Musik
Argumentasi Gender Nina Nesbitt dalam 'Pressure Makes Diamonds' Nina Nesbitt akan merilis album Alskar di 2 September mendatang. (foto: dok Secret Signal)

MUSISI Skotlandia Nina Nesbitt mengumumkan perilisan album terbarunya, Alskar, pada 2 September mendatang. Sebelum album penuhnya resmi rilis Nesbitt melempar single dan videoklip terbaru, Pressure Makes Diamonds.

Lagu terbaru dari musisi yang disebut Taylor Swift saat menerima penghargaan Billboard’s Woman in Music pada 2019 ini merupakan salah satu momen paling cemerlang dari albumnya mendatang. Nuansa alt-pop yang lembut dan melodi yang hidup dan memikat berpadu dengan vokal freestyle ala Nesbitt.

BACA JUGA:

Absen 2 Tahun, Joji Kembali dengan Single 'Glimpse of Us'

Lagu ini penuh kontras, dengan irama yang menyenangkan, tapi mengungkapkan pesan yang kuat, yaitu tentang stereotipe gender dan apa yang diharapkan dari begitu banyak perempuan muda untuk menyesuaikan diri saat mereka mencapai usia 20-an.

nina nesbitt
Merilis lagu dan videoklip 'Pressure Makes Diamonds'. (foto: Natalie Sakstrup)

Nesbitt menulis lagu ini bersama produsernya, Jack & Coke (Charli XCX, Tove Lo), dan musisi Swedia SHY Martin, dan di-mix oleh Manon Grandjean (Stormzy, Dave). "Aku menulis Pressure Makes Diamonds tentang bagaimana aku mencoba menemukan jalanku melalui tekanan sosial yang mulai aku rasakan sebagai seorang wanita di usia pertengahan 20-an,” kata Nesbitt dalam keterangan yang diterima Merahputih.com.

Dalam videoklip lagu ini, Nesbitt memainkan sejumlah karakter stereotipe perempuan yang umum dalam kisah fiksi. Namun, itu ternyata yang lebih dekat menjadi sebuah klise dunia fiksi ketimbang kenyataan. Dengan memainkan berbagai karakter seperti itu, Nesbitt ingin menunjukkan setiap orang berbeda-beda dan jauh lebih berwarna daripada stereotipe yang membatasi. Video ini merupakan hasil kerja sama dengan sutradara Wolf James dan berbagai kru yang kebanyakan perempuan.

BACA JUGA:

FLEUR! Sajikan Nuansa 60an di Album Debut 'Fleur Fleur FLEUR!'

Album Alskar, yang dalam bahasa Swedia berarti ‘mencintai’, merupakan karya tentang introspeksi dan rasa ketakutan dan kehilangan saat masa-masa lockdown. Album ini merayakan kehidupan dalam semua kompleksitasnya dan juga berbagai bentuk dari cinta. Nesbitt mengatakan membuat album ini merupakan pengalaman yang sama sekali berbeda dari apa pun yang pernah ia lakukan sebelumnya.

Album ini direkam secara bertahap. Dimulai pada musim panas 2019, ketika Nesbitt mulai menulis kala mengunjungi neneknya di Swedia. Rencana perjalanan kedua ke Swedia pada 2020 terhenti oleh pandemi, dan memaksa Nesbitt untuk fokus pada sesi Zoom dari kamar cadangan di rumah ibunya. Itu merupakan sebuah pengalaman yang sulit, tetapi juga memberi Nina kebebasan untuk benar-benar mengungkapkan emosinya melalui musik. Ia menulis atau ikut menulis setiap lagu yang ditampilkan dalam album ini, dan memproduseri atau ikut memproduseri banyak dari lagunya.

“Meskipun banyak musik yang dibuat dari jarak jauh, aku merasa bahwa aku telah memproses lebih banyak hal dan belajar banyak tentang hubungan dalam hidupku selama beberapa tahun terakhir ini. Aku ingin menangkap semua jenis cinta dalam berbagai bentuk, baik itu romantis, patah hati, persahabatan, kedewasaan, cinta keluarga atau cinta diri sendiri,” ujarnya.(dwi)

Penulis : Dwi Astarini Dwi Astarini
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Syarat Konversi Sepeda Motor BBM ke Sepeda Motor Bertenaga Listrik
Fun
Syarat Konversi Sepeda Motor BBM ke Sepeda Motor Bertenaga Listrik

Ada tahap pengujian untuk sepeda motor listrik konversi.

Memahami Istilah Blockchain Bagi Pemula
Hiburan & Gaya Hidup
Memahami Istilah Blockchain Bagi Pemula

Merupakan buku besar dari transaksi koin digital

Galaxy Racer Siap Masuki Industri Esports Indonesia
Fun
Galaxy Racer Siap Masuki Industri Esports Indonesia

Organisasi Esports Galaxy Racer telah mengumumkan ekspansi bisnis ke Indonesia

Cup of Excellence Indonesia Diapresiasi Specialty Coffee Association
Fun
Cup of Excellence Indonesia Diapresiasi Specialty Coffee Association

SCAI akan segera menggelar Cup of Excellence kembali.

Stephen Wilhite, Kreator Gambar GIF, Tutup Usia
Fun
Stephen Wilhite, Kreator Gambar GIF, Tutup Usia

Meninggal karena komplikasi penyakit yang diikuti COVID-19.

Empat Tips Mudah untuk Kembangkan Diri di 2022
Fun
Empat Tips Mudah untuk Kembangkan Diri di 2022

Ada empat hal mudah untuk mengembangkan diri di tahun 2022

Mungkin Saatnya Kamu Pindah Kantor
Fun
Mungkin Saatnya Kamu Pindah Kantor

Cara membuat lilin ini cukup mudah dan sederhana.

Restoran Karen's Diner Segera Hadir di Jakarta
Fun
Restoran Karen's Diner Segera Hadir di Jakarta

Karen's Diner berkolaborasi dengan Bengkel Burger.

Banyak Jalan Menuju Bahagia
Fun
Banyak Jalan Menuju Bahagia

Setiap orang pasti ingin selalu merasa bahagia.

Travel in Style, Gaya Pelesir Ratu Elizabeth II
Travel
Travel in Style, Gaya Pelesir Ratu Elizabeth II

Telah mengunjungi 117 negara dunia, dengan jarak tempuh tak kurang dari 1 juta mil.