Antisipasi Virus Corona, Ratusan WNI Ditangkal ke Indonesia Counter check-in penerbangan internasional di Bandara Internasional Daxing, Beijing, pada 2 Februari 2020 tidak seramai biasanya. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

MerahPutih.com- Pemerintah menangkal 109 warga negara asing (WNA) dan menolak visa 39 WNA yang ingin masuk ke Indonesia.

Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Bambang Widodo mengatakan, hal ini karena 109 WNA tersebut pernah tinggal di daratan Tiongkok selama 14 hari.

Baca Juga:

Agenda Tahunan Facebook Batal Gara-Gara Virus Corona

“Karena berdasarkan asesmen paspor mereka yang pernah tinggal 14 hari di daratan Tiongkok. Jadi kita tangkal dari akhir Januari hingga sekarang,” kata Bambang Widodo kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/2).

Bambang Widodo tidak menyebutkan dari negara mana saja 109 WNA yang dicegah masuk ke Indonesia.

“Iya pulang. Kembali ke tempat mereka datang,” ujar Bambang Widodo.

Sedangkan 38 WNA yang visa ke Indonesia ditolak dari 15 negara. Ia merincikan ada tujuh dari Rusia, satu dari Rumania, empat dari Brasil, satu dari Tingkok, tiga dari Armenia, satu dari Selandia Baru, dua dari Ukraina, tiga dari Inggris, dan dua dari Maroko.

Wabah Virus Corona (Foto: Antara/Pixabay)
Wabah Virus Corona (Foto: Antara/Pixabay)

Lalu enam dari Kazakhstan, dua dari Amerika Serikat, satu dari Ghana, satu dari Australia, satu dari Kanada, dan satu dari Maladewa.

”Lalu yang ditolak visanya di imigrasi ada 36. Itu semua baru dari Tiongkok,” ungkap Bambang Widodo.

Pemerintah juga meminta penerbangan langsung dari dan menuju Tiongkok ditunda sementara sejak Rabu, 5 Februari 2020, pukul 00.00 WIB. Semua pendatang yang tiba dari Tiongkok untuk sementara tidak diizinkan masuk dan transit di Indonesia.

Baca Juga:

Periksa 104 Spesimen Corona, Menko PMK: 2 Masih Proses

Kebijakan ini diambil berdasarkan peringatan organisasi kesehatan dunia (WHO) yang mengeluarkan status darurat global peneyebaran virus korona. Angka kematian akibat virus korona Covid-19 di Tiongkok mencapai 1.765 per Senin 17 Februari 2020.

Total infeksi di Tiongkok mencapai sedikitnya 70.400. Sebagian besar kasus virus korona terjadi di Hubei, sejak kali pertama terdeteksi akhir Desember 2019.

Terdapat empat kematian di luar daratan Tiongkok, yakni Hong Kong, Filipina, Jepang dan Prancis. Sementara Singapura menduduki posisi kedua dengan total pasien terjangkit korona sebanyak 70 orang. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Beri Subsidi ke Maskapai Penerbangan yang Tekor Akibat Corona


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH