Supaya Bekal Kamu Eksis, ini Tips ala Chef Bawa bekal harus yang menyehatkan (Foto: Pexels/Keegan Evans)

ZAMAN memang sudah serbacanggih. Kemajuan teknologi memudahkan kamu untuk memesan makanan. Jadi kamu enggak perlu repot-repot bawa bekal dari rumah. Meskipun begitu, ada juga yang masih memilih membawa bekal sendiri dari rumah. Alasannya, supaya lebih sehat dan hemat.

Nah, bagi kamu yang suka bawa bekal, kira-kira cara kamu membawa bekal sudah benar atau belum nih? Misalnya apakah cara membungkus makanan itu sudah baik. Lalu bahan makanan yang kamu bawa apakah menyehatkan atau enggak.

Nah, untuk mengetahui hal itu, Merahputih.com beberapa waktu lalu berbincang dengan chef sekaligus penulis kuliner Kevindra Soemantri. Menurut Kevindra, ada beberapa tips penting dalam membawa bekal supaya bekal yang kamu bawa sehat dan mudah untuk dibawa.

1. Jangan terlalu banyak minyak

Nasi goreng boleh dijadikan bekal
Nasi goreng boleh dijadikan bekal, tapi kurangi tambahan minyak saat memasaknya.(Foto: Pexels/Pixabay)

Yang namanya makanan mengandung banyak minyak sih enggak pernah sehat. Apalagi minyak juga mengandung lemak jenuh yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. "Jangan bawa makanan yang terlalu banyak minyak dan goreng-gorengan," ujar Kevindra.

Akan tetapi, Kevindra tetap membolehkan kamu membawa makanan yang kerap dijadikan bekal oleh banyak orang. Enggak lain ialah nasi goreng. Namun, kata dia, sebaiknya kurangi kandungan minyak saat memasak nasi goreng. "Nasi goreng boleh, minyaknya dikit saja. Gunakan api besar saat memasak," saran dia.

Baca juga:

Cara Bawa Bekal Saat Jalan-Jalan, Perlu Diketahui

2. Hindari Membawa Makanan yang Berkuah

Makanan berkuah bisa cepat basi
Makanan berkuah bisa cepat basi kalau dijadikan bekal.(Foto: Pexels/Cook Eat)

Bawa bekal yang gampang-gampang saja ya. Enggak perlu yang ada kuahnya. Misalnya sayuran yang berkuah. Alasannya nih, membawa bekal yang berkuah berpotensi bisa cepat basi. "Jadi hukum biologisnya, kalau makanan yang basah itu bisa masuk bakteri dan cepat basi," imbuhnya.

Namun, karena bekal kamu juga harus sehat, sayuran wajib kamu jadikan menu bekal setiap hari. Yang penting jangan memasak sayuran menggunakan kuah. "Jadi gantinya ditumis saja atau dikukus," papar jebolan Masterchef Indonesia 2011 itu.

3. Hindari Makanan Saji Cepat

Makanan cepat saji enggak sehat
Hindari makanan saji cepat untuk dijadikan bekal.(Foto: Pexels/Luis Quintero)

Prinsip bawa bekal harus mudah. Meskipun begitu. Bukan berarti kamu boleh membawa bekal makanan saji cepat. Makanan saji cepat itu enggak sehat. Apalagi jika kamu selalu membawa bekal mi instan. "Bekal seperti mi goreng instan ya tidak sehat. Yang sosis-sosis saji cepat juga jangan," tuturnya.

Menurut Kevindra, bekal jangan hanya dibatasi dengan makanan-makanan saji cepat. Justru masakan rumah yang merupakan resep turun-temurun jadi pilihan untuk bekal. Enggak masalah dijadikan bekal. "Bahkan menurut saya, bekal bisa dijadikan pengenalan makanan lokal kepada anak sejak dini," imbuhnya.

4. Kotak Bekal Simpel Aja

Bekal cukup satu kotak makan saja
Cukup satu kotak makanan untuk dijadikan bekal (Foto: Pexels/Quang Anh Ha Nguyen)

Kamu enggak perlu membawa dua sampai tiga kotak bekal. Cukup satu kotak makan saja. Prinsipnya, bekal itu harus simpel. Jangan sampai kamu terbebani saat membawa bekal. "Bekal itu prinsipnya easy acces dan easy eating," kata penulis buku Top Tables: A Food Traveller’s Companion ini.

Kevindra pun memberikan contoh bekal simpel yang bisa kamu dapatkan dengan mudah, yakni nasi uduk dan nasi rames. "Kalau di Indonesia sebenarnya yang menarik kayak nasi rames dan nasi uduk yang dibungkus daun pisang. Lauknya kan juga kering semua, enggak ada yang basah," tukasnya.

Jadi bagaimana sahabat Merah Putih, apakah bekalmu hari ini sudah sehat? (ikh)

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH