Apa yang Harus Dilakukan Jika Alami Infeksi 'COVID-19 Breakthrough'? Tidak diketahui secara pasti berapa banyak dari infeksi breakthrough ini terjadi. (Foto: Unsplash/Martin Sanchez)

VAKSIN COVID-19 sangat efektif untuk mencegah infeksi, tetapi tidak ada vaksin yang 100 persen efektif. Orang yang sudah divaksinasi penuh memang masih bisa terinfeksi. Ini yang dinamakan infeksi beakthrough.

Berdasarkan artikel di CNN (21/8), tidak diketahui secara pasti berapa banyak dari infeksi breakthrough ini terjadi, karena Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS tidak mengumpulkan data nasional khusus untuk itu. Namun, berdasarkan laporan dari 25 negara bagian AS yang melacak data ini, Kaiser Family Foundation memperkirakan bahwa tingkat infeksi breakthrough jauh di bawah satu persen.

Baca Juga:

Kolaborasi Bisnis Hasilkan Oksigen Konsentrator Bagi Rumah Sakit

infeksi
Mereka yang divaksinasi yang masih tertular virus corona jauh lebih mungkin memiliki gejala ringan. (Foto: 123RF/teteescape)

Karena tergolong jarang terjadi, banyak orang memiliki pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan jika mereka divaksinasi tetapi hasil tes COVID-19 ditemukan positif.

Untuk mendapatkan jawabannya, Analis Medis CNN Dr. Leana Wen memberikan penjelasan. Wen adalah dokter gawat darurat dan profesor tamu bidang kebijakan dan manajemen kesehatan di George Washington University Milken Institute School of Public Health.

Haruskan isolasi mandiri

infeksi
Jika merasakan satu saja gejala COVID-19 dan merasa baru kontak erat, lakukan tes. (Foto: 123RF/alexraths)

"Seseorang yang sudah divaksinasi dan dinyatakan positif COVID-19 harus mengikuti protokol isolasi yang ketat karena kita harus berasumsi bahwa orang tersebut menular dan dapat menulari orang lain," ujar Wen.

Dia menambahkan, jika orang itu bergejala, harus isolasi setidaknya 10 hari terhitung sejak hari pertama mulai mengalami gejala. Isolasi dapat diakhiri selama tidak mengalami demam selama lebih dari 24 jam dan gejala lainnya membaik. Jika kamu tidak menunjukkan gejala tetapi tes positif, harus tetap diisolasi selama 10 hari setelah tes.

"Isolasi berarti mereka tidak boleh pergi ke tempat umum di mana mereka dapat menulari orang lain. Mereka juga harus mengisolasi dari kontak orang serumah. Itu berarti, jika memungkinkan, tinggal di bagian rumah yang jauh dari orang lain, di kamar mereka sendiri," ujarnya.

Karena prosedurnya sama dengan orang positif COVID-19 lainnya, semua kontak erat harus dites. Itulah mengapa, walaupun telah vaksinasi penuh, kamu tetap harus melapor jika hasil tes COVID-19 positif.

Baca Juga:

Pakar: Sekat Plastik Tidak Menghentikan Penularan COVID-19

Gejala infeksi breakthrough

infeksi
Berdasarkan laporan di AS, tingkat infeksi breakthrough jauh di bawah satu persen. (Foto: 123RF/anyaivanova)

"Manfaat utama dari vaksinasi adalah mengurangi kemungkinan penyakit parah. Mereka yang divaksinasi yang masih tertular virus corona jauh lebih mungkin memiliki gejala ringan dibandingkan jika mereka tidak divaksinasi," Wan mengingatkan.

Dia menjelaskan, "Seseorang yang mungkin sangat sakit dengan demam tinggi, batuk parah dan begitu banyak kesulitan bernapas sehingga mereka membutuhkan oksigen atau ventilator, sekarang dapat mengalami nyeri tubuh, kelelahan dan pilek. Itulah kekuatan vaksinasi, mengurangi keparahan penyakit."

Karena gejala yang divaksinasi jauh lebih ringan daripada yang tidak divaksinasi, waspadai bahkan salah satu gejala COVID-19. Ini termasuk demam, menggigil, batuk, kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, mual, diare dan kehilangan rasa atau bau. Tentu saja, ini adalah daftar yang luas, dan ini bisa mengindikasikan penyakit virus lainnya juga.

Mengingat seberapa banyak virus corona melonjak di sebagian besar negara, jaga radar kamu tetap waspada. Jika ada sesuatu yang terasa tidak beres, lakukan tes.

Lalu, mengapa infeksi breakthrough masih terjadi? Ibaratnya, vaksinasi adalah jas hujan yang sangat baik. Jas hujan akan membuatmu tetap kering dalam gerimis dan memungkinkan kamu bekerja dalam badai. Nmaun, jika kamu berada dalam badai sepanjang hari, kamu tetap mungkin basah. Masalahnya bukan karena jas hujannya tidak berfungsi, tetapi cuaca di sekitarmu terlalu buruk.

Itulah yang terjadi sekarang dengan pandemi COVID-19 di seluruh negeri. Tingkat virus sangat tinggi sehingga vaksin saja mungkin tidak cukup untuk melindungimu. Itulah mengapa masker dapat membantu. Demikian pula dengan mengurangi interaksi di lingkungan berisiko tinggi seperti lokasi yang ramai atau ruangan tertutup dengan lebih dari 10 orang. Pada akhirnya, kamu perlu mengurangi tingkat virus di sekitarmu hingga pandemi berakhir. Pandemi bisa segera selesai jika kita semua divaksinasi. (aru)

Baca Juga:

Kriteria Olahraga Tepat untuk Tingkatkan Imunitas di kala Pandemi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Joshua Suherman Akan Tampil 'All Out' di Film Horor Perdananya
ShowBiz
Joshua Suherman Akan Tampil 'All Out' di Film Horor Perdananya

Joshua antusias bermain dalam film ini.

Pro Evolution Soccer Ganti Nama Jadi eFootball
Fun
Pro Evolution Soccer Ganti Nama Jadi eFootball

eFootball akan menjadi game gratis.

Komponen Mobil yang Wajib Dicek sebelum Mudik
Hiburan & Gaya Hidup
Komponen Mobil yang Wajib Dicek sebelum Mudik

Kenali komponen mobil yang harus diperiksa sebelum melakukan perjalanan mudik.

Bersama Barry Likumahuwa, Bayu Risa Hadirkan Single 'No Longer'
ShowBiz
Bersama Barry Likumahuwa, Bayu Risa Hadirkan Single 'No Longer'

Menyusul single terdahulu, lagu No Longer akan terangkum dalam sebuah album dari Bayu Risa.

 Jangan Anggap Enteng Psoriasis
Fun
Jangan Anggap Enteng Psoriasis

Penyakit autoimun yang biasanya berhubungan dengan faktor genetik.

Pentingnya Provenance Ketika Membangun Pemahaman Informasi yang Diperoleh dari Internet
Fun
Lucy, Misi NASA yang Membawa Puisi dan Lirik Lagu Beatles
Fun
Lucy, Misi NASA yang Membawa Puisi dan Lirik Lagu Beatles

Misi ambisius ini akan menjelajahi kawanan asteroid Trojan.

Wall of Fades 2022 akan Digelar di Bandung dan Jakarta
Fashion
Wall of Fades 2022 akan Digelar di Bandung dan Jakarta

Event tahunan dari Darahkubiru dan Team Up, Wall of Fades, tahun ini kembali digelar

Intip Trailer Dari Serial Netflix 'You' yang Akan Tayang Oktober 2021
ShowBiz
Intip Trailer Dari Serial Netflix 'You' yang Akan Tayang Oktober 2021

Musim ketiga menceritakan Joe sebagai seorang ayah

Tips Merawat Sneakers Biar Tahan Lama
Fashion
Tips Merawat Sneakers Biar Tahan Lama

Pastikan sneakers kesayanganmu tetap terawat.