Apa Hukumnya Tidak Puasa Ramadan Bagi Korban Bencana?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Apa Hukumnya Tidak Puasa Ramadan Bagi Korban Bencana?

Ilustrasi Banjir Bandang di Sumatra Barat. (Foto: dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Genangan air kecokelatan masih mengepung sudut-sudut wilayah Aceh dan Sumatera Barat. Di balik dinding rumah yang lembap dan sisa lumpur yang licin, warga bergegas menyelamatkan harta benda yang tersisa dengan tenaga seadanya.

Di tengah lambatnya proses evakuasi dan keterbatasan akses pangan, sebuah kalender di dinding yang basah mengingatkan pada satu kenyataan bahwa Ramadan 1447 Hijriah tinggal menghitung hari. Diperkirakan jatuh pada Rabu (18/1), bulan suci kali ini datang saat ribuan warga masih berjuang mencari sesuap nasi di tengah kepungan bencana.

Rukhsa: 'Diskon' Ibadah di Tengah Kesulitan

Menanggapi kondisi yang serba sulit tersebut, muncul pertanyaan mengenai kewajiban puasa bagi para penyintas bencana. Islam, sebagai agama yang memudahkan, memberikan celah melalui konsep rukhsa atau keringanan.

Selama ini, publik hanya mengenal musafir, orang sakit, ibu hamil, dan wanita haid sebagai golongan yang boleh meninggalkan puasa. Namun, situasi bencana ternyata masuk dalam kategori kondisi yang mendapatkan dispensasi syar'i.

Melansir penjelasan dari laman Muhammadiyah, situasi bencana seringkali menghadirkan tingkat kesulitan yang melampaui kondisi sakit atau perjalanan jauh. "Apabila berpuasa dapat menimbulkan bahaya atau menghambat pemenuhan kebutuhan dasar, maka meninggalkannya sementara waktu merupakan pilihan yang dibenarkan secara syar‘i," tulis keterangan tersebut.

Kendati demikian, kewajiban ini tidak gugur begitu saja, melainkan harus diganti atau di-qadha pada hari lain ketika kondisi sudah kembali normal.

Prinsip Larangan Membahayakan Diri

Landasan hukum mengenai kemudahan ini berakar kuat pada Al-Qur'an dan Hadis. Dalam QS. al-Ḥajj [22]: 78 secara tegas dinyatakan bahwa Tuhan tidak memberikan kesempitan dalam beragama.

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ

"Dan Dia tidak menjadikan bagi kamu kesempitan dalam agama"

Hal ini menjadi payung hukum bagi warga terdampak banjir agar tidak memaksakan diri jika kondisi fisik dan logistik di pengungsian tidak memadai.

Selain itu, prinsip keselamatan nyawa menjadi prioritas utama dalam beribadah. Nabi Muhammad SAW mengingatkan para pengikutnya untuk tidak mencelakai diri sendiri melalui sebuah hadis yang sangat populer.

"Tidak boleh menimbulkan bahaya dan tidak boleh saling membahayakan," (HR. Mālik, Ibn Mājah, dan Aḥmad). (Tka)

#Ramadan #Ramadan 2026 #Puasa #Tips Puasa #Puasa Ramadan #Ibadah Puasa #Manfaat Puasa #Bencana Alam #Bencana Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Bagikan