Api Yang Lahap Kilang Balongan Belum Padam Asap dari kebakaran Kilang Balongan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Api yang melahap tangki penampung Bahan Bakar Minyak di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, hingga Selasa (30/3) pagi ini, masih belum padam total.

"Api belum padam," kata Unit Manager Commrel & CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu Cecep Supriyatna di kutip Antara, Selasa (30/3).

Baca Juga:

Pantau Kilang Balongan, Dirut Pertamina: Empat Tangki Terdampak Kebakaran

Cecep belum menyampaikan secara detail kondisi terkini kilang Pertamina Balongan, namun yang pasti api sudah dapat dilokalisasi agar tidak merambat ke tangki lainnya.

Selain itu, Pertamina belum merilis sumber kebakaran, karena sampai saat ini api masih menyala.

"Sementara ini kita masih menduga (kebakaran disebabkan) terkena petir," tuturnya.

Kebakaran kilang Pertamina Balongan terjadi pada Senin (29/3) dini hari. PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan pemadaman api di area terdampak kebakaran dengan memompa air laut untuk memadamkan total titik api.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. (Foto: Antara)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. (Foto: Antara)

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pihaknya telah mendatangkan bantuan pompa submersible dari Kilang Cilacap. Berdasarkan penelusuran sementara, insiden kebakaran terjadi di area tangki penyimpanan bahan bakar minyak. Kawasan yang terdampak sekitar dua hektare dari total 180 hektare lahan di Kilang Balongan.

Paling tidak, dari 72 tangki di area kilang dengan total kapasitas 1,35 juta kiloliter, ada empat tangki yang terdampak insiden tersebut dengan kapasitas 100 ribu kiloliter atau sekitar tujuh persen dari total kapasitas penyimpanan di kilang Balongan. (*)

Baca Juga:

BMKG Pastikan Kebakaran di Kilang Balongan Tidak Dipengaruhi Petir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
AJI Soroti Maraknya Teror Digital Terhadap Jurnalis
Indonesia
AJI Soroti Maraknya Teror Digital Terhadap Jurnalis

Menurut Erick, terdapat berbagai jenis serangan yang dilakukan terhadap jurnalis atau media daring. Ada delapan kasus doxing, empat kasus peretasan, dan dua kasus Ddos (distributed denial of service).

BNPB Catat Lebih dari 1.000 Bencana Terjadi Sejak Awal Tahun
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Buronan Dikerangkeng, Berawal 212 berakhir 1212
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Buronan Dikerangkeng, Berawal 212 berakhir 1212

Foto editan ini, sebelumnya disebarkan dengan klaim yang berbeda, melalui artikel berjudul “[SALAH] Gambar “Pria Asal Yaman Berhubungan Seks dengan Kambing ditangkap Polisi”

Gagal Jadi Wagub, Nurmansjah Dihadiahi Anies Komisaris Jakpro
Indonesia
Gagal Jadi Wagub, Nurmansjah Dihadiahi Anies Komisaris Jakpro

Nurmansjah sekarang memegang posisi Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sejak 1 Agustus lalu.

5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers
Indonesia
5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers

"Kecaman tak mengubah apapun. Sebab itu, pada akhirnya kami ingin ucapkan, SELAMAT BELAJAR (LAGI)," tutup Faridl

Komnas HAM Sudah Panggil Firli Bahuri Cs soal TWK KPK
Indonesia
Komnas HAM Sudah Panggil Firli Bahuri Cs soal TWK KPK

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, M Choirul. Anam berharap pimpinan lembaga antirasuah dapat memenuhi panggilan yang dilayangkan pihaknya.

PPKM Darurat, Pemerintah Harus Siapkan Subsidi Hindari UMKM PHK Pekerja
Indonesia
PPKM Darurat, Pemerintah Harus Siapkan Subsidi Hindari UMKM PHK Pekerja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ada usulan tambahan anggaran PEN sebesar Rp 225,4 triliun.

Diskon Vonis Koruptor Jiwasraya, Kejagung Ajukan Kasasi
Indonesia
Diskon Vonis Koruptor Jiwasraya, Kejagung Ajukan Kasasi

Barang bukti yang tidak sesuai dengan tuntutan adanya

Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta
Indonesia
Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta

Tidak ada korban jiwa maupun yang mengalami luka-luka akibat banjir bandang di sepanjang Sungai Landak.