Arist Merdeka Sirait Minta PPDB DKI Dibatalkan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat diskusi pendidikan di Kantor DPD Partai Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (1/7). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) DKI telah melanggar undang-undang perlindungan anak yang dinilainya sudah diskriminatif.

Pasalnya, sambung dia, Disdik DKI telah menetapkan kriteria usia dalam proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Zonasi di Jakarta.

Baca Juga

Proses PPDB Picu Keberatan dan Sulitkan Orang Tua Peserta Didik

"Permendikbud (44/2019) sudah benar karena memprioritaskan zonasi dan jarak, bukan batasan usia. Sementara Juknis (petunjuk teknis) itu melanggar permendikbud dan kuota yang disediakan Dinas lebih rendah dari permendikbud yakni hanya 40 persen," kata Arist saat diskusi pendidikan di Kantor DPD Partai Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (1/7).

Dengan begitu, Arist dengan tegas meminta agar pelaksanaan PPDB DKI 2020 dibatalkan lantaran dinilai tidak adil.

"Batalkan PPDB, karena Juknis (petunjuk teknis) yang dibuat Dinas Pendidikan itu melanggar Undang-Undang Pendidikan," jelasnya.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat diskusi pendidikan di Kantor DPD Partai Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (1/7).
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat diskusi pendidikan di Kantor DPD Partai Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (1/7). Foto: MP/Asropih

Karena Juknis telah melanggar aturan maka PPDB DKI tahun ajaran 2020-2021 Itu wajib dibatalkan. Apalagi Komisi X DPR RI sudah merekomendasikan bahwa PPDB DKI Jalur Zonasi dibatalkan.

Baca Juga

PPDB Kacau, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Arist juga mengancam akan melakukan aksi bersama orang tua murid yang keberatan dengan kebijakan PPDB DKI ini.

"Komisi X DPR RI sendiri sudah menyatakan ini batal. Jadi tidak ada diskusi lagi. Tapi Dinas ngeyel. Kalau tidak dibatalkan maka kita akan berekreasi bersama para orang tua murid," ancam Arist. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Pastikan Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Sudah SP3
Indonesia
Polri Pastikan Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Sudah SP3

"Di sana yang terjadi demikian. Karena di sana infonya demikian," kata Awi

Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar
Indonesia
Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar

Sampai Selasa (12/1) pukul 11.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, telah menerima menerima 56 kantong jenazah dan juga delapan kantong properti.

Sejak Subuh, Polisi Sudah Tangkapi Puluhan Pemuda
Indonesia
Sejak Subuh, Polisi Sudah Tangkapi Puluhan Pemuda

Remaja-remaja tanggung, anak-anak sekolah yang tidak jelas tujuan

160 Ribu Warga Kota Bogor bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
160 Ribu Warga Kota Bogor bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Menurut Bima Arya, sasaran vaksinasi COVID-19 mencakup sekitar 20 persen dari warga Kota Bogor yang berusia produktif atau sekitar 160 ribu orang.

Bentrokan Ormas FBR-PP di Lenteng Agung Dipicu Rebutan Lahan
Indonesia
Bentrokan Ormas FBR-PP di Lenteng Agung Dipicu Rebutan Lahan

Selanjutnya, dua anggota FBR tersebut segera pergi

Mulai Besok, Pemprov DKI Larang Pengunaan Kantong Plastik di Pasar
Indonesia
Mulai Besok, Pemprov DKI Larang Pengunaan Kantong Plastik di Pasar

"Karena memang sudah jauh hari kita lakukan sosialisasi" jelas Arief

Inovatif! Polisi Ini Sulap Motornya Jadi Penyemprot Disinfektan Tekan Penyebaran COVID-19 di Jakpus
Indonesia
Inovatif! Polisi Ini Sulap Motornya Jadi Penyemprot Disinfektan Tekan Penyebaran COVID-19 di Jakpus

Awalnya ia melihat water canon dan mobil pemadam kebakaran yang bisa bergerak kemana saja

Pasien Tes Corona Membeludak, RS Unair Kewalahan
Indonesia
Pasien Tes Corona Membeludak, RS Unair Kewalahan

Antrean sempat terlihat sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB

Update COVID-19 Selasa (2/6): 27.549 Kasus Positif, 7.935 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (2/6): 27.549 Kasus Positif, 7.935 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 609 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Uji Praklinis Vaksin Merah Putih ke Hewan Dilakukan Desember
Indonesia
Uji Praklinis Vaksin Merah Putih ke Hewan Dilakukan Desember

Vaksin COVID-19 Merah Putih hasil riset Universitas Airlangga (Unair) akan diujicobakan ke hewan pada Desember 2020, melalui uji validasi dan uji praklinis.