Antisipasi Lonjakan COVID-19, PGI Minta Gereja Tak Pasang Tenda saat Perayaan Natal Menko PMK Muhadjir Effendy saat menghadiri perayaan HUT ke-160 HKBP di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021). (ANTARA/HO-Kemenko PMK).

MerahPutih.com - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait penetapan ketentuan-ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Kebijakan tersebut masih akan terus dikaji dengan memperhatikan perkembangan situasi pandemi COVID-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun mengunjungi langsung kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Baca Juga:

Tak Ada Penyekatan Saat Arus Mudik Natal, Polisi: Apa yang Kita Cek?

Ketua Umum PGI Pdt Gomar Gultom mengimbau gereja-gereja agar turut serta mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga saat Nataru.

“Saya harap tahun ini tidak ada gereja yang memasang tenda untuk ibadah di Jumat malam (tanggal 24 Desember). Kalau bisa di rumah saja,” tutur Gomar dalam keterangan pers, Rabu (1/12).

Diperkirakan bahwa pada malam jelang Hari Natal, tepatnya Jumat, 24 Desember, itu akan menjadi sangat krusial.

PGI telah mengirimkan surat imbauan kepada tiap-tiap gereja dan meminta supaya lebih banyak aktivitas gereja dicurahkan ke arah virtual.

“Kalau ada aktivitas ibadah Jumat malam nanti untuk menyambut Hari Natal pun agar dibuat sejak sore sehingga bisa dibagi beberapa sesi. Kita imbau gereja-gereja untuk bisa mengantisipasi ini,” jelas dia.

Aktivitas ibadah Natal yang akan dilakukan di gereja menyesuaikan ketetapan ketentuan PPKM Level 3.

Antara lain, membatasi kuota jemaat antara 25 sampai 30 persen dari total daya tampung kuota jemaat dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Keluarkan Aturan Terbaru Perjalanan Saat Natal dan Tahun Baru

Gomar itu mengingatkan, Natal adalah spirit kekeluargaan dan kesederhanaan. Sehingga, merayakan Natal dan menyambut tahun baru bersama keluarga dalam suasana kesederhanaan itu menjadi yang terpenting dalam masa pandemi ini.

Sementara itu, Menko Muhadjir meminta saran dan masukan, khususnya, terkait penetapan kebijakan masa libur Nataru.

“Intinya menjaga agar jangan sampai libur Nataru jadi pemicu munculnya gelombang ketiga COVID-19,” ujar Muhadjir.

Pasalnya, Muhadjir menekankan bahwa situasi saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Meskipun COVID-19 di tanah air masih terkendali, namun beberapa negara terutama di Eropa kini tengah dihantam badai gelombang ketiga bahkan kelima dari pandemi COVID-19 yang menyebabkan angka kasus positif hingga kematian yang meningkat secara signifikan.

Misalnya saja di Belanda, Jerman, atau Inggris, mengalami kasus yang terus melonjak setiap harinya termasuk di beberapa negara Eropa bagian timur.

Ditambah lagi, munculnya varian baru yang berasal dari Afrika Selatan yaitu B.1.1.529 atau Omicron.

“Karena ketidaktahuan itu justru kita harus tetap waspada, apalagi itu sudah masuk ke negara tetangga Asia kita yaitu Jepang dan Hongkong,” jelas Muhadjir.

Selain menerapkan pemberlakuan ketentuan-ketentuan PPKM level 3 mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, pemerintah juga menambah beberapa ketentuan. Termasuk menyangkut kegiatan ibadah saat Natal dan melarang perayaan-perayaan Nataru yang dapat menimbulkan kerumunan. (Knu)

Baca Juga:

DPR Minta Tempat Wisata Diperketat Jelang Natal dan Tahun Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Es Saat Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Es Saat Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah

Suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari

Wagub Prihatin Apartemen Jakarta Dijadikan Tempat Prostitusi
Indonesia
Wagub Prihatin Apartemen Jakarta Dijadikan Tempat Prostitusi

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku sedih dengan kasus bisnis lendir melalui aplikasi yang marak terjadi sekarang-sekarang ini di ibu kota.

Senang Orang Tua Saat Anak Pergi Sekolah Setelah Hampir 2 Tahun Belajar Daring
Indonesia
Senang Orang Tua Saat Anak Pergi Sekolah Setelah Hampir 2 Tahun Belajar Daring

Para orang tua siswa hanya diperkenankan mengantarkan anaknya di depan gerbang sekolah. Setelah tiba di sekolah, siswa langsung disambut oleh penjaga sekolah.

 [Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengar Air Garam Hancurkan Virus Corona
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengar Air Garam Hancurkan Virus Corona

Melansir dari kumpulan artikel di turnbackhoax.id, setidaknya terdapat 4 artikel yang membahas hoaks yang sama.

Bekas Dirut Pelindo II RJ Lino Ajukan Gugatan Praperadilan
Indonesia
Bekas Dirut Pelindo II RJ Lino Ajukan Gugatan Praperadilan

KPK jelas dan nyata telah tidak melaksanakan kewajiban hukumnya

Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina
Indonesia
Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina

Agresi militer Israel ke jalur Gaza, Palestina yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo.

[Hoaks atau Fakta]: Roket Meledak Setelah Lewati Indonesia
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Roket Meledak Setelah Lewati Indonesia

SpaceX Starship SN9 meledak dalam uji coba penerbangan di Boca Chica, Texas, AS, 2 Februari 2021. Prototipe kendaraan Starship SpaceX terbaru itu meledak saat gagal mengurangi lajunya untuk mendarat.

Kapolri Listyo Lantik Empat Kapolda dan Perwira Tinggi
Indonesia
Kapolri Listyo Lantik Empat Kapolda dan Perwira Tinggi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melantik empat Kapolda dan Perwira Tinggi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/3).

2.118 Orang Kaya Telah Ikut Tax Amnesty Dalam 9 Hari
Indonesia
2.118 Orang Kaya Telah Ikut Tax Amnesty Dalam 9 Hari

Nilai harta bersih yang diungkapkan mencapai Rp 1,04 triliun.

Polisi Perpanjang Penahanan Tersangka Penyebaran Konten Rasis Ambroncius
Indonesia
Polisi Perpanjang Penahanan Tersangka Penyebaran Konten Rasis Ambroncius

Ambroncius dijerat pasal berlapis yakni Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).