Relasi
Apakah Benar Pasangan Terlihat Mirip Seiring Berjalannya Waktu? Apakah benar wajah pasangan terlihat mirip seiring berjalannya waktu. (Foto: Unsplash/itsmiki5)

TERDENGAR familiar? Mungkin kamu sendiri pernah diberitahu, "Makin mirip ya lu sama doi lu," "kalau mirip berarti jodoh". Memang benar dengan seiring berjalannya waktu pasangan mulai terlihat mirip? Para peneliti berusaha memecahkan pertanyaan puluhan tahun ini.

Melansir laman New York Post, sebuah yang dibuat oleh psikolog Zajonc pada 1987 mengemukakan bahwa pasangan terlihat lebih mirip dengan satu sama lain seiring waktu. Akan tetapi, studi terbaru oleh Pin Pin Tea-makorn, mahasiswa PhD Stanford dan Michal Kosinski, profesor di Stanford yang dipublikasi di Journal Scientific Reports mematahkan teori ini.

Baca Juga:

Begini Istimewanya Punya Pasangan Ekstrovert

pasangan
Penelitian pada tahun 1987 mengungkapkan bahwa semakin bahagia sebuah hubungan semakin mirip wajah sang pasangan. (Foto; Unsplash/scottbroomephotography)

"Ini adalah sesuatu yang dipercayai orang dan kami sangat penasaran. Pikiran awal kami adalah jika benar wajah orang-orang mirip dari waktu ke waktu, kami dapat melihat jenis fitur apa yang mirip," kata Tea-makorn kepada The Guardian.

Melansir laman New York Post dan The Guardian, Tea-makorn dan Kosinski menjelajahi Google, pemberitahuan hari jadi di surat-surat kabar dan situs web untuk mengumpulkan foto-foto pasangan yang diambil pada awal pernikahan mereka dan bertahun-tahun kemudian. Mereka akhirnya mengumpulkan gambar dari 517 pasangan, diambil dalam kurun waktu dua tahun setelah menikah dan antara 20 dan 69 tahun kemudian.

Setelah itu, para peneliti menunjukkan foto satu orang disebut 'target' dengan enam foto lain dimana salah satu dari enam adalah pasangan asli sang target kepada relawan. Para relawan lalu diminta untuk memeringkat seberapa mirip masing-masing dari enam wajah tersebut dengan target. Tugas yang sama juga dilakukan namun dengan teknologi pengenalan wajah.

Cara ini juga dilakukan oleh penelitian Zajonc, hanya saja Zajonc meminta relawan untuk memeringkat foto selusin pasangan saja, ukuran sampel yang sangat kecil. Zajonc menyimpulkan bahwa wajah pasangan menjadi lebih mirip saat pernikahan mereka berlangsung, akan lebih mirip semakin besarnya kebahagiaan sang pasangan.

Baca Juga:

Menjalin Hubungan Dengan Introvert? Begini Tipsnya!

pasangan
Kemiripan terjadi karena dari awal mencari kesamaan. (Foto: Pixabay/Candid_Shots)

"Meski masuk akal, teori kami tidak membuktikan hal ini," tulis Tea-makorn dan Kosinski dalam studi. Dengan membandingkan foto dari 517 pasangan di awal pernikahan dan foto mereka 20 hingga 69 tahun kemudian, para peneliti menemukan wajah mereka "tidak menyatu (menjadi mirip) seiring waktunya."

Tetapi, para peneliti menemukan bahwa pasangan bisa jadi mirip karena mereka mencari pasangan yang terlihat dan bertindak seperti diri mereka sendiri. Tea-makorn mengatakan orang mungkin mencari pasangan yang mirip dengan mereka, sama seperti mencari pasangan dengan nilai dan kepribadian yang cocok.

Studi terbaru ini menekankan pentingnya memeriksa validitas penelitian-penelitian lama. "Salah satu masalah utama dalam ilmu sosial adalah tekanan untuk memunculkan teori-teori baru, menakjubkan, dan layak diberitakan. Beginilah cara kamu bisa dipublikasikan, dipekerjakan, dan dipertahankan. Akibatnya, bidang ini dipenuhi dengan konsep dan teori yang diklaim kembali, terlalu digembar-gemborkan, atau tidak divalidasi dengan benar," ucap Kosinski kepada The Guardian.

Peneliti ungkap bahwa salah satu proyek berikutnya adalah menyelidiki klaim bahwa nama orang dapat diprediksi dengan akurat hanya dari wajah mereka. "Kami skeptis," kata Kosinski. (lev)

Baca Juga:

4 Kebiasaan Sepele di Media Sosial Ini Bisa Menjauhkanmu dari Pasangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kedai Kopi Ini Bagi-Bagi Ratusan Gelas Kopi Ke Rumah Sakit Rujukan Corona
Fun
Kedai Kopi Ini Bagi-Bagi Ratusan Gelas Kopi Ke Rumah Sakit Rujukan Corona

Kedai kopi ini mengapresiasi seluruh tenaga medis yang berada di garis terdepan.

Pandemi Corona, Takut Boleh Panik Jangan
Hiburan & Gaya Hidup
Pandemi Corona, Takut Boleh Panik Jangan

Tidak elok rasanya mengatakan ada hikmah atau hal baik di balik penyebaran COVID-19, tapi ada alasan untuk selalu optimis.

Mengenal Diet 'Gluten Free' dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Fun
Mengenal Diet 'Gluten Free' dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Apakah bermanfaat untuk kesehatan dan perlukah kita menjalaninya?

Naik Pesawat Saat New Normal? Ini Tipsnya
Fun
Naik Pesawat Saat New Normal? Ini Tipsnya

Beberapa kiat yang bisa kamu jalankan saat berpergian menggunakan pesawat:

Makanan Nikmat yang Bisa Redakan Flu
Fun
Makanan Nikmat yang Bisa Redakan Flu

Deretan Makanan Nikmat yang Bisa Redakan Flu Lebih Cepat

Perketat Protokol COVID-19, Delta Air Lines Gunakan Layar Plexiglass Saat Proses Check-in
Hiburan & Gaya Hidup
Perketat Protokol COVID-19, Delta Air Lines Gunakan Layar Plexiglass Saat Proses Check-in

Maskapai meningkatkan jumlah penerbangannya untuk mempertahankan batas kapasitas maksimal 60 persen

Ada yang Salah Kaprah pada Benda-Benda ini!
Fun
Ada yang Salah Kaprah pada Benda-Benda ini!

Barang-barang ini sangat mudah ditemukan dalam keseharian.

Jangan Keliru, ini Perbedaan Kejang Demam dan Epilepsi
Hiburan & Gaya Hidup
Jangan Keliru, ini Perbedaan Kejang Demam dan Epilepsi

Orangtua perlu memahami perbedaan kedua simptom ini.

Butuh Vitamin Sea? Yuk Jelajah Pantai Eksotis Uluwatu
Hiburan & Gaya Hidup
Butuh Vitamin Sea? Yuk Jelajah Pantai Eksotis Uluwatu

Para pelancong dari dalam dan luar negeri, senang berkunjung ke Uluwatu lantaran banyak pantai indah.