Arab Saudi Cabut Aturan Vaksin Booster Bagi Indonesia Masjidil Haram. (Foto: Haramain TV)

MerahPutih.com - Otoritas penerbangan Arab Saudi telah memperbarui aturan penerbangan internasionalnya. Terhitung 1 Desember 2021, penerbangan dari Indonesia bisa langsung menuju ke Arab Saudi.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan, menyusul perubahan tersebut, Pemerintah Arab Saudi telah mencabut aturan penangguhan perjalanan internasional bagi sejumlah negara, termasuk sudah tidak mewajibkan vaksin penguat (booster), sehingga warga negara Indonesia (WNI) bisa masuk ke Tanah Suci.

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Pantau Proses Pemberangkatan dan Kepulangan Jamaah Umrah

"Tidak lagi ada persyaratan booster, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes)," ujar Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Otoritas Arab Saudi sebelumnya hanya mengakui vaksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson (J&J) sebagai syarat agar bisa masuk ke Tanah Suci.

Sementara bagi negara-negara yang memakai vaksin Sinovac dan Sinopharm diwajibkan mendapat satu dosis suntikan tambahan atau booster dari empat vaksin yang diakui Pemerintah Arab Saudi tersebut.

Masjidil Haram. (Foto: Antara)
Masjidil Haram. (Foto: Antara)

Menag menegaskan, aturan tersebut telah dicabut, hanya saja warga negara asing atau jamaah umrah harus menjalani karantina selama lima hari setibanya di Tanah Suci. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menjalani karantina institusional selama lima hari.

"Menjelang kepulangan kunjungan kerja dari Arab Saudi, saya mendapat informasi resmi bahwa mulai pukul satu dini hari, pada Rabu 1 Desember 2021, warga Indonesia sudah diperbolehkan masuk ke Arab Saudi tanpa perlu melalui negara ke-3 selama 14 hari," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Menteri Haji dan Umrah Arab Sebut Jamaah Asal Indonesia Jadi Prioritas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waduh, Komponen PJU di Purwakarta Banyak yang Hilang
Indonesia
Waduh, Komponen PJU di Purwakarta Banyak yang Hilang

PJU yang merupakan fasilitas publik tersebut rupanya masih diincar tangan-tangan jahil tidak bertanggung jawab.

TNI Senantiasa Dukung Penegakan Hukum Oleh Polri
Indonesia
TNI Senantiasa Dukung Penegakan Hukum Oleh Polri

Kapolri dan Panglima TNI didampingi Pejabat Utama masing-masing

Sanksi Terduga Pelaku Perundungan dan Pelecehan Seksual Disesuaikan dengan Aturan KPI
Indonesia
Sanksi Terduga Pelaku Perundungan dan Pelecehan Seksual Disesuaikan dengan Aturan KPI

Untuk menghadirkan mantan pegawai KPI, tidak bisa secara langsung

Lewat Surat Telegram, Kapolri Minta Anak Buahnya 'Bersihkan' Premanisme dan Pungli di Pelabuhan
Indonesia
DPRD Jabar Soroti Turunnya Hasil Budidaya Bibit Perikanan
Indonesia
DPRD Jabar Soroti Turunnya Hasil Budidaya Bibit Perikanan

andemi COVID-19 membuat menurunnya jumlah pasokan bibit pada sektor perikanan.

Wagub DKI akan Datang Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Wagub DKI akan Datang Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E

"Kami eksekutif di undang ya kami akan datang," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Arteria Dahlan Minta Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat
Indonesia
Arteria Dahlan Minta Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat

Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat.

Tanggapan Albertina Ho Soal Tudingan Terlibat Pemecatan Novel Baswedan Cs
Indonesia
Tanggapan Albertina Ho Soal Tudingan Terlibat Pemecatan Novel Baswedan Cs

Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Albertina Ho buka suara menanggapi tudingan keterlibatan pembuatan Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021.

Stok Pangan Mencukupi, Pemerintah Tak Pantas Impor Beras
Indonesia
Stok Pangan Mencukupi, Pemerintah Tak Pantas Impor Beras

Bila diakumulasikan, jumlah stok beras yang ada saat ini masih 6 juta ton

Evaluasi 1 Tahun COVID-19, Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Tenaga Kesehatan
Indonesia
Evaluasi 1 Tahun COVID-19, Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Tenaga Kesehatan

pemerintah masih cenderung kurang memberikan kepedulian lebih kepada petugas yang berhadapan COVID-19.