Polda Metro Bentuk Tim Khusus Kawal Pemakaman Pasien COVID-19 Ilustrasi pemakaman jenazah pasien virus corona. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menambah personelnya untuk jadi tim khusus mengawal proses pemakaman jenazah penderita virus corona. Jika sebelumnya hanya berjumlah 60 personel, kini total ada 100 anggota Direktorat Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Metro Jaya dalam tim khusus tersebut.

Direktur Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Metro Jaya, Kombes M Ngajib mengatakan, 100 personel tersebut disiapkan di Ibu Kota bergabung dengan gugus tugas Provinsi DKI Jakarta. Namun, polisi tidak memulasara jenazah di rumah sakit.

Baca Juga

Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus

Ratusan personel polisi ini lebih dulu menjalani pelatihan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta sebelum akhirnya dipilih.

"Tahap pertama ini 100 orang (kita kerahkan). Pelatihan sudah dua kali dilakukan. Pertama 20 orang, kedua 50 orang, ketiga nanti 30 orang. Tim khusus ini bertugas untuk pemulasaraan jenazah yang di rumah warga masyarakat," ucap dia saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/4)

Ngajib menyebut ada 11 mobil patroli kota (patko) yang disiapkan untuk mengawal ambulans yang membawa jenazah COVID-19 ke tempat pemakaman umum (TPU). Tiap mobil patroli berisikan dua orang.

Pasien terpapar corona meninggal. (ANTARA/Istimewa)
Pasien terpapar corona meninggal. (ANTARA/Istimewa)

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menambahkan tim khusus tersebut juga akan membantu penanganan masyarakat yang diduga terjangkit virus corona di tempat umum dengan segera mengantarkannya ke Rumah Sakit rujukan.

"Diharapkan nanti perwakilan polres-polres juga melaksanakan pelatihan (pemulasaran jenazah)," kata Yusri

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk mengawal proses pemakaman jenazah terpapar virus corona. Tim khusus itu diisi anggota Ditsamapta Polda Metro. Tim khusus tersebut sejauh ini bertugas di Tempat Pemakaman Umum Tegal Alur, Jakarta Barat dan TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Baca Juga

Pandemi COVID-19 Makin Masif, MUI Setuju Diadakan Zikir Nasional

Anggota melaksanakan pengamanan pemakaman jenazah COVID-19 dengan mengimbau dan menghalau pihak keluarga yang ingin mendekati jenazah dan warga yang menolak proses pemakaman. Adapula, anggota tim yang menggunakan Alat Pelindung Diri karena bertugas membantu pemakaman. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH