ART Penganiaya Anak Majikan hingga Viral Diperiksa Kejiwaannya Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Asisten rumah tangga (ART) bernama Noviana (23) yang diduga menganiaya anak majikannya menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemeriksaan akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

"Rencana kita mengecek kejiwaan yang bersangkutan," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (10/1).

Baca Juga:

Seorang ART di Jakbar Nekat Aniaya Anak Majikannya dengan Kejam

Meski begitu, sampai sekarang kasus yang membelit Noviana masih berjalan. Selain memeriksa kejiwaan Noviana, polisi pun akan mendampingi korban G guna melakukan konseling. Hal ini dilakukan guna membantu menghilangkan trauma.

"Sementara pelaku ini kita cek kejiwaan. Normal atau tidak kita tunggu hasilnya nanti. Proses tetap berjalan dan sudah dilakukan penahanan kepada yang bersangkutan. Sementara korban dilakukan konseling oleh psikologi dari Polri. Kita mencegah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan untuk anak ini," katanya lagi.

Polres Metro Jakarta Barat merilis barang bukti asisten rumah tangga mengaiaya anak majikannya di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (8/1/2020). (ANTARA/DEVI NINDY)
Polres Metro Jakarta Barat merilis barang bukti asisten rumah tangga mengaiaya anak majikannya di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (8/1/2020). (ANTARA/DEVI NINDY)

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan bernama Tjeuw Yannie (38) mengaku kalau buah hatinya G (7) diduga dianiaya oleh asisten rumah tangganya. Aksi ini menjadi viral di media sosial. Dalam unggahannya, Tjeuw mengaku kalau anaknya sempat diikat kedua kaki dan tangannya dengan menggunakan tali.

Baca Juga:

Buntut Kasus Penganiayaan, Polres Jakpus Dikasih Hadiah Anjing Herder

Bukan hanya itu, wajah anak laki-lakinya itu disebut juga sempat ditutup paksa dengan menggunakan sebuah kertas wallpaper dinding. Meski menangis, si ART ini tidak mengindahkannya. Terkait hal ini, polisi mengaku telah menerima laporan dari Tjeuw.

"Ya benar dan korban saat ini sudah melaporkannya atas kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Knu)

Baca Juga:

Buzzer Jokowi Dipaksa Tulis Surat Pernyataan Tak Dianiaya


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH