Apa Pentingnya Segmentasi Pasar Bagi Suksesnya Usaha? Segmentasi penting dalam menentukan kelancaran dan kesuksesan usaha. (Foto: Unsplash/adeolueletu)

MELANSIR laman Accurate.id, segmentasi pasar menurut penulis buku Gary Amstrong adalah kegiatan membagi pasar yang luas menjadi berpetak-petak sesuai kebutuhan dan karakteristik konsumen. Tujuannya supaya perusahaan bisa melahirkan produk yang memang dibutuhkan oleh pasar.

Segmentasi pasar biasa digunakan sebagai strategi untuk mencari target konsumen yang tepat. Jika pemetaan ini sudah dikuasai, perusahaan bisa memproduksi barang atau jasa yang memang dibutuhkan. Gobiz berpendapat bahwa dengan populasi pelanggan yang semakin banyak dan memiliki kebutuhan serta keinginan yang berbeda-beda, adanya segmentasi pasar sangat dibutuhkan.

Baca Juga:

Gupta: Meskipun Berubah Haluan, Core Competencynya Harus Tetap

Tentukan konsumen

segmentasi
Segmentasi demografis paling umum dilakukan oleh usaha-usaha. (Foto: Unsplash/sandym10)

Menurut Solusi UKM dan Gobiz, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat ingin menentukan segmentasi pasar untuk usahamu. Tentukan siapa konsumenmu, seperti atas, menengah, atau bawah? Kalau kamu salah menentukan konsumen, kemungkinan besar usahamu tidak akan laku.

Gobiz menyarankan untuk menentukan siapa konsumenmu dengan segmentasi demografis. Jenis segmentasi ini paling umum dan paling gampang untuk digunakan usaha-usaha. Segmentasi demografis meliputi usia, jenis kelamin, marital status, pekerjaan, family size, agama, pendidikan dan jumlah pendapatan.

Pasar

segmentasi
Segmentasi pasar penting agar kamu tahu berbuat yang terbaik dalam usaha. (Foto; Unsplash/firmbee)

Tentukan konsumenmu secara geografis. Solusi UKM menulis bahwa ini akan mempengaruhi kebutuhan pelanggan terhadap produk dan jasa yang mereka butuhkan. Kamu bisa menjual produkmu ke semua daerah mau itu lokal, dalam negeri, atau ke luar negeri berkat internet.

Selanjutnya, kamu bisa menentukan segmentasi pasar lewat karakter atau psikologi konsumen. Segmentasi ini melihat aspek psikologis dari pelanggan, seperti apa dampak dari gaya hidup dan status sosialnya, karena bisa mempengaruhi aktivitas sehari-harinya, keinginannya, opininya, dan masih banyak lagi, tulis Gobiz.

Kemudian sisi konsumen, Solusi UKM menyebutkan kamu juga melihat kompetitormu. Berilah nilai lebih kepada konsumen kamu, dari produk atau jasa yang kamu tawarkan kepada mereka. Tidak cukup hanya memberi harga yang lebih rendah dari kompetitormu, pastikan produk atau jasamu bisa menjadi jawaban atau solusi bagi konsumenmu.

Jangan asal

segmentasi
Anthony Bryan berbisnis online menjual produk konsol Nintendo Switch berikut gamenya. (Foto: Tokopedia Diamondku Shop)

Anthony Bryan, pelaku usaha yang berbisnis dalam dunia gaming sejak 2018, mengatakan kegemarannya pada dunia gaming mengantarkannya menjadi usaha dunia ini. "Saya gemar gaming dan hobi berbisnis, saya rela pakai uang asli untuk meningkatkan level saya di game dan sebagainya," ucap Bryan kepada MerahPutih.com.

Menyadari kebiasaan ini kemudian dia berpikir daripada menjadi konsumen, dia ingin coba menjadi penjualnya. Berbisnis baginya tidak terlalu rumit karena sejak masa sekolah dan kuliahnya dipenuhi dengan pelajaran bisnis.

"Bisnis tidak asing bagi saya karena saat SMA saya anak IPS dan kuliahpun jurusan entrepreneurship. Tapi ya saat ini saya berbisnis untuk nambah uang jajan aja," ungkap Bryan.

Bryan mengatakan bahwa sebaiknya menentukan segmentasi pasar sebelum mulai berjualan. Sayangnya, bagi orang yang asing dengan bisnis terkadang baru sadar mengenai segmentasi bisnis setelah berjualan.

"Kalau dari teman-teman saya sih, mereka langsung aja jualan dan gak mikirin teori-teori kayak segmentasi pasar, asal siapa aja yang beli," kata Bryan.

Melihat tren dan minat yang tinggi terhadap Nintendo Switch, saat ini Bryan fokus untuk menjual produk tersebut. Walaupun baru mulai berjualan Nintendo Switch selama sebulan, dia sudah berhasil mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit.

"Kayak sekarang demand Nintendo Switch tinggi, akhirnya saya sekarang jualan Nintendo Switch. Otomatis target utama saya anak-anak muda. Juga dengan tren online shopping, saya buka toko online di Tokopedia dan Shopee. Kalau menurut saya, dari sini udah otomatis ketemu segmentasi pasarnya." tutup Bryan. (lev)

Baca Juga:

Plus-Minus Jualan Pakai Cara Pre-Order

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bisakah Abe, Anak 12 Tahun Menggabungkan Budaya Palestina dan Israel?
ShowBiz
Bisakah Abe, Anak 12 Tahun Menggabungkan Budaya Palestina dan Israel?

Abe menjadi film yang pas untuk ditayangkan bersama keluarga ketika bulan puasa

Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter
Fun
Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Pertimbangkan Lagi Bila Sering Mengonsumsi Makanan ini
Fun
Pertimbangkan Lagi Bila Sering Mengonsumsi Makanan ini

Enak dan lezat adalah gambaran makanan-makanan ini.

Jual Masker untuk Bantu Sesama, Jadi Kiat 'Bertahan' di Tengah Pandemi
Fun
Jual Masker untuk Bantu Sesama, Jadi Kiat 'Bertahan' di Tengah Pandemi

Ide menjual alat pelindung diri seperti makser dan face shield membuat Umay Saleh kini menjadi sosok yang sering dicari.

Bocoran Lengkap iPhone 12 Kembali Hadir, Pilih yang Mana?
Fun
Bocoran Lengkap iPhone 12 Kembali Hadir, Pilih yang Mana?

Bocoran Kang mengenai produk Apple dinilai akurat dari waktu ke waktu.

Selandia Baru Sukses Bersih dari Virus Corona
Fun
Selandia Baru Sukses Bersih dari Virus Corona

Selandia Baru Sukses Bersih dari Virus Corona?

Seri Galaxy S Terbaru Samsung Bakal Rilis Januari 2021
Fun
Seri Galaxy S Terbaru Samsung Bakal Rilis Januari 2021

Seri baru Samsung Galaxy S akan menjadi smartphone yang dirilis sangat berdekatan dengan iPhone.

Intip 5 Mobil yang akan Beraksi di ‘No Time to Die’
Fun
Intip 5 Mobil yang akan Beraksi di ‘No Time to Die’

Lima mobil dalam film 'No Time to Die' akan meramaikan setiap aksi James Bond.

KONI Papua Beri Opsi Gelar PON XX Tanpa Penonton
Olahraga
KONI Papua Beri Opsi Gelar PON XX Tanpa Penonton

Tujuannya agar pekan pesta olahraga di Indonesia tersebut tetap bisa diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19.