Arab Saudi Tahan 11 Pangeran, Salah Satunya Alwaleed bin Talal Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bersama Putra Mahkota Mohammed bin Salman. (Twitter/hrhpsauds)

MerahPutih.com - Komisi Antikorupsi Arab Saudi telah menahan 11 pangeran, 4 menteri, dan puluhan mantan menteri, pada Sabtu (4/11). Komisi tersebut merupakan pimpinan dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Seperti dilansir Al Arabiya, komisi tersebut membuka kembali berkas banjir Jeddah pada 2009 dan tengah menyelidiki kasus virus Corona atau virus Pernapasan Timur Tengah (MERS).

Raja Salman mengeluarkan keputusan kerajaan bahwa komite antikorupsi dengan keanggotaan, Ketua Komisi Pemantauan dan Investigasi, Ketua Komisi Antikorupsi Nasional, Kepala Biro Pemeriksaan Umum, Kejaksaan Agung, dan Kepala Bagian Keamanan Negara. Bahwa komisi ini berhak menyelidiki, menahan, mencekal, dan membekukan rekening, melacak dana, dan aset orang-orang yang terlibat korupsi di dalamnya.

Sementara Bloomberg melaporkan, Arab Saudi menangkap Pangeran Alwaleed bin Talal. Miliarder itu menjadi bagian dari pembersihan komisi antikorupsi, yang dikutip dari Al-Eqtisadiah.

Alwaleed termasuk di antara 11 pangeran dan 38 pejabat senior yang tengah menjabat di pemerintahan dalam kasus korupsi yang saat ini diselidiki. Harian Keuangan Arab Saudi melaporkan secara infografis via Twitter bahwa daftar penangkapan tersebut akurat.

Alwaleed adalah salah satu orang terkaya di dunia dan memiliki portofolio luas. Ia diketahui memiliki saham di Citigroup Inc yang dipegangnya sejak 1991. Pangeran juga memiliki 95 persen saham di Kingdom Holding. Ia juga investor di News Corp, Twitter Inc, JD.com Inc, jaringan hotel Four Seasons, dan Accor Hotels. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH