Antisipasi Gangguan Keamanan, Pengiriman Logistik dan BBM Bakal Dikawal Polisi Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait PSBB di Jakarta (MP/Kanu)

MerahPutih.Com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana memastikan polisi akan mengawal distribusi logistik dan kebutuhan pokok warga saat Ibu Kota menerapkan Pembatasan Sosiak Berskala Besar (PSBB).

Nana menegaskan pihaknya akan menjamin keamanan distribusi logistik hingga dipasarkan ke warga. Maka dari itu, warga diminta untuk tidak perlu khawatir.

Baca Juga:

Pemda DIY Siapkan Suplemen dan Tempat Karantina Khusus ODP

"Ini sudah kami lakukan (pengawalan distribusi logistik) dan akan kami tingkatkan lagi misalnya bahan logistik tersebut ke gudang ataupun dipasarkan," ujar Nana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (8/4).

Polisi akan kawal distribusi logistik dan kebutuhan pokok selama penerapan PSBB di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (kedua dari kiri) (Foto: MP/Kanu)

Bukan hanya menjamin keamanan distribusi logistik, Nana menambahkam pihaknya juga akan mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di wilayah Ibu Kota.

Untuk itu, Nana minta warga tak cemas karena semua telah diatur sedemikian mungkin oleh semua pihak terkait.

"Termasuk didalamnya misalnya (distribusi) BBM ini, selama ini kita kawal," kata Nana.

Ia mengklaim, situasi Jakarta jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar masih dinilai kondusif tidak ada penolakan.

Nana pun menjamin keamanan selama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan sistem tersebut karena memang sudah menjadi tugas pokok kepolisian.

"Saya tekankan kami akan memaksimalkan menjamin keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ujar Nana.

Oleh karena itu, ia selama dua hari ini akan melakukan sosialisasikan PSBB ini ke masyarakat.

Sehingga pada (10/4) mendatang masyarakat sudah memahami PSBB.

"Penerapan sanksi itulah jadi jalan terakhir, kita akan persuasif, humanis, komunikatif. Kalau tidak bisa kita arahnya teguran. Terkadang situasi masih harus kita lakukan efek jera, ada saja oknum yg tidak menerima. Maka kita lakukan upaya sanksi," kata Nana.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan DKI Jakarta akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana digariskan Keputusan Menteri Kesehatan efektif mulai hari Jumat (10/4).

Baca Juga:

MUI Imbau Masyarakat Tak Menolak Pemakaman Jenazah COVID-19

Anies menyampaikan secara prinsip, selama ini DKI Jakarta sudah melaksanakan pembatasan-pembatasan itu.

"Mulai dari seruan untuk bekerja di rumah, menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengalihkan belajar di rumah, menghentikan kegiatan peribadatan mengganti di rumah, pembatasan transportasi, semua sudah kita lakukan selam 3 minggu ini," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Anies Usahakan Ojol Masih Bisa Angkut Penumpang Selama PSBB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkes Akui Testing COVID-19 Jakarta Timpang dengan Provinsi Lain
Indonesia
Menkes Akui Testing COVID-19 Jakarta Timpang dengan Provinsi Lain

Jangan sampai ada daerah yang sudah terlalu tinggi kapasitas pengetesannya, tetapi masih ada provinsi-provinsi lain yang masih jauh kapasitas pengetesannya.

Pengambilan Alat Kesehatan, Prabowo Minta TNI Terbang ke Tiongkok
Indonesia
Pengambilan Alat Kesehatan, Prabowo Minta TNI Terbang ke Tiongkok

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan pesawat militer guna mengangkut alat kesehatan dari Shanghai.

Wali Kota Bogor Minta Kasus Rizieq Shihab di RS UMMI Dituntaskan
Indonesia
Wali Kota Bogor Minta Kasus Rizieq Shihab di RS UMMI Dituntaskan

Wali Kota Bogor, Bima Arya mendatangi Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi. Ia diperiksa dalam kasus penghalang-halangan Swab test COVID-19 di RS UMMI Bogor yang melibatkan Rizieq Shihab

Kasus Corona di Indonesia Bertambah 1.017
Indonesia
Kasus Corona di Indonesia Bertambah 1.017

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 592 pasien menjadi 15.123 yang sembuh.

Ribuan Petugas Medis Australia Diuji Vaksin TBC untuk Virus Corona
Dunia
Ribuan Petugas Medis Australia Diuji Vaksin TBC untuk Virus Corona

Vaksin membantu tubuh melawan virus dan penyakit dengan membangun kekebalan seseorang, tetapi tidak menyembuhkan penyakit.

Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Jadi Pembela Djoko Tjandra
Indonesia
Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Jadi Pembela Djoko Tjandra

Otto meminta Djoko Tjandra menyelesaikan segala kewajibannya dengan pengacara sebelumnya, Anita Kolopaking

PMI Sediakan 100 Kantong Jenazah
Indonesia
PMI Sediakan 100 Kantong Jenazah

PMI juga menyiapkan perahu karet

Uang Kemerdekaan Rp75.000 Bukan Buat Kebutuhan Pembiayaan
Indonesia
Uang Kemerdekaan Rp75.000 Bukan Buat Kebutuhan Pembiayaan

Pengeluaran UPK 75 Tahun RI dalam bentuk lembaran kertas itu juga bukan pencetakan uang baru yang ditujukan untuk peredaran secara bebas dan tersedia di masyarakat.

Kasus Positif Melonjak, Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan
Indonesia
Kasus Positif Melonjak, Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan

Persentase pertambahan total kasus terkonfirmasi positif mulai menunjukkan tren kenaikan selama empat pekan terakhir.

Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle
Indonesia
Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle

Yasonna merupakan wakil negara dalam negosiasi soal hukum dengan negara lain