Antrean Perpanjangan SIM Membludak hingga Timbulkan Kerumunan Warga Warga mengantre pembuatan SIM di di Polsek Kemayoran, Kebon Kosong, Kebayoran, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Antrean panjang warga terjadi di Polsek Kemayoran, Kebon Kosong, Kebayoran, Jakarta Pusat saat mengurus perpanjang surat izin mengemudi (SIM). Terjadi 3 titik antrean yang berbeda di halaman Polsek Kemayoran ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat 300 warga yang mengantre pada ketiga titik antrean tersebut.

Baca Juga:

Masih Temukan Kasus Baru, Anies Perpanjang Kembali PSBB Selama 14 Hari?

Tampak sejumlah warga masih tidak mengenakan masker dan jarak antrian pun terlihat padat.

Antrean massal ini terlihat jauh dari aturan protokol kesehatan, terkait penanganan atau pencegahan Covid-19.

Akan tetapi, Kanit SIM Polres Metro Jakarta Pusat AKP P Panjaitan menyampaikan hal yang berbeda. Menurutnya, warga yang mengantre untuk mengurus perpanjangan SIM ini sudah sesuai dengan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Warga sudah patuh pada protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19. Mereka semua memakai masker dan menjaga jarak aman saat sedang antre," kata Panjaitan kepada wartawan di Polsek Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (3/6).

Warga mengantre pembuatan SIM di di Polsek Kemayoran, Kebon Kosong, Kebayoran, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)
Warga mengantre pembuatan SIM di di Polsek Kemayoran, Kebon Kosong, Kebayoran, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ia melanjutkan bahwa pelayanan perpanjang SIM ini kuotanya dibatasi. Hal ini, katanya, disesuaikan dengan waktu pelayanan di Polsek Kemayoran.

"Kuotanya hanya 300 warga setiap harinya. Operasional pelayanan perpanjang SIM ini dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Akan tetapi, warga yang akan mengurus perpanjangan SIM sudah berkumpul dari pagi, sekitar pukul 06.00 WIB," lanjutnya.

Ia merinci bahwa kemarin pihaknya melayani hingga 400 pemohon perpanjang SIM karena waktu masih tersisa ketika kuota yang ditentukan sudah selesai pelayanannya.

Selain itu, Fauzi (24), salah satu warga yang mengantre untuk mengurus perpanjangan SIM mengungkapkan bahwa ia sudah datang ke Polsek Kemayoran sejak pagi pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:

Selama COVID-19, Pemerintah Pastikan Uang Kuliah Tak Naik

Menurutnya, pelayanan perpanjang SIM masih dipermudah oleh pihak kepolisian. Ia sendiri mengapresiasi aparat kepolisian yang sudah bekerja maksimal dalam pelayanan ini.

"Kepolisian sudah berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik, mengingat bangsa kita sedang berada di situasi darurat Covid-19. Dan, pagi tadi setelah mendapatkan nomor antrean, kami disuruh pulang agar tidak menunggu di sini, lalu menimbulkan kerumunan," ujar Fauzi.

Ia berharap agar pelayanan ini terus diupayakan untuk semakin baik. Mengantre sepanjang hari tidak terlalu menjadi persolan bagi dirinya.

Panjaitan juga mengimbau agar semua lapisan masyarakat DKI Jakarta tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19 jika ingin mengurus perpanjangan SIM. (Knu)

Baca Juga:

Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Sebut Dakwaan Jaksa Cacat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sudah 16 Bulan Neraca Perdagangan Indonesia Surplus
Indonesia
Sudah 16 Bulan Neraca Perdagangan Indonesia Surplus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak industri perbankan dan pelaku usaha segera ekspansi serta mengucurkan kredit agar dunia usaha kembali menggeliat

Kasus Kerumunan di Acara Maulid dan Nikahan Anak Rizieq Naik Penyidikan
Indonesia
Kasus Kerumunan di Acara Maulid dan Nikahan Anak Rizieq Naik Penyidikan

Sekarang ini penyidik mengumpulkan alat bukti, keterangan saksi, dan bukti petunjuk yang ada

TNI AD Jawab Isu Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik
Indonesia
TNI AD Jawab Isu Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik

"Itu kegiatan latihan, kebetulan jaraknya dekat dengan tempat penyekatan arus mudik," kata Tatang ketika dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Jumat (7/5).

Masa Larangan Mudik, 1,5 Juta Warga Keluar dari Jabodetabek
Indonesia
Masa Larangan Mudik, 1,5 Juta Warga Keluar dari Jabodetabek

Kementerian Perhubungan memaparkan data dari posko monitoring sudah ada lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek.

DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Hotel untuk Isolasi Pasien COVID-19
Indonesia
DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Hotel untuk Isolasi Pasien COVID-19

Kasus COVID-19 di ibu kota saat ini mengalami lonjakan.

Waspadai Bakteri di Makanan Cepat Saji
Indonesia
Waspadai Bakteri di Makanan Cepat Saji

Makanan cepat memang enak untuk dikonsumsi. Namun, di balik kelezatannya ada risiko berbahaya jika proses pengolahannya tidak higienis. Salah satunya adalah terdapat bakteri Staphylococcus Aureus.

Lumpur Lapindo Kandung Unsur Bahan untuk Baterai
Indonesia
Lumpur Lapindo Kandung Unsur Bahan untuk Baterai

Tanah lumpur Lapindo Sidoarjo nyatanya didominasi kandungan lithium yang cocok untuk material baterai.

DKI Jakarta PSBB Transisi, PDIP: Alhamdulilah Anies Dengar Jeritan Warga
Indonesia
DKI Jakarta PSBB Transisi, PDIP: Alhamdulilah Anies Dengar Jeritan Warga

Dengan penerapa PSBB transisi kembali ada 16 sektor usaha yang diizinkan beroperasi

SKB Tiga Menteri Soal Seragam di Sekolah Lindungi Bangsa dari Intoleransi
Indonesia
SKB Tiga Menteri Soal Seragam di Sekolah Lindungi Bangsa dari Intoleransi

Penggunaan jilbab merupakan pilihan individu dari umat Islam sehingga hal itu tidak perlu diatur dalam suatu peraturan daerah (perda).

HPN 2021, Industri Media Diminta Berubah di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
HPN 2021, Industri Media Diminta Berubah di Tengah Pandemi COVID-19

Ada sejumlah kontemplasi yang harus menjadi pelajaran, termasuk perubahan sesuai tuntutan zaman. Sinyal perubahan itu sudah 20 tahun lalu pada saat ramai-ramainya teknologi digital.