corona Evakuasi warga negara AS dan Kanada akibat virus Corona di Bandara Internasional Wuhan Tianhe, Jumat (7/2/2020). ANTARA FOTO/Edward Wang/via REUTERS/wsj.

MerahPutih.com - Pejabat kesehatan AS melaporkan kasus virus corona terkonfirmasi ke-15 di Amerika Serikat pada Kamis (13/2). Pernyataan itu disampaikan di tengah kritik Gedung Putih atas kurangnya keterbukaan serta respons terhadap wabah tersebut dari pihak Tiongkok.

Kasus terbaru itu berasal dari seorang pasien warga AS yang turut dievakuasi dari Wuhan di Tiongkok, yang menjadi pusat wabah virus corona. Pasien itu ditempatkan di karantina federal, Pangkalan Angkatan Udara Lackland, San Antonio, Texas, demikian pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, dikutip Reuters dari Antara.

Baca Juga:

Singapura Informasikan 58 Positif Virus Corona

Kasus terbaru merupakan evakuasi ketiga sekaligus yang pertama terbukti positif di Lackland, kata CDC, seraya mencatatkan bahwa kemungkinan ada kasus lain dari mereka yang baru saja kembali dari Tiongkok.

Pemerintah membawa pulang sekitar 800 orang dari Provinsi Hubei dan banyak di antaranya merupakan pegawai pemerintah beserta keluarga mereka. Mereka lantas menjalani karantina selama 14 hari di pangkalan militer AS.

Tugu peringatan darurat bagi Li Wenliang, dokter yang pertama kali memberi peringatan mengenai wabah virus korona. REUTERS/Stringer/wsj/djo (REUTERS/STRINGER)
Tugu peringatan darurat bagi Li Wenliang, dokter yang pertama kali memberi peringatan mengenai wabah virus korona. REUTERS/Stringer/wsj/djo (REUTERS/STRINGER)

"Pasien itu kini diisolasi dan menjalani perawatan medis di rumah sakit rujukan terdekat," kata CDC, menjadikan Texas negara bagian ke-7 yang melaporkan kasus corona.

Virus yang menyebar cepat itu telah menelan 1.370 korban dan menginfeksi sekitar 60.000 orang lainnya, hampir seluruhnya di Tiongkok, sehingga menghambat ekonomi terbesar kedua di dunia itu dan juga memberikan salah satu ujian paling sulit bagi Partai Komunis berkuasa dalam beberapa tahun.

Baca Juga:

Apple Akan Buka Kembali 5 Store di Beijing? Enggak Takut Virus Corona?

"Kami sedikit kecewa atas kurangnya keterbukaan dari pihak China, angka ini naik turun ... mengejutkan," kata penasihat ekonomi pemerintahan Trump, Larry Kudlow kepada awak media di Gedung Putih.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya memuji upaya mitranya Tiongkok dalam memerangi virus corona, dengan mengatakan "Presiden Xi secara tangguh memimpin apa yang akan menjadi operasi sukses."

Kudlow mengaku secara keseluruhan hubungan AS dan China masih baik. Ditingkat presiden, tambahnya, hubungan "baik-baik saja." (*)

Baca Juga:

Hampir Seratus Hoaks Disebar Terkait Virus Corona


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH