AS Hikam: Isu Komunis Akan Dikapitalisasi pada Pilpres 2019 Pengamat politik AS Hikam saat diskusi bertajuk “Kebangkitan PKI, Isu atau Realitas?” di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/6). (MP/Ponco Sulaksono)

Pengamat politik Muhammad AS Hikam mengatakan bahwa isu komunis hanya digunakan untuk manuver politik. Menurutnya, isu kebangkitan komunis akan dikapitalisasi oleh lawan politik Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.

“Isu komunis akan dikapitalisasi oleh lawan politik Presiden Jokowi,” ujar Hikam saat diskusi bertajuk “Kebangkitan PKI, Isu atau Realitas?” di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/6).

Kelompok Islam politik, katanya, akan menggunakan juga isu komunis sebagai legitimasi eksistensinya dalam kancah politik Indonesia.

“Bahkan organisasi-organisasi yang anti-Pancasila, antidemokrasi, anti-UUD 45 merasa legitimated, karena dia juga bersuara antikomunis,” tandasnya.

Ia menuturkan, kelompok pengusung khilafah seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) termasuk yang lantang menyuarakan antikomunisme. Ia menilai, hal tersebut bisa digunakan untuk melegitimasi eksistensi HTI.

“Walaupun sebenarnya dia tidak legitimated. Kalau legitimated, masa mau dibubarkan oleh Pak Wiranto,” tegasnya.

Lebih lanjut Hikam menuturkan, dalam kapitalisasi isu komunis ini, segala hal yang berkaitan dengan Tiongkok juga akan dianggap komunis dan menjadi musuh.

“Kalau partai partai lain ada hubungan dengan PKC, maka tidak ada yang mengkritik. Tapi giliran kemudian ada isu imigran dari China, seolah-olah itu Indonesia sudah milik RRC,” pungkasnya. (Pon)

Baca juga berita lain terkait isu komunis dalam artikel: PDIP: Isu Kebangkitan Komunis Untuk Jatuhkan Jokowi



Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE