Apple Menjadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia? Ini Alasannya Apple menjadi perusahaan paling berharga di dunia (Foto: pixabay/pexels)

APPLE mungkin tak menguasi pangsa pasar PC dengan ceruk angat besar, namun produk layanan lain produksi perusahaan didirikan Steve Jobs itu bekerja dengan sangat baik. Hal tersebut terlihat dari jumlah saham terbaru Apple menjadi perusahaan paling berharga di dunia.

Seperti dilansir dari laman Ubergizmo, dengan saham Apple ditutup pada USD 425,18 di akhir perdagangan pada hari Jumat lalu, telah memberi Apple kapitalisasi pasar sebesar USD 1,82 triliun.

Baca Juga:

WhatsApp Bisa Digunakan di Beberapa Ponsel dengan Nomor yang Sama?

Jumlah tersebut didasarkan pada harga saham dan jumlah saham beredar, memungkinkan Apple untuk melampaui Saudi Aramco yang memegang gelar sebelumnya dan ditutup pada USD 1,76 triliun.

Mengingat harga saham naik dan turun tergantung pada perilaku perusahaan dan seberapa besar kepercayaan investor terhadap perusahaan.

Apple kini memegang mahkota sebagai perusahaan paling berharga di dunia (Foto: euronews)

Namun, etidaknya untuk saat ini, Apple memegang mahkota sebagai perusahaan paling berharga di dunia. Perusahaan Apple diperkirakan akan meluncurkan iPhone baru akhir tahun ini dengan 5G.

Selain itu, Apple juga akan merilis komputer Mac baru diperkuat chipset silikon kustom mereka sendiri. Jadi tergantung pada seberapa baik tanggapan pasar soal produk-produk terbaru Apple, karena bisa berdampak pada harga saham dan nilai keseluruhan.

Terlepas dari bisnis yang kian menjanjikan, Apple juga tak lupa untuk melakukan aksi sosial dengan membantu sektor pendidikan di Amerika Serikat.

Raksasa teknologi Apple menghadirkan kursus coding gratis untuk para guru untuk membantu memanjukan pendidikan ilmu komputer di Amerika Serikat

Kursus gratis itu ditawarkan lewat Develop in Swift, program coding pendidikan Apple untuk para siswa sekolah menengah serta universitas.

"Kursus dirancang untuk melengkapi kebutuhan pendidik ilmu komputer di AS, serta membantu instruktur dari semua tingkat keterampilan membangun pengetahuan dasar untuk mengajarkan pengembangan aplikasi dengan swift," tulis keterangan Apple seperti dilansir dari laman Endgadget.

Baca Juga:

Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan Cara Unik Lewat Snapchat

Selain konsen pada Bisnis, Apple juga memperhatikan sektor pendidikan di AS (Foto: pixabay/3005398)

Sementara itu, Apple kini telah memperbarui kurikulum Develop in Swift serta Everyone can Code, dan juga menambahkan sumber daya yang baru untuk guru dan orangtua.

Program tersebut saat ini sudah termasuk buku-buku baru yang tersedia secara gratis pada Apple Books. Mengajarkan para siswa dengan konsep pemrograman penting yang digunakan pada pengembangan aplikasi.

Orang tua dapat menemukan panduan baru "Quick Start to Code", mencakup 10 tantangan coding yang dirancang untuk siswa berusia 10 tahun ke atas. Selain itu, sebelumnya telah hadir website Apple Learning from Home diluncurkan musim semi ini, dan Apple Education Learning Series-nya. (Ryn)

Baca juga:

Berupaya Saingi TikTok, Facebook Diduga Kucurkan Dana Besar untuk Content Creator

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH