Arahan Kemensos Gunakan Jasa PT Sritex untuk Goodie Bag Bansos Pabrik Sritex Sukoharjo. Foto: Dok. Sritex

MerahPutih.com - Direktur PT Andalan Pesik International, Rocky Josep Pesik mengungkapkan bahwa ada arahan langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membeli goodie bag dari PT Sritex.

Hal itu diungkap Rocky saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa eks Mensos Juliari P. Batubara.

Pernyataan ini bermula ketika jaksa penuntut umum (JPU) mempertanyakan awal mula ikut dalam tender pengadaan paket sembako di Kemensos. Rocky menyebut hal itu diketahui dari rekannya bernama Bili.

Baca Juga

Penyuap Bekas Mensos Juliari Jalani Sidang Dakwaan Kasus Bansos

"Saya tahu mengenai bansos ini dari Bapak Bili, diberitahu bahwa ada pekerjaan bansos," kata Rocky dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (9/6).

Dari informasi itulah Rocky tergiur. Meski, ada ada syarat yang harus dipenuhi yaitu menggunakan vendor goodie bag milik rekan dari Bili.

"Kemudian waktu itu Pak Bili bilang ke saya, dia tidak minta apa-apa, hanya minta pembelian tas, saya diminta beli ke temannya," ungkapnya.

Hingga akhirnya, Rocky berhasil menjadi salah satu vendor pengadaan paket sembako. Tapi dia tidak bisa memenuhi syarat untuk membeli goodie bag di perusahaan rekan dari Bili.

Lantas Bili mengarahkan Rocky untuk bertemu dengan rekannya yang belakangan diketahui adalahAgustri Yogasmara alias Yogas dan Iman Ikram di salah satu restoran.

PT Sritex

Yogas dan Iman merupakan operator lapangan Legislator PDIP Ihsan Yunus terkait pengadaan bansos sembako untuk penanganan COVID-19.

Dalam pertemuan itu, Yogas dan Iman meminta Rocky memberikan fee karena tidak bisa memenuhi syarat tersebut.

"Sebagai pemberi informasi. Karena kan saya juga komitmen ke Pak Bili bahwa saya beli tas ke temennya," kata dia.

Saat itulah Rocky menyebut ada alasan di balik itu semua. Sebab, Kemensos memberikan arahan untuk membeli goodie bag di PT Sritex. "Karena arahan dari kantor Kemensos bahwa saya harus beli dari PT Sritex, goodie bagnya," ungkap Rocky.

Mendengar pernyataan itu, jaksa kemudian menggali lebih dalam keterangan Rocky. Dia diminta untuk menjelaskan berapa fee yang disepakati dalam pertemuan dengan Iman dan Yogas. "Keuntungan saudara berapa yang diberikan?," tanya jaksa.

"Total yang saya berikan jadi Rp460 juta," jawab Rocky.

Diketahui, Juliari didakwa menerima suap dengan total Rp 32,48 miliar secara bertahap. Uang tersebut diperoleh dari penyedia barang untuk pengadaan paket bansos sembako dalam rangka penanganan COVID-19. Seluruh rangkaian penerimaan duit itu dilakukan pada Mei-Desember 2020.

Baca Juga

Sosok yang Merekomendasikan PT Sritex Dapat Proyek Goodie Bag Bansos Akhirnya Terkuak

Juliari disebut menerima uang suap secara bertahap. Uang sebesar Rp 1,28 miliar diperoleh dari konsultan hukum Harry Van Sidabukke. Uang tersebut diterima pejabat pembuat komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono.

Kemudian uang sebesar Rp 1,96 miliar dari Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja. Juliari selain itu diduga juga menerima Rp 29,25 miliar dari sejumlah pengusaha penyedia bansos sembako. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Ketua KPK Ngaku Ditanya Komnas HAM Soal Isu Taliban
Indonesia
Wakil Ketua KPK Ngaku Ditanya Komnas HAM Soal Isu Taliban

Nurul Ghufron telah memberikan klarifikasi kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait proses tes wawasan kebangsaan (TWK).

[Hoaks atau Fakta]: Warga Luar Jakarta Bisa Vaksinasi di Istora Senayan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Warga Luar Jakarta Bisa Vaksinasi di Istora Senayan

Layanan vaksinasi dibuka setiap hari termasuk Sabtu dan Minggu pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Kapal Kandas di Raja Ampat, KKP Kumpulkan Bukti Kerusakan Terumbu Karang
Indonesia
Kapal Kandas di Raja Ampat, KKP Kumpulkan Bukti Kerusakan Terumbu Karang

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengumpulkan bukti kerusakan ekosistem terumbu karang akibat kejadian kapal kandas di Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) Suaka Alam Perairan (SAP) Raja Ampat.

Survei IndEX: 81,2 Persen Publik Puas Kinerja Jokowi
Indonesia
Survei IndEX: 81,2 Persen Publik Puas Kinerja Jokowi

Hasil survei yang dilakukan pada tanggal 21-30 Mei 2021 menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Pemerintahan Jokowi pada periode kedua mencapai 81,2 persen atau naik dari bulan Maret 2021 sebesar 70,9 persen.

KPK Ungkap Edhy Prabowo Beli Wine Pakai Duit Suap Benur
Indonesia
KPK Ungkap Edhy Prabowo Beli Wine Pakai Duit Suap Benur

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diduga membeli minuman beralkohol jenis wine dari bekas caleg Gerindra, Ery Cahyaningrum menggunakan uang yang berasal dari suap ekspor benur.

Demokrat Solo Mengaku Ditawari Rp125 Juta untuk Ikut KLB
Indonesia
Demokrat Solo Mengaku Ditawari Rp125 Juta untuk Ikut KLB

Partai Demokrat Jawa Tengah menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai berlogo mercy tersebut.

[Hoaks atau Fakta]: Anggota FPI Siap Bunuh Diri Massal Jika Rizieq Tidak Bebas
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Anggota FPI Siap Bunuh Diri Massal Jika Rizieq Tidak Bebas

Gambar itu diabadikan ketika massa FPI berdemo di Kantor Tempo, Jakarta Timur, Jakarta pada 16 Maret 2018.

Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian
Indonesia
Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian

Masalah pasok gula rafinasi saat ini adalah terlalu panjang jalur birokrasi perizinan import gula tersebut

Viral Foto Hasil Swab Rizieq, Ini Kata Polisi
Indonesia
Viral Foto Hasil Swab Rizieq, Ini Kata Polisi

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap pihak MER-C diketahui bahwa hasil tes swab sudah keluar

Pencairan Gaji ke-13 Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah
Indonesia
Pencairan Gaji ke-13 Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah

pemerintah yakin pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini bakal lebih baik dibandingkan kuartal pertama. Hal ini tentunya didorong oleh Konsumsi masyarakat pada periode April-Juni tahun ini.