Reaksi Geram Jokowi Tahu Arab Saudi Eksekusi Mati Tuti Tursilawati Presiden Joko Widodo (Biro Pers Setpres)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram atas eksekusi mati terhadap tenaga kerja wanita Indonesia Tuti Tursilawati di Arab Saudi tanpa notifikasi.

Bahkan, Jokowi mengaku sudah menyampaikan soal ketiadaan notifikasi ekesekusi mati TKI langsung kepada Sri Baginda Raja Salman, Pangeran Muhammad bin Salman al-Saud serta Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir berkali-kali.

"Saya ulang-ulang terus, jangan dipikir kita ini tidak melakukan upaya politik. Menteri luar negeri juga sama. Kedutaan tiap hari lakukan hal yang sama," kata Jokowi, kepada wartawan di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu (31/10).

Tuty Tursilawati. Foto: Migran Care

Menurut Presiden, saat ini Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah bertemu dengan menlu Arab Saudi dan sudah memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed Al-Shuaibi untuk menyampaikan protes karena tidak adanya notifikasi.

"Kita sudah menelepon menteri luar negeri Arab Saudi untuk protes soal eksekusi itu. Saat ke sini minggu lalu sampaikan ke Menlu Arab soal ini, juga perlindungan TKI di Arab Saudi," ungkap Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga sudah memerintahkan Menlu untuk memfasilitasi keluarga Tuti ke Arab Saudi. "Kemudian juga Kementerian Luar Negeri saya perintahkan untuk memberi fasilitas bagi keluarga Ibu Tuti Tursilowati untuk ke sana," tandas dia.

retno
Menlu Retno Marsudi (Foto: Instagram @kemlu_ri)

Tuti Tursilawati dieksekusi pemerintah Arab Saudi pada 29 Oktober 2018 di Thaif, Arab Saudi sebagai hukuman dalam kasus pembunuhan majikannya pada 2011 di Arab Saudi. Eksekusi itu dilakukan tanpa ada notifikasi kepada perwakilan Pemerintah Indonesia sebelumnya.

Arab Saudi memang tidak menganut kewajiban memberikan notifikasi kepada keluarga atau pemerintah terpidana hukuman mati, namun pemberitahuan tersebut dianggap penting untuk mempersiapkan mental keluarga terpidana. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH