Artis FTV Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Bansos Catut Nama Pemprov DKI Artis FTV Lady Marsella melaporkan dugaa penipuan pengadaan bansos catut nama Pemprov DKI. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Artis FTV Lady Marsella diduga menjadi korban penipuan pengadaan sembako untuk yang mencatut Satuan Kerja Bagian Pemerintahan dan Kesra Pemprov DKI Jakarta senilai Rp 60 miliar pada 10 September 2020 lalu.

Dalam hal ini, Lady telah melaporkan peristiwa yang dia alami ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/2371/V/YAN 2.5/2021/SPKT/PMJ pada 4 Mei 2021.

“Kami masih menunggu tindak lanjut dari kepolisian,” kata kuasa hukum Lady Marsella, Achmad Yarus kepada wartawan, Kamis (27/5).

Baca Juga:

Korupsi Lahan DKI, Bekas Bos Perumda Sarana Jaya Rugikan Negara Rp 152 Miliar

Achmad membeberkan, kasus ini berawal dari adanya kerja sama antara PT Marsella Cahya Permata milik kliennya dengan ASL Cs selaku terlapor yang mengiming-iminhi bisa membiayai modal kerja pengadaan bantuan sosial dengan dana pribadi.

Setelah percaya dan melakukan kerja sama, PT MCP kemudian mengikuti poses yang ditentukan, hingga akhir proyek bansos ini dimenangkan oleh perusahaan Lady Marsella.

Kejanggalan pun muncul saat perencanaan kerja sama. Saat itu, surat perintah kerja (SPK) yang ditujukan kepada PT MCP adalah palsu.

Padahal, SPK yang diterima PT MCP tertera tanda tangan pejabat pembuat komitmen (PPK) atas nama Widyarto Teguh Nugroho sebagai Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesra di Pemrov DKI Jakarta, dengan menggunakan kop surat Badan Pelayanan Pengadaan Barang atau Jasa.

“Di mana SPK bodong itu pun diserahkan kepada kami di dalam gedung Balai Kota lantai 19 Pemprov DKI Jakarta oleh Saudara RM,” kata Marsella.

Mapolda Metro Jaya (Foto: antaranews)
Mapolda Metro Jaya (Foto: antaranews)

Adanya pemberitaan media massa nyatanya tidak mengurungkan ASL Cs untuk terus meyakinkan manajemen PT MCP bahwa SPK tersebut valid.

ASL Cs juga menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan kepada pihak penerbit SPK.

“Pastinya sudah kita cek terlebih dahulu, tanpa sepengetahuan Mbak Lady kan aslinya saya yang pegang,” ujar Marsella menirukan gaya bicara ASL Cs.

Selain ASL Cs, Marsella juga melaporkan RM dan F yang diduga merekayasa SPK Bodong ini. Mereka berperan menyakinkan PT MCP untuk segera menyediakan stok barang.

Mereka berdalih akan ada survei dari pihak Pemprov DKI, sebagai salah satu syarat untuk pekerjaan bansos tersebut.

Dia menduga, ASL Cs telah menggunakan dana dari kreditor LN atau pinjaman untuk belanja barang dan menimbunnya di gudang PT MCP.

ASL Cs diduga telah memalsukan surat kuasa tertanggal 16 September 2020 yang isinya seolah-olah Direksi PT MCP telah memberikan kuasa kepada ASL untuk mengajukan fasilitas pinjaman.

Tetapi anehnya, sudah ada salinan akta pada tanggal 16 September 2020.

"Padahal pada tanggal itu dan beberapa hari setelahnya Lady masih meminta adanya perbaikan atas draf yang diajukan oleh pihak ASL Cs,” imbuhnya.

Baca Juga:

Korupsi Lahan DKI, KPK Tahan Bekas Bos Sarana Jaya Yoory Pinontoan

Akibat peristiwa ini, barang menumpuk di gudang PT MCP. Barang tersebut pun tidak bisa disalurkan sesuai rencana. ASL Cs kemudian membuat fait accompli yang berbuntut gudang beserta isinya yang tidak lain merupakan properti milik Lady Marsella diambil alih.

Bahkan, para pekerja di gudang diancam dan disuruh pulang kampung. Sementara stempel beserta kop surat milik PT MCP disandera.

“ASL Cs bahkan mencoba mengalihkan tanggung jawab pinjaman kepada PT MCP, dengan meminta tanda tangan Lady Marsella, yang tentu saja ditolak mentah-mentah oleh kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah membantah keabsahan seluruh dokumen yang pernah dikeluarkan dengan cap Pemrov DKI tersebut.

BPPBJ Provinsi DKI Jakarta menyatakan, tidak pernah membuat surat tersebut. Sehingga SPK yang diberikan ASL Cs dipastikan palsu. (Knu)

Baca Juga:

DPRD DKI Bentuk Pansus Usut Ratusan PNS Tolak Lelang Jabatan Eselon II

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Pangeran Charles Puji Keberhasilan Jokowi Selamatkan Alam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pangeran Charles Puji Keberhasilan Jokowi Selamatkan Alam

Disertakan narasi yang menyatakan bahwa isi dari pidato tersebut merupakan pujian Charles terhadap Jokowi atas keberhasilannya dalam menyelamatkan alam.

Jokowi Diminta Cermati Motivasi Orang Sekitarnya yang Gaungkan Jabatan Presiden Tiga Periode
Indonesia
Polri akan Kawal Pemulangan Jenazah Eril dari Bandara Soetta ke Kota Bandung
Indonesia
Polri akan Kawal Pemulangan Jenazah Eril dari Bandara Soetta ke Kota Bandung

Mabes Polri memastikan bakal mengawal kepulangan Eril sejak dari Bandara Soekarno-Hatta hingga ke rumah duka di Kota Bandung, Jawa Barat.

Pelita Air Buka Penerbangan Reguler Jakarta ke Bali
Indonesia
Pelita Air Buka Penerbangan Reguler Jakarta ke Bali

Pelita Air Service saat ini memiliki dua unit Pesawat Airbus A320-200 yang telah tiba di Jakarta pada 11 April 2022, di Bandara Soekarno Hatta.

Kasus Kerumunan Holywings Naik ke Penyidikan
Indonesia
Kasus Kerumunan Holywings Naik ke Penyidikan

Kasus kerumunan yang terjadi di Kafe Holywings, Kemang terus bergulir.

Empat Strategi Pemerintah Atasi Penularan Omicron di Tanah Air
Indonesia
Empat Strategi Pemerintah Atasi Penularan Omicron di Tanah Air

Pemerintah terus mengantisipasi penyebaran varian baru COVID-19 Omicron di tanah air.

Kemendikbudristek Renovasi Lantai Dua Gedung A, Anggarannya Rp 6,5 Miliar
Indonesia
Kemendikbudristek Renovasi Lantai Dua Gedung A, Anggarannya Rp 6,5 Miliar

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 6,5 miliar.

PKB Klaim Sebagai Penentu Kemenangan Pilpres
Indonesia
PKB Klaim Sebagai Penentu Kemenangan Pilpres

"PKB memiliki pengalaman dan mental sebagai pemenang di Pemilihan Presiden sejak partai itu dilahirkan," kata Nasim Khan.

[Hoaks atau Fakta]: Kemenaker Kumpulkan Data Buat Berikan Subsidi Upah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kemenaker Kumpulkan Data Buat Berikan Subsidi Upah

Informasi resmi terkait BSU hanya melalui website resmi kemnaker.go.id dan akun sosial media resmi Kemnaker seperti Instagram (@Kemnaker), Twitter (@Kemnaker RI), Facebook dan Youtube (Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia).

Muktamar NU Ke-34 Terimbas PPKM Level 3, PBNU Gelar Musyawarah Terbatas
Indonesia
Muktamar NU Ke-34 Terimbas PPKM Level 3, PBNU Gelar Musyawarah Terbatas

PBNU menggelar musyawarah terbatas untuk membahas kepastian pelaksanaan Muktamar Ke-34.