Apa Itu Pendamping Kanker?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 28 Maret 2022
Apa Itu Pendamping Kanker?

Jasa pendamping kanker tidak ternilai. (Foto: Pexels/Thirdman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DARI namanya saja, kamu mungkin sudah bisa menebak apa sih pendamping kanker dan tugasnya. Pendamping dapat orang-orang terdekat seperti pasangan atau anggota keluarga. Yuk, ketahui lebih dalam mengenai pendamping kanker.

Menurut laman Cancer, pendamping kanker didefinisikan sebagai orang yang paling sering membantu penyintas kanker dan tidak dibayar untuk melakukannya. Kalau penyedia perawatan profesional dibayar, pendampinh kanker cenderung memiliki peran yang lebih terbatas. Para pendamping dari orang-orang terdekat yang disebutkan tadi, mereka tidak dilatih untuk mengasuh. Melainkan karena peduli atau pernah mengidap kanker sebelumnya.

Sebagai pendamping tentu memiliki pengaruh besar tentang bagaimana pasien kanker menghadapi penyakitnya. Doronganmu bisa membantu pasien tetap pada perawatan dan beragam cara untuk sembuh. Seperti mengomsumsi makanan sehat atau istirahat yang cukup.

Baca juga:

Cara Tepat Perawatan Pasien Kanker Paru-Paru di Masa Pandemi

Apa Itu Pengasuh Kanker?
Pengasuh menjadi teman pasien kanker. (Foto: Pexels/Thirdman)

Pendamping adalah bagian dari tim perawatan kanker yang terdiri dari pasien, keluarga, teman, dan staf medis. Sebagai pendamping, kamu mungkin bekerja sama dengan tim perawatan kanker dengan melakukan hal-hal seperti memberi obat, mengelola efek samping, melaporkan masalah, dan memutuskan apakah pengobatan yang diberikan berhasil.

Sebagai bagian dari tim, kamu akan membantu mengoordinasikan perawatan pasien. Pendamping sering kali harus mengetahui tes mana yang dilakukan dan memastikan semua dokter yang terlibat mengetahui apa yang terjadi. Dalam banyak kasus, pendamping bahkan bisa jadi satu-satunya orang yang mengetahui segala sesuatu yang terjadi dengan pasien. Jangan takut juga untuk bertanya dan mencatat selama kunjungan dokter.

Pendamping juga berperan sebagai teman curhat atau orang yang memberikan motivasi ke pasien. Misalnya ketika mereka mengalami demam dan harus dirawat di rumah sakit,. Pendamping dapat membantu mengatasi kekhawatiran mereka dengan menunjukkan bahwa pasien akan berada di rumah sakit dalam waktu singkat. Pastikan juga pasien memiliki semua yang mereka butuhkan selama di rumah sakit, termasuk resep obat dari dokter.

Ada beberapa tugas yang biasa dilakukan para pendamping. Misalnya belanja makanan, kebutuhan mandi, membayar tagihan, membuat janji dengan dokter, membersihkan rumah, mencuci pakaian, hingga mengoordinasikan perawatan kanker. Semua kegiatan ini tentu butuh waktu dan uang. Mungkin ada juga dana yang sudah disiapkan. Tapi ada juga yang mau tidak mau menggunakan uang mereka terlebih dahulu.

Baca juga:

Jangan Abaikan Gejala Kanker Otak

Apa Itu Pengasuh Kanker?
Membantu pasien melawan kanker. (Foto: Pexels/Tara Winstead)


Yang paling penting antara pendamping dan pasien adalah komunikasi. Mungkin sulit bagi pasien untuk mengambil keputusan harian karena kondisi fisik dan emosional. Tugas pendamping adalah tetap melibatkan pasien sehingga mereka tahu bahwa tetap melakukan bagian untuk menjadi lebih baik.

Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah bantu mereka untuk menjalani kehidupan normal, memotivasi mereka untuk sembuh, kamu selalu ada disaat dibutuhkan, dan menghargai jika mereka butuh waktu untuk sendiri. (and)

Baca juga:

Penyintas Kanker Butuh Dukungan Psikososial

#Lipsus Maret Kanker #Kesehatan Mental #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Bagikan