APBN 2026 Disahkan, Program MBG Jadi Salah Satu Fokus Utama dengan Rp 335 Triliun

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 23 September 2025
APBN 2026 Disahkan, Program MBG Jadi Salah Satu Fokus Utama dengan Rp 335 Triliun

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Youtube/TV Parlemen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN Tahun 2026. Tahun depan, program ini akan mendapatkan anggaran sebesar Rp 335 triliun.

Sebagai perbandingan, pada APBN 2025 pemerintah telah mengalokasikan Rp 71 triliun dengan target penerima manfaat mencapai 19,47 juta orang.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa program MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Selain itu, program ini juga bertujuan memberdayakan UMKM serta mendorong ekonomi lokal.

“Alokasi anggaran MBG Tahun 2026 mencapai Rp 335 triliun,” kata Purbaya dalam rapat paripurna ke-5 masa persidangan I tahun sidang 2025–2026, Selasa (23/9).

Baca juga:

Menkeu Purbaya Ungkap Defisit APBN Capai Rp 321,6 Triliun per Agustus 2025

Kemenkeu Ungkap Program MBG Telah Serap Anggaran Rp 13 Triliun dan Jangkau 27,7 Juta Penerima

Dalam rapat tersebut, DPR resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2026.

Purbaya menyampaikan bahwa pengelolaan APBN diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. APBN 2026 menjadi motor pembangunan dengan delapan agenda prioritas:

- Ketahanan Pangan: Rp 164,7 triliun

- Ketahanan Energi: Rp 402,4 triliun

- Makan Bergizi Gratis (MBG): Rp 335 triliun

- Pendidikan: Rp 769,1 triliun

- Kesehatan: Rp 244 triliun

- Pembangunan Desa, Koperasi, dan UMKM

- Pertahanan Semesta

- Akselerasi Investasi dan Perdagangan

Dalam Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2026, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,4% dengan inflasi 2,%, suku bunga SBN 10 tahun 6,9%, Nilai tukar Rp 16.500 per Dolar AS, harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar USD 70 per barel, lifting minyak mentah 610 ribu barel per hari serta lifting gas bumi mencapai 984 ribu barel per hari.

Baca juga:

Ketua Banggar DPR: Gaya Koboi Menkeu Purbaya Bisa Ringankan Beban APBN 2026

Menkeu Purbaya Buru 200 Penunggak Pajak Besar: Mereka Nggak Akan Bisa Lari

Sementara itu, belanja negara ditargetkan Rp 3.842,7 triliun dan pendapatan negara Rp 3.153,6 triliun dengan Defisit Rp 689,1 triliun (2,68% dari PDB). Kemudian Kemenkeu juga menjabarkan target pembangunan 2026, yakni:

- Tingkat pengangguran terbuka: 4,44%–4,96% (6,8–7,8 juta orang)

- Rasio Gini: 0,377–0,380

- Kemiskinan ekstrem: 0–0,5%

- Tingkat kemiskinan: 6,5%–7,5% (18,5–21,3 juta orang)

- Indeks Modal Manusia: 0,57

- Indeks Kesejahteraan Petani: 0,7731

- Proporsi penciptaan lapangan kerja formal: 37,95%

- GNI per kapita: USD5.520

- Penurunan emisi gas rumah kaca: 37,14%

- Indeks Kualitas Lingkungan Hidup: 76,67%

(Asp)

#Ekonomi #Kemenkeu #Menteri Keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Hal itu tecermin dari ekspansi sektor manufaktur, surplus neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekspor nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
KPK resmi menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus suap pejabat Bea Cukai Kemenkeu. Simak update selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Dinamika global masih perlu diwaspadai karena sejumlah kekuatan ekonomi utama dunia tengah menghadapi ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Bagikan