Aplikasi Ini Bisa Pantau Kegiatan Hukum Orang Asing Selama di Indonesia Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta, Yongki Muhammad Zein (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Imigrasi Jakarta Pusat menggencarkan pengembangan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) di sejumlah hotel. Tujuannya untuk memantau para pendatang dari luar negeri agar tak melakukan tindakan melanggar hukum.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta, Yongki Muhammad Zein mengatakan, aplikasi ini wajib dimiliki oleh semua unsur. Apalagi penginapan dan tempat usaha.

Baca Juga:

Kritik Kebijakan BBM Hingga Tenaga Kerja Asing, Gerindra: Jokowi Tidak Berpihak Pada Rakyat

"Ini lebih mudah melaporkan. Aplikasi ini mampu memantau apa saja kegiatan hukum selama di Indonesia dan keluar dari Indonesia," kata Yongki saat rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Jakarta Pusat di Kemayoran, Selasa (8/6).

Aplikasi ini juga bermanfaat untuk memantau orang asing agar tak berbuat meresahkan warga. "Kalau ada orang asing yang mobilitas kan perlu dipantau pergerakannya misalnya dia wisata dan bekerja," jelas Yongki.

Bahkan, para pemilik aplikasi bisa melaporkan adanya dugaan pidana oleh para orang asing. "Misalnya ternyata dia teroris atau apa, bisa saja melaporkan lewat sini. Nanti akan kami tindaklanjuti koordinasi dengan instansi lain," sebut Yongki.

Ilustrasi: Warga India tiba di Indonesia. (Foto: Antara)

Selama ini, pelaporan orang asing oleh pihak hotel, penginapan ataupun perusahaan dilakukan secara manual. Namun dengan adanya aplikasi itu di samping memudahkan bagi pihak hotel dan penginapan ataupun pihak perusahaan untuk melaporkan keberadaan orang asing di tempatnya.

“Kita berharap dengan adanya sosialisasi itu para pengelola hotel dan penginapan serta perusahaan yang dikunjungi oleh orang asing itu dapat dengan cepat melaporkanya ke Imigrasi,”ujar Yongki.

Ia berharap seluruh pengelola penginapan dan unit usaha mau mendaftar. "Dilain waktu kalau bisa seluruh hotel terutama di Jakarta Pusat melakukan pengawasan. Ini untuk kepentingan bersama," papar Yongki.

Baca Juga:

Tingkat Penurunan Kemiskinan Rendah, Gerindra: Karena Diisi Tenaga Kerja Asing

Sementara itu salah satu pengelola Hotel Indonesia Kempinski di Jakarta Pusat, Taufik Permana, mengapresiasi adanya aplikasi ini. Ia berharap, dengan adanya APOA, pengawasan terhadap orang asing akan menjadi lebih maksimal.

"Dengan begitu pelanggaran yang dilakukan oleh tamu asing bisa dicegah," harapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Vaksinasi COVID-19 Lemahkan Prajurit TNI
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Vaksinasi COVID-19 Lemahkan Prajurit TNI

WHO melalui situs resminya juga menyatakan bahwa vaksin sangat penting bagi kesehatan masyarakat dan berhasil menyelamatkan nyawa hampir 3 juta orang di dunia tiap tahunnya.

Cari Periset Global, BRIN Hanya Buka Lowongan Buat Lulusan S3 dan Diaspora
Indonesia
Cari Periset Global, BRIN Hanya Buka Lowongan Buat Lulusan S3 dan Diaspora

Sebanyak 325 formasi dibuka dengan rincian 104 formasi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) untuk formasi peneliti ahli madya dan 221 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi peneliti ahli muda.

Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3
Indonesia
Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3

Sebanyak 12 daerah di Jawa Tengah mengami kenaikan level 3 PPKM dari sebelumnya level 2.

Ormas Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Nama dan Logo ke Polda
Indonesia
Ormas Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Nama dan Logo ke Polda

Tim Pembela Kehormatan FORKABI (TPKF) melaporkan anggota DPRD DKI Jakarta berinisial AG ke Polda Metro Jaya terkait pelanggaran hak cipta.

Pemprov DKI Akui Meroketnya Klaster Perkantoran Gegara Ada Pelonggaran
Indonesia
Pemprov DKI Akui Meroketnya Klaster Perkantoran Gegara Ada Pelonggaran

Penularan terjadi pada perkantoran yang sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19

DPR Desak Timsel Tidak Loloskan Calon Anggota KPU dan Bawaslu Pencari Jabatan
Indonesia
DPR Desak Timsel Tidak Loloskan Calon Anggota KPU dan Bawaslu Pencari Jabatan

Saat ini, Timsel telah melakukan tes wawancara terhadap 48 peserta terdiri dari 28 calon anggota KPU dan 20 calon anggota Bawaslu.

Ismail Sabri Jadi PM Malaysia Gantikan Muhyiddin Yassin
Dunia
Ismail Sabri Jadi PM Malaysia Gantikan Muhyiddin Yassin

Ismail Sabri Yaakob akhirnya ditunjuk sebagai Perdana Menteri Malaysia kesembilan.

KSAD Andika Perkasa Diminta Buktikan Kepemilikan Hartanya
Indonesia
KSAD Andika Perkasa Diminta Buktikan Kepemilikan Hartanya

Dalam LHKPN yang pertama kalinya disampaikan kepada KPK itu, Andika mengaku memiliki harta kekayaan dengan total Rp 179.996.172.019.

Muhammadiyah Lebaran 13 Mei 2021
Indonesia
Muhammadiyah Lebaran 13 Mei 2021

Bulan baru kamariah dimulai apabila telah terpenuhi tiga kriteria berikut secara kumulatif

Gubernur Banten Ogah Ikutan Anies Revisi UMP
Indonesia
Gubernur Banten Ogah Ikutan Anies Revisi UMP

penetapan UMP dan UMK sudah sesuai ketentuan dan aturan yang tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 11 tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.