Arabica Kenalkan 8 Varian Biji Terbaru

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 06 November 2023
Arabica Kenalkan 8 Varian Biji Terbaru
Arabica selalu pilihkan biji kopi terbaik. (Foto: Dok/Arabica)

JENAMA kopi Arabica melanglang buana ke sejumlah lokasi penghasil kopi terbaik dunia. Dalam perjalanannya tersebut, Arabica mencoba mengkurasi kopi-kopi single origin. Setelah melalui petualangan kopi yang melelahkan, akhirnya Arabica Indonesia memperkenalkan koleksi delapan biji kopi baru yang memiliki karakteristik masing-masing.

Arabica menghadirkan biji-biji kopi baru untuk memenuhi misi ‘see the world through coffee’, yang menjadi moto mereka.

“Dari perbukitan Kolombia hingga lanskap Indonesia yang cantik, tiap biji kopi bercerita tentang dedikasi, semangat, dan kecintaan mendalam terhadap seni tentang kopi,” ucap Pendiri Arabica Kenneth Shoji dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Minggu (5/11).

Baca juga:

Menikmati Seduhan Kopi ala % Arabica

Berikut jenis-jenis biji kopi baru yang tersedia di seluruh gerai Arabica di Jakarta dan Bali:

1. Indonesia Gayo Kala Tenang Estate

Gayo ada di ujung utara Pulau Sumatera di Provinsi Aceh, Indonesia. Seluruh wilayahnya terbentang di lereng bukit yang mengelilingi Kabupaten Bener Meriah, dekat Takengon dan Danau Lut Tawar.

Gayo berada di lokasi yang strategis untuk menghasilkan biji kopi terbaik. Wilayah ini berada di dataran tinggi dengan iklim sejuk dan basah. Tak hanya itu, wilayah Gayo juga ditumbuhi banyak pepohonan yang menaungi pohon-pohon kopi. Hal ini membuat gula di dalam buah ceri kopi secara perlahan meresap ke biji kopi, sehingga menghasilkan aroma buah dan manis.

2. Colombia Huila Monteblanco (Passion Fruit)

Dikelola oleh petani kopi generasi ketiga Rodrigo Sanchez Valencia, Finca Monteblanco memproduksi banyak kopi spesial dengan menggunakan biji kopi Passion Fruit Washed. Biji ini dipadukan dengan varietas markisa cholupa dan granadilla, yang terkenal dengan rasa manis dan unik khas Huila.

Guna memperoleh cita rasa kopi yang khas, buah markisa itu dihancurkan kemudian dicampur dengan bahan fermentasi ke dalam wadah berukuran 200 liter. Keduanya kemudian difermentasikan selama 190 jam sambil sesekali ditambahkan molase, gula, dan buah demi memberikan nutrisi pada adonan.

3. Indonesia Sumatra Korintji Kayu Aro

Biji kopi ini menggunakan campuran varietas Arabika lokal yang dikenal sebagai Andung Sari dan Sigararutang. Setelah buah ceri kopi yang matang dipanen, ia kemudian dikeringkan di bawah atap sebelum dikupas. Proses ini menghasilkan kopi dengan cita rasa buah dan manis dengan sentuhan rasa pir, kismis, dan nanas dengan aroma teh melati dan mawar.

4. Indonesia Gayo Asbi Estate

Biji kopi ini diproduksi di Desa Simpur Batu di Jawa Timur nan memiliki cuaca sejuk. Biji kopi ini memiliki kualitas premium dan cita rasa yang beragam. Sebut saja biji kakao, mangga kering, berry, dan rasa teh oolong yang bersih. Hal ini didapatkan berkat tingkat kematangan pohon yang ideal dan metode pembuatan biji kopi bernama Classic Natural Process.

5. Peru Cajamarca Cedros Cooperative

Berasal dari Jaen finca (perkebunan) di wilayah Cajamarca di Peru, biji kopi ini diproduksi oleh Koperasi Cedros. Koperasi ini terdiri atas perkebunan-perkebunan berskala kecil yang memiliki luas antara satu hingga tiga hektar di ketinggian antara 1.500-2.000 meter di atas permukaan laut. Lot ini menggabungkan varietas kopi Bourbon, Catimore, dan Pache.

Baca juga:

Terinspirasi Sajian Khas Paris, Arabica Roastery Hadirkan Baguette Sandwich

6. Nicaragua Jinotega Las Delicias

Biji kopi ini diambil dari pertanian keluarga Mierisch di pegunungan tinggi wilayah Matagalpa dan Jinotega di Nikaragua. Las Delicias adalah perkebunan terkecil mereka di sini dan dikelola oleh Eleane Mierisch. Hasilnya adalah biji kopi penuh gula buah alami dengan aroma buah blueberry dan berry yang kuat serta sedikit aroma kacang almond di bagian akhir.

7. Guatemala Chimaltenango Concepción Buena Vista

Kopi ini berasal dari salah satu kawasan perkebunan bernama “El Horizonte” di kawasan tengah Guatemala dan merupakan hasil usaha tak kenal lelah dari kakak beradik Eddy dan David Solano. Mereka adalah generasi keempat petani kopi dalam keluarganya, yang melanjutkan tradisi dalam membudidayakan pohon kopi Red Bourbon.

8. Colombia Huila Monteblanco (Tropical Washed)

Lot Monteblanco Purple Caturra washed-processed ini merupakan kombinasi unik dari varietas kopi langka dengan metode pemrosesan khusus. Setelah dipanen, buah ceri kopi yang sudah matang direndam untuk menghilangkan kotoran sebelum dikupas dan dimasukkan ke tangki. Untuk proses fermentasi di dalam tangki, ditambahkan induk ragi terdiri dari mikroorganisme khusus dicampur dengan molase dan panela yang sebelumnya sudah difermentasikan selama delapan jam. (far)

Baca juga:

Warga Bali Kini Bisa Nikmati Sajian 'Coconut Americano'

#Kopi #Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Bagikan