AS Incar Profit, Larangan Minyak Venezuela Masuk Kuba Dilonggarkan Khusus Sektor Swasta

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
AS Incar Profit, Larangan Minyak Venezuela Masuk Kuba Dilonggarkan Khusus Sektor Swasta

Ilustrasi - Sumur pengeboran minyak mentah. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat (AS) melonggarkan larangan Kuba mengimpor minyak mentah dari Venezuela. Namun, pelonggaran aturan ini hanya berlaku bagi sektor komersial.

Office of Foreign Assets Control (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS mengumumkan perusahaan kini sudah boleh kembali menjual kembali minyak Venezuela ke sektor nonpemerintah di Kuba

OFAC menyatakan akan menerapkan kebijakan terbaru ini lebih menguntungkan bagi permohonan izin tertentu, khususnya untuk transaksi komersial.

Pelonggaran larangan impor ini ditujukan agar sektor swasta di Kuba tetap mendapat pasokan energi tanpa melemahkan tekanan politik terhadap pemerintah setempat.

Baca juga:

Lawan Rencana Agresi Militer AS ke Venezuela, Kuba: Kawasan Amerika Latin-Karibia Zona Damai

Stok Minyak Militer dan Pemerintah Kuba Tetap Dibatasi

Meski lebih longgar, aturan ini tetap mengecualikan semua transaksi yang melibatkan militer Kuba, badan intelijen, atau lembaga pemerintah. Artinya, minyak yang mengalir ke pihak-pihak tersebut tidak akan mendapat izin.

“Minyak hanya boleh masuk untuk kepentingan komersial dan kemanusiaan, bukan untuk memperkuat institusi pemerintah,” tegas OFAC dalam pernyataannya, dilansir Antara, Kamis (26/2).

Imbas Kelangkaan Minyak di Kuba

Sebelumnya, AS menghentikan pasokan minyak Venezuela ke Kuba menyusul operasi militer pada Januari yang menahan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Sejak saat itu, kontrol ekspor minyak Venezuela berada di tangan Washington.

Baca juga:

Air Canada Tutup Semua Penerbangan ke Kuba, Imbas Krisis Avtur

Keputusan terbaru AS untuk melonggarkan larangan suplai minyak mentah dari Venezuela ini diharapkan dapat membantu sektor nonpemerintah dan warga Kuba mendapatkan pasokan minyak yang lebih stabil.

Pasokan energi menjadi krusial di tengah krisis ekonomi yang melanda Kuba, terutama bagi bisnis kecil dan layanan masyarakat. Bahkan, Maskapai Air Canada telah resmi terpaksa menghentikan seluruh penerbangan ke Kuba menyusul kelangkaan bahan bakar penerbangan avtur yang makin parah. (*)

#Kuba #Venezuela #Amerika Serikat #Minyak Mentah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan