Apakah Salah Jadi Orang Terlalu Percaya Diri? Jangan sampai overconfidence menerjumuskanmu. (Foto Psychological Science)

KEPERCAYAAN diri tinggi merupakan salah satu hal terpenting yang dibutuhkan dalam kepemimpinan. Menurut Associate Profesor Cameron Anderson dari Haas School of Management, kepercayaan diri membuat seseorang terlihat lebih kompeten di mata orang lain, bahkan jika kepercayaan diri itu sebenarnya tidak bisa dibenarkan dan tidak beralasan.

Kepercayaan diri yang berlebihan bisa dilihat dari perilaku-perilaku seseorang terkait masalah atau tugas yang dikerjakannya. Jika mereka cenderung merasa mereka lebih baik secara fisik, mahir secara sosial, dan terampil dalam pekerjaan mereka daripada kenyataannya, bisa jadi mereka adalah orang yang terlalu percaya diri atau overconfidence. Lantas, apakah terlalu percaya diri merupakan hal salah?

Baca juga:

Demi Perangi Diskriminasi Rasialis, Mercedes Mengganti Warna Mobil

Kepercayaan diri yang terlalu tinggi bisa menjadi batu sandungan bagi kesuksesan seseorang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mark Simon dan Susan M. Houghton dalam Academy of Management, pemimpin yang terlalu percaya diri bisa membawa dampak negatif pada kinerja organisasi. Mulai dari memperkenalkan produk yang masih berisiko dan tidak mungkin berhasil sampai dengan membuat keputusan yang buruk mengenai merger dan akuisisi.

Apakah terlalu percaya diri itu salah? (Foto pixabay/EliasSch)
Apakah terlalu percaya diri itu salah? (Foto pixabay/EliasSch)

Daniel Kahneman, psikolog dan penulis buku Thinking, Fast, and Slow yang memenangkan penghargaan buku US National Academy of Sciences mengatakan dalam bukunya kepercayaan diri yang berlebihan merupakan bias yang akan ia rasakan jika ia memiliki tongkat sihir ajaib.

Kepercayaan diri berlebihan seolah memiliki tongkat ajaib di kantong. (Foto pixabay/AdinaVoicu)
Kepercayaan diri berlebihan seolah memiliki tongkat ajaib di kantong. (Foto pixabay/AdinaVoicu)

Maksudnya, orang-orang yang terlalu percaya diri merasa bahwa ia bisa mengatur keadaan dan memperbaiki segala kegagalan karena memiliki tongkat sihir ajaib yaitu talenta luar biasa yang baginya sangat spesial dan lebih baik daripada orang lain.

Menurut Scientific American, kepercayaan diri sendiri dibagi menjadi tiga bentuk yaitu overestimation, overplacement, dan overprecision.

Baca juga:

4 Motif Tato Dianggap Tatto Artist Pembawa Sial, Apa Saja?

Overestimation merupakan kepercayaan bahwa kamu lebih baik daripada dirimu yang sebenarnya. Orang yang memiliki kepercayaan dalam bentuk overestimation cenderung menilai kinerja mereka terlalu tinggi dan meremehkan tugas-tugas mudah.

Risikonya, mereka akan terlihat tidak kompeten dan kurang bisa menghargai pekerjaan-pekerjaan kecil yang mampu berdampak pada hasil akhir pekerjaan serta penilaian orang lain terhadap dirimu.

Ada tiga bentuk overconfident menurut ahli. (Foto pixabay/Fotografielink)
Ada tiga bentuk overconfident menurut ahli. (Foto pixabay/Fotografielink)

Bentuk kepercayaan diri berlebihan yang kedua adalah overplacement. Menurut jurnal berjudul Organizational Behavior and Human Decision Processes, overplacement merupakan kepercayaan bahwa kamu lebih baik daripada orang lain. Kamu merasa lebih pintar, bertalenta, dan kompeten daripada orang lain.

Risiko dari overplacement adalah kamu mudah meremehkan orang lain dan kurang bisa berbahagia atas keberhasilan orang lain. Kamu merasa kamulah yang lebih pantas mendapatkan keberhasilan tersebut karena merasa lebih baik darinya.

Jangan sampai kepercayaan diri berlebihan membuatmu dijauhi orang lain. (Foto pixabay/radu_floryn22)
Jangan sampai kepercayaan diri berlebihan membuatmu dijauhi orang lain. (Foto pixabay/radu_floryn22)

Terakhir, overprecision merupakan bentuk overconfident yang paling umum ditemukan dimana-mana. Overprecision adalah kepercayaan bahwa penilaianmu paling akurat dan lengkap.

Biasanya, overprecision merupakan bentuk kepercayaan diri berlebihan yang paling kuat dan banyak ditemukan baik dalam aspek profesi, jenis kelamin, lintas budaya, usia, dan tingkat keahlian.

Terlalu percaya diri bisa menjerumuskanmu. (Foto pixabay/sweetlouise)
Terlalu percaya diri bisa menjerumuskanmu. (Foto pixabay/sweetlouise)

Pada akhirnya, kepercayaan diri merupakan hal yang baik dan positif. Namun ketika timbul kepercayaan diri yang terlalu tinggi, itu hanya akan merugikan dirimu sendiri dan membuatmu dijauhi orang lain. (shn)

Baca juga:

Budaya Populer Membuat Gen Z Ingin Bunuh Diri?

Sumber : https://blogs.scientificamerican.com/observations/how-to-resist-the-lure-of-overconfidence/
Kredit : shenna

Tags Artikel Ini

Shenna