Antisipasi Virus Korona, Warga yang Datang dari Luar Negeri Bakal Diperiksa Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin. (Foto ANTARA/Sutarmi)

MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memastikan pemerintah mengantisipasi penularan dan penyebaran virus korona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok.

Menurut Ma’ruf, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan alat untuk men-screening semua penumpang dari luar negeri. Khusus dari Tiongkok mendapatkan prioritas.

Baca Juga:

Sedang Mewabah di Tiongkok dan Taiwan, Apa itu Virus Corona?

“Mereka yang datang dari beberapa daerah di luar negeri wajib menjalani pemeriksaan,” jelas Maruf kepada wartawan, Jumat (24/1).

Virus korona baru yang ditemukan Desember 2019 di Wuhan, Tiongkok. Virus yang pertama kali teridentifikasi tahun '60-an ini kini telah menyebar ke sejumlah negara, misalnya Amerika Serikat, Rusia, dan sejumlah negara di Asia Tenggara.

Keluarga pemudik Tahun Baru Imlek di China mengenakan masker untuk mengantisipasi wabah virus corona dalam perjalanan ke Stasiun Beijing, Rabu (22/1/2020). (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/hp/h-fdh).
Keluarga pemudik Tahun Baru Imlek di China mengenakan masker untuk mengantisipasi wabah virus corona dalam perjalanan ke Stasiun Beijing, Rabu (22/1/2020). (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/hp/h-fdh).

Jumlah temuan kasus di Tiongkok mencapai 835 orang termasuk juga di Taiwan, Macau, dan 5 kasus di Hong Kong.

Sementara itu, PT Angkasa Pura sudah menyiapkan body thermal screening bagi penumpang dari luar negeri di beberapa bandara. Setiap penumpang yang turun dari pesawat akan menjalani screening, untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Baca Juga:

Virus Korona Jangkiti 800 Orang di Tiongkok, 25 Meninggal Dunia

Jika ditemukan ada kondisi tertentu, akan dilakukan investigasi lebih lanjut. Begitu ada tanda-tanda suhu badan panas, akan dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Hal senada juga disampaikan Presiden Joko Widodo yang sudah memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk mengawasi benar para wisatawan yang datang ke Indonesia.

"Siapa pun yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit. Tapi sampai sekarang informasi yang saya terima dan moga-moga seterusnya, tidak ada yang terjangkit korona," ungkap Jokowi. (Knu)

Baca Juga:

Kendalikan Virus Korona, Tiongkok Alokasikan Hampir Rp2 Triliun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Update COVID-19 Minggu (17/5): Positif 17.520, Meninggal Dunia 1.148 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (17/5): Positif 17.520, Meninggal Dunia 1.148 Orang

Pasien sembuh naik mencapai 218 jiwa dari kasus hari kemarin 3.911 orang sekarang menjadi 4.129 orang.

Kurva COVID-19 di DKI Landai Berkat PSBB Ketat
Indonesia
Kurva COVID-19 di DKI Landai Berkat PSBB Ketat

Indikatornya, angka tingkat penularan COVID-19 atau reproduction number (Rt) DKI Jakarta masih berada di posisi 1,1.

Gereja Diminta Adakan Perayaan Natal Secara Virtual
Indonesia
Gereja Diminta Adakan Perayaan Natal Secara Virtual

PGI mengimbau gereja-gereja di seluruh Indonesia untuk merayakan Natal dan tahun baru secara virtual.

 Terimbas Pandemi Corona, Penerimaan Anggota Tamtama TNI Alami Penundaan
Indonesia
Terimbas Pandemi Corona, Penerimaan Anggota Tamtama TNI Alami Penundaan

Berdasarkan keterangan Pangdam II/Sriwiyaja Mayjen TNI Irwan, wabah Covid-19 berdampak cukup signifikan terhadap penerimaan anggota TNI.

Mahfud MD Beberkan Betapa Santun dan Lembutnya Gus Sholah Semasa Hidup
Indonesia
Mahfud MD Beberkan Betapa Santun dan Lembutnya Gus Sholah Semasa Hidup

Track record perjalanan hidupnya menunjukkan kehebatannya

Langkah Polisi Bubarkan Kerumunan Warga Rawan Disalahgunakan dan Berpotensi Kriminalisasi
Indonesia
Langkah Polisi Bubarkan Kerumunan Warga Rawan Disalahgunakan dan Berpotensi Kriminalisasi

Tuntutan-tuntutan ini penting untuk diperhatikan oleh Pemerintah Indonesia maupun Kepolisian

Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli
Indonesia
Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli

Kalau tidak bentrok dengan show-show, dia bisa

Terdakwa Kecelakaan Maut Karawaci Aurelia, Divonis Bui Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa
Indonesia
Terdakwa Kecelakaan Maut Karawaci Aurelia, Divonis Bui Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa

JPU menuntut agar penabrak Andre Njotohusodo (50) dan anjingya hingga meninggal dunia itu selama 11 tahun.

Simak Nih! Rangkaian Peringatan HUT RI di Masa Pandemi
Indonesia
Simak Nih! Rangkaian Peringatan HUT RI di Masa Pandemi

Prosesnya adalah penaikan bendera tetap kami lakukan

KPK Periksa Dirut PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Terkait Korupsi Proyek Jembatan
Indonesia
KPK Periksa Dirut PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Terkait Korupsi Proyek Jembatan

Pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang.