Profil Akademik Arsul Sani: Riwayat Sekolah, Gelar, dan Studi Doktoral

ImanKImanK - Senin, 17 November 2025
Profil Akademik Arsul Sani: Riwayat Sekolah, Gelar, dan Studi Doktoral

Hakim Konstitusi terpilih, Arsul Sani, saat menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi RI, Jakarta, Rabu (10/1). Foto: ANTARA/Fath Putra Mulya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hakim Konstitusi Arsul Sani angkat suara untuk meluruskan polemik dugaan ijazah palsu yang dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi.

Dalam konferensi pers di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (17/11/2025), Arsul menunjukkan dokumen asli ijazah doktoral yang selama ini dipersoalkan publik.

Sambil memperlihatkan ijazah yang disimpan dalam tabung khusus, Arsul menegaskan: "Saya harus cepat, tapi ijazah asli ini," ucapnya sambil menunjukkan ijazah asli keluaran Collegium Humanum Warsaw Management University, Polandia, seperti dikutip dari Antara.

Selain memperlihatkan ijazah aslinya, Hakim Arsul juga menunjukkan sejumlah dokumen pendukung, termasuk salinan ijazah yang telah dilegalisasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa, transkrip nilai lengkap, serta foto-foto prosesi wisuda di Warsawa yang turut dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Polandia kala itu.

Baca juga:

Ketua Komisi III Singgung Keaslian Ijazah 7 Calon Anggota KY yang Diserahkan Pansel

Pemaparan Arsul ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi terkait latar belakang pendidikannya mulai dari jenjang dasar hingga studi doktoral yang dijalaninya secara bertahap selama lebih dari satu dekade.

Latar Belakang Pendidikan Arsul Sani

arsul-sani-latar-belakang-pendidikan-doktoral

Arsul Sani memiliki perjalanan pendidikan panjang sebelum menjadi salah satu Hakim Konstitusi. Berikut riwayat pendidikannya secara lengkap:

  • SD Pekajangan II (lulus 1976)

  • SMP Negeri 1 Pekalongan (lulus 1979)

  • SMA Negeri 1 Pekalongan (lulus 1982)

  • Sarjana Hukum – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1987)

  • Magister Sains (S2) – Ilmu Komunikasi, STIKOM The London School of Public Relations (2007)

  • Studi S3 Justice & Policy – Glasgow Caledonian University, Skotlandia (2011 – tidak dituntaskan)

  • Doktor Ilmu Hukum – Collegium Humanum Warsaw Management University, Polandia (2023)

Disertasinya berjudul: "Re-examining the considerations of national security and human rights protection in counterterrorism legal policy: a case study on Indonesia post-Bali bombings"

Kronologi Lengkap Studi Doktoral Arsul Sani

Dalam konferensi pers, Arsul menjelaskan secara detail bagaimana perjalanan akademiknya berlangsung panjang dan tidak instan.

Baca juga:

Momen Roy Suryo usai Jalani Pemeriksaan Kasus Tuduhan Ijazah Palsu di Polda Metro Jaya

1. Studi Doktoral di Glasgow (2011–2017): Tertunda karena Politik

Arsul memulai studi bergelar doktor pada 2011 melalui Professional Doctorate Program bidang Justice Policy and Welfare di Glasgow Caledonian University, Skotlandia.

Program tersebut menggunakan sistem blok dan bersifat off campus, sehingga ia harus bolak-balik Jakarta–Glasgow. Arsul menyelesaikan seluruh perkuliahan dan penugasan pada akhir 2012 dan memperoleh transkrip 180 kredit akademik.

Pada 2013, ia memasuki masa riset dan penulisan disertasi. Namun aktivitas politiknya semakin padat karena pencalonan anggota DPR dan keterlibatan dalam panitia legislasi. Jadwal yang tidak memungkinkan membuat Arsul cuti studi selama tiga tahun, hingga akhirnya memutuskan mundur dari program tersebut pada 2017.

Meski tidak menyelesaikan risetnya, ia tetap memperoleh gelar master karena telah memenuhi persyaratan kredit.

2. Studi Doktoral di Collegium Humanum, Polandia

Setelah Pemilu 2019, Arsul kembali bertekad melanjutkan pendidikan doktoralnya. Ia memilih Collegium Humanum Warsaw Management University (CHWMU) di Polandia melalui skema transfer doktoral, memanfaatkan kredit yang sudah diperolehnya dari Glasgow.

Baca juga:

Roy Suryo Cs tak Ditahan usai Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Di kampus tersebut, proses akademiknya diselesaikan hingga ia dinyatakan lulus dan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum pada tahun 2023.

Respons Terhadap Pelaporan Ijazah ke Bareskrim

Terkait pelaporan dugaan ijazah palsu, Arsul mengambil sikap terbuka dengan menunjukkan dokumen asli di depan publik agar tidak ada kesalahpahaman.

Ia menegaskan bahwa semua proses akademik telah dijalani secara formal, panjang, dan memiliki bukti yang valid. Mahkamah Konstitusi juga menyatakan akan menelusuri informasi yang berkembang terkait dugaan ijazah palsu untuk memastikan transparansi.

Sementara itu, Arsul menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berpikir negatif terhadap Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi ataupun mengaitkan laporan tersebut dengan upaya untuk menyingkirkannya dari posisi hakim konstitusi, seperti kasus pencopotan Aswanto hakim usulan DPR pada 2022.

"Saya tidak boleh suuzan ya bahwa ini dari skenario 'meng-Aswanto-kan' Pak Arsul Sani, saya tidak boleh suuzan seperti itu," ujar Arsul.

#Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi #Ijazah Arsul Sani #Arsul Sani #Hakim Mahkamah Konstitusi #Ijazah Palsu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Sidang Roy Suryo Memanas, Kuasa Hukum Desak Ijazah Asli Jokowi Dibawa ke Pengadilan
Ikuti update sidang Roy Suryo terkait kasus dugaan ijazah palsu. Kuasa hukum desak JPU bawa fisik ijazah Jokowi dan minta Presiden hadir sebagai saksi.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Sidang Roy Suryo Memanas, Kuasa Hukum Desak Ijazah Asli Jokowi Dibawa ke Pengadilan
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Berita
MK Putus Perkara Ijazah Gibran, Ini 5 Skenario yang Muncul
Putusan MK ijazah Gibran dibacakan 6 Oktober 2026. Mahfud MD dan Zainal Arifin Mochtar membeberkan sejumlah kemungkinan putusan.
ImanK - Selasa, 06 Oktober 2026
MK Putus Perkara Ijazah Gibran, Ini 5 Skenario yang Muncul
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Indonesia
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Putusan tersebut dibacakan hakim tunggal dalam agenda pembacaan putusan di PN Jakarta Selatan, Rabu (26/8).
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Indonesia
Gugatan SIM Seumur Hidup Ditolak MK, Hukum Tak Urusi Kelalaian Pribadi
Keputusan tegas ini diambil MK bukan hanya karena persoalan pokok perkara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Gugatan SIM Seumur Hidup Ditolak MK, Hukum Tak Urusi Kelalaian Pribadi
Indonesia
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Hakim menyatakan pengajuan praperadilan setelah berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan merupakan penyalahgunaan prosedur hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Bagikan