Aparat Diminta Tindak Tegas Pihak yang Lakukan Kecurangan Harga Tes PCR Suasana tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta. (AP II)

Merahputih.com - Kepolisian diminta melakukan tindakan tegas terhadap pihak yang memainkan harga tes polymerase chain reaction (PCR). Hal ini guna mengantisipasi kemungkinan adanya kecurangan harga tes PCR, khususnya di daerah.

"Aparat hukum harus melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang telah melakukan kecurangan harga tes PCR ini semua," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena kepada wartawan, Selasa (26/10).

Baca Juga

Lebih Mahal Dibanding Tiket, Harga Tes PCR Didesak Hanya Rp 150 Ribu

Presiden Joko Widodo sendiri telah memerintahkan harga tes PCR untuk turun. Sehingga yang melanggarnya harus ditindak. Dalam situasi saat ini, aparat keamanan tidak boleh memberi toleransi kepada orang-orang yang dengan sengaja tidak menjalankan perintah Presiden Jokowi.

Kebijakan menurunkan harga PCR dinilai untuk penanganan pandemi COVID-19 lebih baik. Menurut Melki, Kemenkes dan lembaga terkait harus memberikan seruan kepada berbagai pihak terkait harga tes COVID-19 ini. Agar harga tes COVID-19 terjangkau serta merata.

"Sehingga harga tidak menjadi satu hal yang bisa dimainkan dengan berbagai argumentasi waktu lebih cepat lebih mahal," pungkas pria asal NTT ini.

Ilustrasi - Salah satu warga menjalani swab PCR (polymerase chain reaction) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala
Warga menjalani swab PCR (polymerase chain reaction) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkaji penurunan harga batas atas tes polymerase chain reaction (PCR). Langkah ini seiring dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta harga tes PCR menjadi Rp300 ribu.

Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan pihaknya tengah membahas hal itu dengan berbagai pihak.

"Saat ini sedang dikaji bersama dengan Satgas, BNPB, Kemkes, Kemenhub dan dilakukan konsultasi dengan berbabagai pihak dengan organisasi profesi, pihak lab, distributor juga auditor pemerintah," ungkap Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi di Jakarta.

Menurut Nadia, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait perihal penurunan harga tes PCR. Informasi penentapan harga terbaru tes PCR nantinya akan diumumkan setelah selesai pembahasan. "Ditunggu saja setelah final pasti akan disampaikan," ujarnya.

Baca Juga

Alasan Ngotot Pemerintah Wajibkan Penumpang Pesawat Tes PCR

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta harga tes PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu dan untuk pelaku perjalanan pesawat dapat berlaku 3x24 jam.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers, Senin (25/10).

"Mengenai hal ini, arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ujar Menko Luhut. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hakim Peringatkan Azis Syamsuddin Jujur di Persidangan
Indonesia
Hakim Peringatkan Azis Syamsuddin Jujur di Persidangan

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah, Senin (17/1).

Sehari Jelang Pembukaan, PON XX Papua Perebutkan 24 Mendali Emas
Indonesia
Sehari Jelang Pembukaan, PON XX Papua Perebutkan 24 Mendali Emas

Sisi keamanan kegiatan pembukaan PON Papua sudah disiapkan dengan baik. Kemudian, masyarakat dan undangan yang akan menghadiri kegiatan pembukaan akan diperiksa secara ketat oleh petugas keamanan.

Pembangunan Smelter Freeport Jadi Kado Terbaik di HUT Jatim Ke-76
Indonesia
Pembangunan Smelter Freeport Jadi Kado Terbaik di HUT Jatim Ke-76

Ground breaking smelter PT Freeport Indonesia di Java Industrial and Port Estate (JIIPE) disambut antusias oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

2 Anggota BPK Terpilih Lewat Voting Anggota DPR
Indonesia
2 Anggota BPK Terpilih Lewat Voting Anggota DPR

Anggota BPK petahan Isma Yatun dan Anggota Komisi XI Haerul Saleh terpilih menjadi anggota atau pimpinan BPK periode 2022-2027.

Kasus COVID-19 Tambah 16.021, Kasus Aktif Jadi 81.349
Indonesia
Kasus COVID-19 Tambah 16.021, Kasus Aktif Jadi 81.349

Pemerintah memperbaharui data terkait kasus COVID-19 di Indonesia. Hari ini, dilaporkan ada tambahan 16.021 kasus Corona di tanah air.

PTM di 15 Sekolah Dihentikan, Wagub DKI Beri Alasan
Indonesia
PTM di 15 Sekolah Dihentikan, Wagub DKI Beri Alasan

Pemprov DKI akan mempertimbangkannya dan terus mengupayakan pelaksanaan PTM berjalan dengan baik

KPK Buka Peluang Panggil Direksi Pengembang Terkait Kasus Eks Walkot Yogyakarta
Indonesia
KPK Buka Peluang Panggil Direksi Pengembang Terkait Kasus Eks Walkot Yogyakarta

KPK juga membuka peluang untuk memanggil direksi perusahaan pengembang sebagai saksi terkait kasus dugaan suap Haryadi Suyuti.

JJ Rizal Harap Anies Restui Pergantian Nama JIS ke Stadion MH Thamrin
Indonesia
JJ Rizal Harap Anies Restui Pergantian Nama JIS ke Stadion MH Thamrin

Sejarawan JJ Rizal pun mengusulkan perubahan nama dari JIS ke stadion MH Thamrin

PDIP Minta Anies Segera Relokasi Korban Banjir Rob Muara Angke
Indonesia
PDIP Minta Anies Segera Relokasi Korban Banjir Rob Muara Angke

Relokasi warga korban banjir rob di Muara Angke, Jakarta Utara ke rumah susun (Rusun) harus secepatnya dilaksanakan.

Nahdliyin Menanti Kreasi Nyata Gus Yahya
Indonesia
Nahdliyin Menanti Kreasi Nyata Gus Yahya

Keputusan tersebut dibacakan oleh salah satu Tim Ahwa, KH. Zainal Abidin di depan muktamirin